Sabtu, 18/05/2024

Pj Gubernur Kaltim Pantau Banjir di Mahulu, Penyaluran Listrik, Bantuan Pangan dan Air Bersih jadi Prioritas Awal

Sabtu, 18/05/2024

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, Sabtu (18/5/2024). (Istimewa)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pj Gubernur Kaltim Pantau Banjir di Mahulu, Penyaluran Listrik, Bantuan Pangan dan Air Bersih jadi Prioritas Awal

Sabtu, 18/05/2024

logo

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, Sabtu (18/5/2024). (Istimewa)

Penulis : David Purba 

KORANKALTIM.COM, BALIKPAPAN - Diiterjang  banjir besar sejak Senin (13/5/2024) lalu,   lebih dari 2.000-an rumah serta fasilitas umum di Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengalami kerusakan

 Sebagai langkah awal, Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur bakal fokus pada pemulihan jaringan listrik serta pemenuhan pangan serta air bersih. 

Dari informasi yang dihimpun media Korankaltim.com, sebagian wilayah yang semula terendam banjir hingga ketinggian atap rumah warga itu kini berangsur surut. Seperti di Ujoh Bilang, Datah Bilang dan Long Iram, dimana tiga lokasi ini menjadi daerah terparah terdampak musibah banjir. 

"Masih diinvetarisir yang terdampak, hari ini bantuan yang masuk ada tenda, perahu karet, makanan, saya sudah dapat informasi tadi, mudah mudahan hari ini kita terima bantuan dari BNPB," kata Pj Gubernur Kaltim Akmal Malik saat akan berangkat memantau langsung kondisi pasca banjir di Mahulu, Sabtu (18/5/2024) hari ini.

Sebagai langkah awal, Akmal akan fokus pada pemulihan jaringan listrik di 5 Kecamatan Mahulu yang terdampak banjir. Dimana, sejumlah infrastruktur milik PLN mengalami rusak parah akibat terdampak banjir. 

"Jadi listrik baru menyala di Long Iram. Kita berharap, tadi pagi saya sudah komunikasi dengan PLN mudah mudahan hari ini terutama di Ujoh Bilang itu bisa menyala," ujarnya. 

Selain fokus perbaikan jaringan listrik, Pemprov Kaltim juga akan fokus pada penyaluran bantuan lainnya bagi ribuan  korban banjir di Mahulu. Bantuan yang akan disurkan diantaranya pangan dan kebutuhan akan air bersih bagi warga. 

"Bantuan prioritas yang dibutuhkan warga kebutuhan pangan, air bersih karena memang sumur sumur warga terendam banjir nah itu kenapa saya minta bantuan air minum menjadi prioritas dan juga makanan, tenda juga," sebut Akmal.

Berdasarkan data yang diterima Akmal dari PLN, di Kampung Ujoh Bilang ada sebanyak 3.339 rumah pelanggan dengan 1.350 diantaranya mengalami kerusakan serta belum teraliri listrik. Kemudian di Kampung Datah Bilang dari 646 rumah, 540 rumah terdampak banjir dan di Kecamatan Long Iram dari 1.300 rumah terdampak, sebanyak 540 rumah kini sudah mendapat pasokan aliran listrik. 

Perlu waktu lebih dari sebulan untuk memulihkan kembali kondisi di Mahulu pasca musibah banjir besar yang terjadi selama 5 hari terakhir dengan menawaskan 1 korban jiwa tersebut. 

"Ini siklus tahunan yang terjadi di Mahulu, tapi meski demikian tidak boleh satupun warga yang menderita karena bencana ini," tegasnya. 

Sebagai langkah lanjutan, Akmal kedepan merencanakan penerapan early warning system atau sistem peringatan dini di Kabupaten Mahulu serta menyiapkan jalur-jalur evakuasi bagi warga terutama mereka yang tinggal dipinggiran sungai.

"Tugas pemerintah memastikan warga aman, itu kenapa early warning system perlu dilakukan," tambah Akmal. 

Akmal menuju Mahulu menggunakan helikopter, mendarat di Kantor Bupati Mahulu yang berada di Kecamatan Ujoh Bilang. 

"Ada lewat sungai bisa, tapi kondisinya banyak batang kayu, kemarin salah satu kapal yang membawa logsitik kesana harus kembali karena menghantam kayu dan rusak," ucap Akmal. 


Editor Aspian Nur 

Pj Gubernur Kaltim Pantau Banjir di Mahulu, Penyaluran Listrik, Bantuan Pangan dan Air Bersih jadi Prioritas Awal

Sabtu, 18/05/2024

Pj Gubernur Kaltim, Akmal Malik, Sabtu (18/5/2024). (Istimewa)

Berita Terkait


Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.