Untuk itu, OIKN berupaya untuk menyusun strategi pembangunan manusia Ibu Kota Nusantara secara holistik dan inklusif baik bagi masyarakat di wilayah delineasi IKN maupun sekitarnya. Sebagai langkah awal, identifikasi target sasaran melalui basis data yang akurat dan reliable menjadi suatu keniscayaan agar respons intervensi dan rancangan program dapat tepat sasaran dan efektif.
Plt Kepala Distransnaker Kukar, M Hatta mengatakan pihaknya siap mendukung apa yang menjadi upaya bersama dari OIKN dengan menyiapkan sejak sekarang pembangunan manusia sehingga kemiskinan ekstrim bisa dihindari dan dicegah sejak saat sekarang.
Dari Distransnaker Kukar kata Hatta dengan adanya IKN ini pihaknya berharap pemuda-pemudi yang ada di Kutai Kartanegara ini bisa sumbangsih tenaga kerja disana.
“Kami Distransnaker siap bekerjasama dengan OIKN dalam rangka mempersiapkan tenaga kerja yang disiapkan disana,” kata Hatta.
Untuk itu OIKN diminta agar bisa lebih membuka diri ke Distransnaker Kukar untuk kebutuhan-kebutuhan tenaga kerja yang akan dimanfaatkan disana. Tentu hal ini kedepan akan mendapatkan output kesejahteraan social jika putra-putri daerah asli Kukar bisa diserap di IKN.
“Maka menambah nilai lebih di Kutai Kartanegara khususnya pendapatan daerah, sehingga kemiskinan ekstrim bisa kita cegah,” tegasnya.
Dengan ada IKN pindah di Kaltim maka membuka lapangan pekerjaan lebih banyak lagi dan bisa meningkatkan perekonomian yang lebih bagus lagi kedepannya. “Tenaga kerja yang dari Kukar bisa lebih terserap lagi disana, karena Kukar kan lima kecamatan masuk di delineasi IKN, itu harapannya,” pungkas Hatta. (*)