Minggu, 02/08/2026
Minggu, 02/08/2026
Kondisi Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pascainsiden kapal kontainer yang menabrak dan menyeret sebagian konstruksi siring pada Minggu (2/8/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Minggu, 02/08/2026

Kondisi Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pascainsiden kapal kontainer yang menabrak dan menyeret sebagian konstruksi siring pada Minggu (2/8/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Fasilitas publik di Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, kembali mengalami kerusakan setelah ditabrak kapal pengangkut kontainer milik PT SPIL pada Minggu (2/8/2026) sekitar pukul 05.50 Wita.
Kapal tersebut menyeret konstruksi siring hingga beberapa meter, menambah daftar insiden serupa yang pernah terjadi di kawasan tersebut.
Peristiwa itu disaksikan langsung oleh sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi. Salah satunya Agus, ia mengaku awalnya yakin kapal dapat melintasi alur sungai tanpa menyentuh siring meski jaraknya sangat dekat.
“Memang cukup mepet, tapi saya kira bakal aman karena bagian depannya sudah lolos. Ternyata bagian belakang kapal malah menghantam siring,” ujarnya.
Sesaat sebelum benturan terjadi, kru kapal tampak panik. Namun, ia tidak melihat adanya upaya kapal mengurangi kecepatan sehingga benturan tidak dapat dihindari. Akibatnya, bagian siring terseret di dua titik sepanjang beberapa meter.
“Kapal terlihat tetap melaju, tidak ada tanda-tanda mengurangi kecepatan saat menabrak,” katanya.
Meski demikian, Agus menilai kerusakan kali ini tidak sebesar insiden yang terjadi pada tahun lalu. Berdasarkan pengamatannya, kerusakan hanya terjadi pada bagian ujung beton dan papan pelindung di atas siring.
“Yang rusak hanya ujung beton dan papan bagian atas. Tidak separah kejadian sebelumnya,” ungkapnya.
Terulangnya kejadian tersebut, menurut Agus, seharusnya menjadi perhatian serius bagi seluruh pihak yang berkaitan dengan aktivitas pelayaran di Sungai Segah.
Ia berharap terdapat evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan maupun prosedur pelayaran agar aset publik tidak kembali menjadi korban.
“Jangan sampai terulang lagi, apalagi sampai lebih parah,” ucapnya.
Insiden ini kembali memunculkan sorotan terhadap keamanan fasilitas umum di sepanjang Tepian Ahmad Yani yang menjadi salah satu ruang publik dan ikon kawasan tepian Sungai Segah.
Warga menilai perlindungan terhadap infrastruktur publik harus menjadi perhatian, mengingat jalur tersebut rutin dilintasi kapal-kapal berukuran besar.
Hingga berita ini diterbitkan, penyebab pasti kapal menabrak siring masih belum diketahui. Tingkat kerusakan yang ditimbulkan juga masih menunggu hasil pendataan dari pihak terkait.
Editor: Erwin
Minggu, 02/08/2026
Kondisi Tepian Jalan Ahmad Yani, Tanjung Redeb, pascainsiden kapal kontainer yang menabrak dan menyeret sebagian konstruksi siring pada Minggu (2/8/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER