Selasa, 04/08/2020
Selasa, 04/08/2020
Suasana Reses Anggota DPR RI Rudy Mas'ud (Foto: Romi Ali Darmawan/Korankaltim)
Selasa, 04/08/2020

Suasana Reses Anggota DPR RI Rudy Mas'ud (Foto: Romi Ali Darmawan/Korankaltim)
KORANKALTIM.COM, BONTANG - Jamrin sejenak membuat para warga yang hadir terdiam. Bagaimana tidak, Ketua RT 52, Kelurahan Berbas Tengah, Bontang Selatan, itu mengajukan permintaan yang cukup unik saat reses Anggota DPR RI, Rudi Mas'ud, di masa sidang ke-4, Senin (3/8/2020) malam kemarin.
Jiwa nasionalis Jamrin sepertinya terbawa semangat kemerdekaan di bulan Agustus ini, yang merupakan bulan Kemerdekaan. Karena itu dirinya meminta Rudi Mas’ud yang duduk di Senayan itu, mengupayakan bendera merah putih untuk warganya. Pasalnya, setelah Tiga hari Agustus masih ada warga yang belum menaikkan bendera. "Cuma ada tiang tapi gak ada Benderanya," kata Jamrin.
Alasan warganya pun beragam saat ditanya mengapa belum menaikkan bendera, diantaranya memang belum punya atau bendera sudah using, bukan lagi warna merah putih tapi menguning karena sudah lama sementara kalau pribadi Jamrin mengaku tak sanggup jika harus memberikan bendera, menggunakan uang sendiri.
"Tak banyak-banyak, cuma 50 bendera," pintanya.
Persoalan bendera itu cukup penting untuk disampaikan. "Karena ini soal NKRI Harga Mati Pak," kata Jamrin mengakhiri curahan aspirasi warganya yang disambut tepuk tangan.
Rudi Mas'ud bersama, Walikota Bontang Neni Moernieani juga Ketua DPRD Bontang Andi Faizal Sofyan Hasdam yang turut hadir ikut bertepuk tangan dan tersenyum. "Itu gampang, jangankan 50, seratus kami beri," tegas Rudi. Dalam waktu dekat pihaknya melalui Walikota Bontang mengabulkan permintaan itu. "Ini Walikota Bontang saja cukup menyelesaikan, kalau tidak, saya sendiri juga bisa," imbuhnya. (*)
Penulis : Romi Ali Darmawan
Editor: Aspian Nur
Selasa, 04/08/2020
Suasana Reses Anggota DPR RI Rudy Mas'ud (Foto: Romi Ali Darmawan/Korankaltim)
TERPOPULER