Selasa, 07/01/2020

Gara-Gara Tersinggung, Ahmad Albar dan Irwansyah Terlibat Pengeroyokan

Selasa, 07/01/2020

Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko saat merilis kasus pengroyokan (Foto: Yudi Hadi/korankaltimcom)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Gara-Gara Tersinggung, Ahmad Albar dan Irwansyah Terlibat Pengeroyokan

Selasa, 07/01/2020

logo

Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko saat merilis kasus pengroyokan (Foto: Yudi Hadi/korankaltimcom)

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Seorang pria  bernama Junaria (49), warga RT 32 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan menderita luka lebam dan lecet di bagian wajah usai dikeroyok sekelompok pemuda.

Informasi yang dihimpun media ini, kasus pengroyokan tersebut terjadi pada Rabu (1/1) dini hari sekira pukul 00.30 Wita.

Junaria terbangun dari tidur lantaran mendengar bunyi gaduh tidak jauh dari rumahnya. Dia keluar dari rumah dan melihat tiga pemuda yang diketahui bernama Irwansyah (21), Herliansyah Adi Saputra (21) dan Ahmad Albar (27). Ketiganya warga Balikpapan Selatan membuat gaduh.

Korban pun langsung mendatangi para pemuda sembari membawa senter untuk menegur sambil mengarahkan lampu senter ke arah para pelaku.

Rupanya tindakan korban memicu kemarahan Irwansyah. Tanpa basa-basi langsung menarik kaos korban sampai terjatuh dan terduduk. 

Pada saat terduduk itu para pelaku langsung mengeroyok dan memukuli korban.

Beruntung korban berhasil melarikan diri kendati terluka. Tidak terima dengan perlakuan para pelaku, korban langsung melapor ke Polsek Balikpapan Selatan.

"Kami terima laporan korban, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para pelaku,"ungkap Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko Selasa (7/1) siang.

Harun menjelaskan para pelaku merasa tersinggung."Motifnya tersinggung karena saat nongkrong ditegur oleh korban,"jelasnya.

Kepada media ini, pelaku Irwansyah mengaku tersinggung dengan tindakan korban yang menyenter ke arah wajahnya. "Ya kenapa senter-senter sama ngomong kasar. Terus dipukul, lalu saya bilang ke dia kenapa adik saya dipukul, dia masih berkata kasar,"akunya.

Namun, mereka mengakui  sedang pesta minuman keras (Miras)."Cuma minum sedikit aja tapi gak mabuk,"katanya.

Saat ini pelaku diamankan di sel Polsek Balikpapan Selatan dengan ancaman pidana penjara di atas 5 tahun.



Penulis: Yudi Hadi

Editor: M.Huldi

Gara-Gara Tersinggung, Ahmad Albar dan Irwansyah Terlibat Pengeroyokan

Selasa, 07/01/2020

Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko saat merilis kasus pengroyokan (Foto: Yudi Hadi/korankaltimcom)

Berita Terkait


Gara-Gara Tersinggung, Ahmad Albar dan Irwansyah Terlibat Pengeroyokan

Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko saat merilis kasus pengroyokan (Foto: Yudi Hadi/korankaltimcom)

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Seorang pria  bernama Junaria (49), warga RT 32 Kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan menderita luka lebam dan lecet di bagian wajah usai dikeroyok sekelompok pemuda.

Informasi yang dihimpun media ini, kasus pengroyokan tersebut terjadi pada Rabu (1/1) dini hari sekira pukul 00.30 Wita.

Junaria terbangun dari tidur lantaran mendengar bunyi gaduh tidak jauh dari rumahnya. Dia keluar dari rumah dan melihat tiga pemuda yang diketahui bernama Irwansyah (21), Herliansyah Adi Saputra (21) dan Ahmad Albar (27). Ketiganya warga Balikpapan Selatan membuat gaduh.

Korban pun langsung mendatangi para pemuda sembari membawa senter untuk menegur sambil mengarahkan lampu senter ke arah para pelaku.

