Senin, 29/06/2026
Senin, 29/06/2026
Satpolairud Polresta Samarinda saat mengecek tempat kejadian kapal di duga berasap dan nyangkut. (Foto: Dok.Satpolairud Polresta Samarinda)
Senin, 29/06/2026

Satpolairud Polresta Samarinda saat mengecek tempat kejadian kapal di duga berasap dan nyangkut. (Foto: Dok.Satpolairud Polresta Samarinda)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Rekaman video yang memperlihatkan sebuah kapal mengeluarkan kepulan asap saat melintas di bawah Jembatan Mahakam Ulu (Mahulu), Samarinda, Minggu (28/6/2026), sempat memicu kepanikan warga.
Video berdurasi sekitar 30 detik yang beredar luas di media sosial itu memunculkan dugaan bahwa telah terjadi kebakaran di atas kapal.
Namun, hasil penelusuran Satpolairud Polresta Samarinda memastikan informasi tersebut tidak benar. Asap yang terlihat berasal dari gangguan mekanis pada kapal tunda TB Mutiara Zam-Zam yang saat itu sedang menarik tongkang TKG Lintas Kapuas XII bermuatan pupuk urea, dengan bantuan KM Annisa 01.
Kasat Polairud Polresta Samarinda AKP Agus Setiawan menjelaskan, insiden bermula ketika rombongan kapal bertolak dari Pelabuhan Pak Joko menuju Muara Berau.
Saat melintasi bawah Jembatan Mahakam Ulu, kapal penarik yang berada di posisi depan mendadak mengalami kerusakan pada sistem gear box sehingga tenaga mesin hilang.
“TB Mutiara Zam-Zam mengalami gangguan pada gear box yang menyebabkan tenaga mesin hilang. Posisi kapal berada di depan sebagai penarik, sedangkan KM Annisa 01 berada di belakang membantu mendorong tongkang,” ujar Agus, saat dikonfirmasi pada Senin (29/6/2026).
Akibat kehilangan tenaga, kapal tunda tersebut hanyut ke arah tepian Sungai Loa Buah. Di sisi lain, KM Annisa 01 berusaha mengendalikan laju tongkang dari belakang.
Namun, besarnya beban membuat tongkang bergeser hingga bagian haluannya menyentuh dan tersangkut pada fender Jembatan Mahulu.
“Setelah TB Mutiara Zam-Zam mengalami mati mesin, KM Annisa 01 lebih dulu mengevakuasi kapal tersebut ke pangkalan. Selanjutnya kapal kembali ke lokasi untuk menarik tongkang yang tersangkut agar alur pelayaran di Sungai Mahakam dapat kembali berjalan normal,” katanya.
Menurut Agus, proses evakuasi berjalan lancar dan tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka. Arus lalu lintas sungai juga kembali normal setelah tongkang berhasil diamankan.
“Kami telah memanggil nahkoda kapal untuk dimintai keterangan. Saat ini penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses penyelidikan dan kami terus berkoordinasi dengan pihak terkait,” tegasnya.
Polisi mengimbau masyarakat agar tidak langsung mempercayai informasi yang beredar di media sosial tanpa adanya konfirmasi resmi.
Dugaan kebakaran yang sempat viral dipastikan tidak terjadi, sementara penyelidikan terus dilakukan guna mengetahui penyebab teknis gangguan mesin yang memicu insiden tersebut.
Editor: Erwin
Senin, 29/06/2026
Satpolairud Polresta Samarinda saat mengecek tempat kejadian kapal di duga berasap dan nyangkut. (Foto: Dok.Satpolairud Polresta Samarinda)
TERPOPULER