Selain melakukan pemeriksaan, DTPHP Berau juga melakukan pengawasan lalu lintas jual beli hewan saat menjelang Iduladha. Pengecekkan kesehatan bagi hewan kurban tersebut sudah dilakukan sejak Jumat (3/4/2024) lalu di Kecamatan Sambaliung.
Dikatakannya, terdapat tiga titik kandang hewan kurban yang telah disasar. "Tapi hewan yang kami periksa merupakan hewan dari tahun lalu sebanyak 24 ekor,” ujar Kepala DTPHP Berau, Junaidi, Selasa (14/5/2024).
Bahkan dalam waktu dekat, Junaidi mengatakan akan datang lagi sebanyak 100 ekor hewan kurban jenis sapi berasal dari Sulawesi. Sapi-sapi yang berasal dari Pulau Sulawesi nantinya akan diperiksa juga kesehatan dan lainnya. "Saat ini masih dalam perjalanan. Sekitar 100 ekor nanti yang datang," tuturnya.
Tetapi, hewan ternak lain yang sudah datang sejak bulan Ramadan lalu juga berada di Kampung Sei Bebanir Bangun, Kecamatan Sambaliung sebanyak 91 ekor sapi. "Hewan kurban yang datang langsung kita lakukan pengecekkan kesehatan," ungkapnya.
Junaidi mengatakan, pengecekkan hewan kurban yang datang dari Pulau Sulawesi bertujuan untuk hewan-hewan kurban yang masuk ke Berau bebas dari penyakit. Namun, selama pihaknya melakukan pengecekkan kesehatan hewan kurban di beberapa titik yang ada, Junaidi belum menemukan adanya hewan kurban yang terdeteksi penyakit maupun terserang virus lainnya. “Sampai sejauh ini, kami belum menemukan adanya hewan kurban yang terdeteksi virus," tuturnya.
Terlebih, hewan-hewan kurban yang didatangkan dari luar tersebut sebelumnya sudah melalui masa karantina serta pengecekkan kesehatan dan baru dikirim ke Kabupaten Berau. Bahkan, pemeriksaan kesehatan tersebut tidak hanya dilakukan untuk hewan kurban dari luar, tetapi hewan kurban lokal pun akan diperiksa.
Tak hanya itu, pihaknya akan terus melakukan upaya pengecekan kesehatan dan pendataan hewan ternak untuk kurban tersebut hingga menjelang Hari Raya Iduladha. “Semua kami periksa. Bahkan yang sapi lokal. Itu dilakukan agar semua hewan kurban di Berau aman dikonsumsi," tutupnya.
Sementara itu, Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas mengatakan pemeriksaan hewan kurban menjelang Iduladha perlu dilakukan. Hal tersebut bertujuan agar semua hewan kurban di Berau aman dikonsumsi oleh masyarakat. "Sama seperti tahun sebelumnya. Kami akan lakukan peninjauan pemeriksaan hewan kurban," ucapnya.
Sehingga, Sri Juniarsih menginstruksikan DTPHP Berau untuk memaksimalkan kinerja guna memastikan tidak ada hewan kurban di Kabupaten Berau yang terserang penyakit atau pun virus lainnya. “Tentu, kami menginginkan semua hewan kurban di Berau aman dikonsumsi, masyarakat selama Hari Raya Iduladha,” pungkasnya.
Editor: Maruly Z