Rupanya tindakan korban memicu kemarahan Irwansyah. Tanpa basa-basi langsung menarik kaos korban sampai terjatuh dan terduduk. 

Pada saat terduduk itu para pelaku langsung mengeroyok dan memukuli korban.

Beruntung korban berhasil melarikan diri kendati terluka. Tidak terima dengan perlakuan para pelaku, korban langsung melapor ke Polsek Balikpapan Selatan.

"Kami terima laporan korban, tim langsung melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan para pelaku,"ungkap Kapolsek Balikpapan Selatan Kompol Harun Purwoko Selasa (7/1) siang.

Harun menjelaskan para pelaku merasa tersinggung."Motifnya tersinggung karena saat nongkrong ditegur oleh korban,"jelasnya.

Kepada media ini, pelaku Irwansyah mengaku tersinggung dengan tindakan korban yang menyenter ke arah wajahnya. "Ya kenapa senter-senter sama ngomong kasar. Terus dipukul, lalu saya bilang ke dia kenapa adik saya dipukul, dia masih berkata kasar,"akunya.

Namun, mereka mengakui  sedang pesta minuman keras (Miras)."Cuma minum sedikit aja tapi gak mabuk,"katanya.

Saat ini pelaku diamankan di sel Polsek Balikpapan Selatan dengan ancaman pidana penjara di atas 5 tahun.



Penulis: Yudi Hadi

Editor: M.Huldi

 

Berita Terkait

Lokasi CFD Tenggarong Pindah Besok Pagi, SK2 Bakal Bagikan 200 Sapoh untuk Para Pedagang

Pj Gubernur Kaltim Pantau Banjir di Mahulu, Penyaluran Listrik, Bantuan Pangan dan Air Bersih jadi Prioritas Awal

Dukung Gerakan Literasi Desa, Paser Terima Mobil Pusling diJakarta

Warga RT 13 Kelurahan Baru, Tenggarong Berembuk Manfaatkan Dana Rp50 Juta

Setelah Balikpapan, Dinkes Kaltim Siap Vaksinasi Lima Ribu Anak di Kota Samarinda

Dinsos Kaltim Kirim 1.500 Paket ke Mahulu, Kemensos RI juga Segera Beri Bantuan

Ribuan Orang Hadiri Tabligh Akbar Ustaz Abdul Somad di Masjid Al Qadar Tenggarong Siang Tadi

Kecamatan Tabang Diterjang Banjir Imbas Hujan di Hulu Sungai Belayan, BPBD Kukar Turunkan Tim Pantau Potensi Banjir Kiriman dari Mahulu

Hendak Menyeberang Jalan Saat Banjir di Mahulu, Karyawan Warung PHP Sebenaq Meninggal Dunia Pagi Tadi

Aktivitas Warga di Ibu Kota Mahulu Mulai Normal Setelah Sempat Diterjang Banjir

Kerap Mencuri di Rumah Kosong, Warga Perum Handil Kopi Sambutan Diciduk Polisi

Pabrik Smelter di Sangasanga Kembali Terbakar, Tiga Orang Alami Luka-Luka

Proyek Peningkatan Sistem Drainase Perkotaan di Tanjung Redeb Habiskan Anggaran Rp23,7 Miliar

Pengembangan Lahan Kakao Berau Baru 500 Hektare, Kelompok Tani Diminta Tak Alih Fungsikan Lahan

Ketergantungan Kaltim pada Sektor Pertambangan jadi Sorotan

Petani Kakao di Berau Diminta Bermitra dengan Perusahaan

Libatkan 14 Perusahaan, Disnaker Samarinda Buka Job Fair Pekan Depan

Aplikasi Perjalanan Dinas Dikritisi Anggota DPRD Samarinda, Sebut Jalan-Jalan untuk Adopsi Tata Kota

Copyright © 2024 - Korankaltim.com

Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.