Integrasi kearifan lokal dalam konsep pembangunan kota modern yang berkelanjutan menurutnya sangat penting. Pada saat peringatan 17 Agustus 2024 di IKN yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo, Otorita IKN memberikan akses bagi tamu untuk melihat dan membeli produk-produk lokal di Ibu Kota Nusantara, sehingga produk tersebut dapat berkembang dan dilestarikan sebagai bagian dari ekonomi kreatif.
Konsep IKN sebagai kota modern yang mengintegrasikan kearifan lokal dengan smart city menjadi fokus utama pihak otorita dan tidak ada pertentangan antara kota modern dan aspek pelestarian. "Kami berusaha menciptakan keseimbangan, dimana aspek-aspek budaya lokal seperti kelestarian hutan yang telah dijaga oleh leluhur kita, dapat terus dipertahankan dan diintegrasikan dalam pembangunan kota," sebut Muhsin.
Pengembangan kearifan lokal tidak hanya terbatas pada kawasan inti IKN, tetapi juga meluas ke kampung-kampung dan kecamatan di sekitarnya. "Kawasan sekitar di luar IKN adalah mitra strategis dalam pengembangan kebudayaan. Kami mengajak mereka untuk menjaga kearifan lokal, yang merupakan bagian dari identitas dan kekuatan budaya mereka," sebutnya.
Muhsin juga menyinggung tentang kolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional untuk memastikan kearifan lokal tetap terjaga dan berkembang. "Kami berencana melibatkan kabupaten dan kota di Kalimantan Timur dalam pengembangan budaya lokal, terutama setelah perayaan 17 Agustus mendatang," pungkas Muhsin.
Editor: Aspian Nur