Minggu, 01/12/2019

Transaksi Pakai Dinar dan Dirham di Pasar Muamalah

Minggu, 01/12/2019

Pengunjung memperlihatkan dinar dan dirham yang dipergunakan sebagai alat tukar di Pasar Muamalah. (Foto: Fairus/KoranKaltim.Com)

Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Transaksi Pakai Dinar dan Dirham di Pasar Muamalah

Minggu, 01/12/2019

logo

Pengunjung memperlihatkan dinar dan dirham yang dipergunakan sebagai alat tukar di Pasar Muamalah. (Foto: Fairus/KoranKaltim.Com)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pasar Muamalah digelar di area parkir Masjid Al Ma’ruf, Jalan Dokter Soetomo Samarinda. Warga bisa berbelanja komoditas pokok seperti bahan makanan dan minuman. Termasuk membeli pakaian muslim hingga barang elektronik.

Menariknya, transaksi di pasar ini tak cuma menggunakan rupiah sebagai alat tukar resmi. Melainkan turut memakai dinar emas dan dirham perak.

Inisiator komunitas Pasar Muamalah, Arif mengatakan, kegiatan ekonomi ini telah dilakukan untuk yang ketiga kalinya di Kota Samarinda. Dirinya beralasan tujuan dari kegiatan pasar ini untuk edukasi tentang akad jual beli dalam hukum Islam.

“Penukaran (transaksi) di sini membebaskan untuk alat tukar. Tapi kita sedikit mengedukasi tentang dinar emas dan dirham perak, yang penting sesuai dengan rukun jual beli yang diatur dalam hukum syariat, “ jelas Arif, Minggu (1/12).

Arif juga mengatakan, pengunjung bisa menukarkan dinar emas dan dirham perak sebelum berbelanja di Pasar Muamalah.

Transaksi menggunakan kedua alat tukar ini disebutnya kerap kali digunakan pada zaman kesultanan atau kerajaan di Timur Tengah dahulu.

“Satu dinarnya berkisar Rp3 juta, sedangkan dirham ditukar dengan uang Rp71 ribu. Karena transaksi di Pasar Muamalah dianjurkan oleh pedagang di sini memakai dinar dan dirham,” jelasnya. 

Dirinya menambahkan, Pasar Muamalah akan terus digelar hinga ke Tenggarong, Balikpapan dan Bontang. Melihat Pasar ini cukup mengundang animo dari para jamaah masjid maupun pengunjung yang hadir.

“Pengunjungnya yang belanja ramai sekali,” pungkasnya. 


Penulis: Fairus

Editor: Hendra

Transaksi Pakai Dinar dan Dirham di Pasar Muamalah

Minggu, 01/12/2019

Pengunjung memperlihatkan dinar dan dirham yang dipergunakan sebagai alat tukar di Pasar Muamalah. (Foto: Fairus/KoranKaltim.Com)

Berita Terkait


Transaksi Pakai Dinar dan Dirham di Pasar Muamalah

Pengunjung memperlihatkan dinar dan dirham yang dipergunakan sebagai alat tukar di Pasar Muamalah. (Foto: Fairus/KoranKaltim.Com)

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Pasar Muamalah digelar di area parkir Masjid Al Ma’ruf, Jalan Dokter Soetomo Samarinda. Warga bisa berbelanja komoditas pokok seperti bahan makanan dan minuman. Termasuk membeli pakaian muslim hingga barang elektronik.

Menariknya, transaksi di pasar ini tak cuma menggunakan rupiah sebagai alat tukar resmi. Melainkan turut memakai dinar emas dan dirham perak.

Inisiator komunitas Pasar Muamalah, Arif mengatakan, kegiatan ekonomi ini telah dilakukan untuk yang ketiga kalinya di Kota Samarinda. Dirinya beralasan tujuan dari kegiatan pasar ini untuk edukasi tentang akad jual beli dalam hukum Islam.

“Penukaran (transaksi) di sini membebaskan untuk alat tukar. Tapi kita sedikit mengedukasi tentang dinar emas dan dirham perak, yang penting sesuai dengan rukun jual beli yang diatur dalam hukum syariat, “ jelas Arif, Minggu (1/12).

Arif juga mengatakan, pengunjung bisa menukarkan dinar emas dan dirham perak sebelum berbelanja di Pasar Muamalah.

Transaksi menggunakan kedua alat tukar ini disebutnya kerap kali digunakan pada zaman kesultanan atau kerajaan di Timur Tengah dahulu.

“Satu dinarnya berkisar Rp3 juta, sedangkan dirham ditukar dengan uang Rp71 ribu. Karena transaksi di Pasar Muamalah dianjurkan oleh pedagang di sini memakai dinar dan dirham,” jelasnya. 

Dirinya menambahkan, Pasar Muamalah akan terus digelar hinga ke Tenggarong, Balikpapan dan Bontang. Melihat Pasar ini cukup mengundang animo dari para jamaah masjid maupun pengunjung yang hadir.

“Pengunjungnya yang belanja ramai sekali,” pungkasnya. 


Penulis: Fairus

Editor: Hendra

 

Berita Terkait

Polisi Tunggu Hasil Assessment Empat Remaja yang Diduga Pesta Narkoba di Samarinda Seberang

Tiga Rumah di Balikpapan Selatan Hangus Terbakar Petang Tadi

Mantan Napi Kasus Curanmor Diringkus Polisi Usai Setubuhi Anak Dibawah Umur Berkebutuhan Khusus di Samarinda

Hewan Kurban di Berau Mulai Dilakukan Pengecekan Kesehatan, Termasuk 100 Ekor Sapi Asal Sulawesi

Bupati Canangkan BBGRM ke-XXI

Bak IPA Palaran, Bukuan dan Bantuas Bakal Dikuras, Warga Daerah Terdampak Diimbau Tampung Air

DPRD dan DPPKB Samarinda Bahas Stunting, Orangtua Diimbau Bawa Bayi dan Balita ke Posyandu

Penganiayaan Anak 13 Tahun di Balikpapan, Kuasa Hukum Korban Desak Kepolisian Tangkap Pelaku

Tiga Event Besar Bakal Meriahkan HUT ke-11 Mahulu, Termasuk Festival Hudoq Pekayang

Revitalisasi Bangunan Plaza 21 Samarinda Dinilai Berpotensi Meningkatkan PAD

Tiga Pelaku Pembobol Rumah di Samboja Ditangkap, Uang Curian Rp120 Juta untuk Foya-Foya

Penertiban Iklan Reklame Rokok di Balikpapan Dilakukan Bertahap

Hadiri Seminar Nasional OIKN, Distransnaker Harap Putra-Putri Kukar Bisa Terserap Maksimal

Api Membara di Gudang Datasemen Gegana Brimob Polda Kaltim Tadi Malam

Kepala OIKN Lantik Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama, Jabatan Fungsional dan 18 Jabatan Pelaksana di HPK Nusantara

Dibagi jadi Empat Kloter, 627 Calon Jemaah Haji Samarinda Dilepas Secara Simbolis di Masjid Darunni’mah Sungai Kunjang

Penipuan Berkedok Tawaran Jasa Modeling di Balikpapan Terbongkar, Pelaku Ditangkap di Bogor

Kukar Raih WTP 6 Kali Berturut-turut, Ketua DPRD Kukar Ucapkan Selamat kepada Pemerintah dan Masyarakat

Copyright © 2024 - Korankaltim.com

Tunggu sebentar ya. Kami sedang menyiapkannya untukmu.