Selasa, 08/09/2026

Real Madrid vs Inter Milan, Laga Emosional Jose Mourinho dan Christian Chivu

Selasa, 08/09/2026

Jose Mourinho, memimpin Real Madrid menghadapi Inter Milan pada laga perdana Liga Champions dini hari nanti. (yahoo)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Real Madrid vs Inter Milan, Laga Emosional Jose Mourinho dan Christian Chivu

Selasa, 08/09/2026

logo

Jose Mourinho, memimpin Real Madrid menghadapi Inter Milan pada laga perdana Liga Champions dini hari nanti. (yahoo)

KORANKALTIM.COM - Sedang dalam tren negative, Real Madrid kedatangan Inter Milan di Stadion Santiago Bernabeu Rabu (9/9/2026) dini hari nanti pada laga perdana  Liga Champions UEFA musim 2026/2027.

Pada laga ketiga kompetisi domestic Liga Spanyol akhir pekan tadi, Los Blancos kalah tipis 1-0 dari Real Betis di markas lawan, hal mana yang membuat Madrid berambisi untuk bangkit dan menampilkan performa apik di Santiago Bernabeu.

Sementara Nerazzurri datang dengan rasa percaya diri tinggi setelah memenangi tiga pertandingan Serie A dan hanya kalah produktivitas gol dari AS Roma sehingga anak asuh Christian Chivu berada diposisi kedua klasemen.

Menarik melihat bagaimana Jose Mourinho melakoni dua reuni sekaligus jelang laga ini, yang pertama tentu saja kembalinya dirinya bersama Madrid dan bermain di Liga Champions, sementara yang kedua pria asal Portugal itu bersua dengan klub yang pernah ia antarkan meraih kejayaan Eropa pada tahun 2010 silam.

Mourinho memenangkan Liga Champions bersama Inter di Bernabéu pada tahun 2010 dengan Chivu tampil sebagai starter di laga final tersebut dan kini keduanya kembali berhadapan sebagai lawan. Tren tak terkalahkan Inter saat ini menjanjikan laga yang kompetitif, namun dominasi Madrid dalam pertemuan kedua tim belakangan ini serta potensi serangan yang lebih besar menjadikan mereka sebagai tim yang lebih diunggulkan.

"Saya ingin menang. Saya bisa saja bilang ingin bermain bagus, tapi saya tidak ingin bermain bagus seperti saat melawan Betis lalu kalah karena saya ingin menang. Kami sedang menjalani rangkaian delapan pertandingan dan tujuannya adalah lolos ke babak berikutnya dan saya yakin kami akan berhasil. Namun, saya ingin memandang laga ini sebagai pertandingan yang unik, bukan sekadar satu dari tujuh laga yang tersisa. Saya ingin menang," tegas Mourinho dikutip dari laman resmi klub.

"Di Bernabéu, saya pernah menjuarai Liga Champions dan pernah kalah di semifinal lewat adu penalti. Saya telah merasakan momen terbaik sekaligus terburuk di stadion ini, namun saya tidak memikirkan hal-hal itu, baik yang positif maupun negatif. Fokus saya adalah menjadi pelatih Real Madrid dan menghadapi pertandingan Liga Champions melawan Inter. Ini bukan pertandingan yang sangat krusial karena tidak menentukan segalanya—ini bukan laga sistem gugur, juga bukan fase grup dengan empat tim seperti format lama. Ada tujuh pertandingan, dan saya yakin baik kami maupun Inter akan lolos," tegasnya.

Menghadapi Inter dan mantan pemain asuhannya, Mourinho memberikan komentar. “Ini tak lebih dari sekadar pertandingan biasa, meskipun setelahnya situasinya akan berbeda. Di Inter, mereka jelas menganggap saya sebagai teman baik sebelum maupun sesudah pertandingan—namun selama pertandingan berlangsung, saya rasa mereka tidak akan melihat saya sebagai teman selagi saya menjadi pelatih Real Madrid.  Chivu adalah satu diantara pemain saya, senang rasanya bisa memeluknya sebelum dan sesudah pertandingan, tetapi tidak saat pertandingan berlangsung. Saya akan selalu ingat diantara kami, ada ikatan masa lalu yang begitu penting,” papar Mourinho.

Sementara Cristian Chivu menegaskan Inter bertekad untuk "menulis halaman-halaman penting dalam sejarah" klub saat menghadapi Real Madrid. Setelah bermain di bawah asuhan Mourinho pada musim treble bersejarah Inter, Chivu mengaku masih memiliki ikatan kuat dengan mantan manajernya itu, sambil menegaskan visinya sendiri dalam hal taktik tetap berbeda. 

"Kami memiliki kewajiban untuk menulis halaman-halaman penting dalam sejarah klub ini. Dalam beberapa tahun terakhir, klub ini telah mencapai standar penting, dan kami harus menulis halaman-halaman lain dalam sejarahnya. Emosi saya di stadion ini? Stadion ini menjadi semakin indah. Kini stadion ini bahkan lebih modern dan merupakan sebuah kesenangan bagi semua orang untuk mendapat kesempatan memainkan pertandingan di stadion ini," kata Chivu.

Ikatan antara Chivu dan Mourinho tetap tak terpatahkan meski mereka akan berduel di tepi lapangan.  "Mourinho adalah sosok yang spesial bagi saya. Bertemu dengannya adalah sebuah keberuntungan. Dia membantu saya pada momen paling sulit dalam hidup saya, dan saya tidak akan pernah melupakan itu," ungkapnya.


Inter menghadapi tugas berat di Spanyol, setelah gagal menang di Bernabeu selama enam dekade alias  selama 60 tahun.  "Bermain di Bernabeu tidak pernah mudah bagi siapa pun. Sudah 60 tahun sejak Inter menang di sini," katanya. "Banyak tim kesulitan untuk menang di sini. Kami akan melakukan yang terbaik, tetapi tanpa mengubah jati diri kami. Kami ingin dominan, kami ingin menunjukkan bahwa kami telah berkembang, dan tidak ada cara yang sempurna untuk menghadapi Real Madrid," sebutnya.


Perkiraan Susunan Pemain: 

REAL MADRID (4-2-3-1): Courtois; Cucurella, Huijsen, Konate, Dumfries; Camavinga, Valverde; Vinicius Jr, Bellingham, Guler; Mbappe

Pelatih: Jose Mourinho

INTER MILAN (3-5-2): Martinez; Bastoni, Akanji, Bisseck; Dimarco, Sucic, Zielinski, Barella, Diouf; Martinez, Esposito

Pelatih: Cristian Chivu

Editor: Aspian Nur

Real Madrid vs Inter Milan, Laga Emosional Jose Mourinho dan Christian Chivu

Selasa, 08/09/2026

Jose Mourinho, memimpin Real Madrid menghadapi Inter Milan pada laga perdana Liga Champions dini hari nanti. (yahoo)

Share

Berita Terkait