Selasa, 08/09/2026

Dihantam Gelombang, KM Bintang Timor Tenggelam di Perairan Susuk Kecamatan Sandaran Kutai Timur

Selasa, 08/09/2026

Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan susuk Kecamatan Sandaran (Ho Polairud)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Dihantam Gelombang, KM Bintang Timor Tenggelam di Perairan Susuk Kecamatan Sandaran Kutai Timur

Selasa, 08/09/2026

logo

Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan susuk Kecamatan Sandaran (Ho Polairud)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA- Miring usai dihantam gelombang, sebuah kapal motor (KM) dengan nama Bintang Timor tenggelam  di Perairan Susuk Desa Susuk Luar, Kecamatan Sandaran Kutai Timur pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 19.30 WITA.

Ada enam orang di atas kapal saat musibah terjadi, terdiri dari seorang kapten atau juragan, dua anak buah kapal (ABK) serta tiga pemancing.  Seluruhnya berhasil menyelamatkan diri  sehingga tidak ada korban jiwa.

Peristiwa bermula saat KM Bintang Timor mengalami kemiringan ke sisi kanan akibat kondisi gelombang. ABK kemudian berupaya memotong tali jangkar untuk menghindari kapal semakin miring.

Namun upaya tersebut tidak berhasil dilakukan tepat waktu. Kapal kembali dihantam gelombang hingga posisinya semakin miring sebelum akhirnya terbalik dan tenggelam.

Informasi mengenai kejadian tersebut kemudian diterima petugas. Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Kutai Timur (Kutim) langsung melakukan koordinasi dengan sejumlah unsur terkait untuk memastikan kondisi seluruh penumpang dan awak kapal.

Kasat Polairud Polres Kutim Iptu Herianto mengatakan, mereka langsung bergerak melakukan penanganan bersama unsur terkait. Tim menuju lokasi untuk memastikan keselamatan seluruh orang yang berada di kapal. Koordinasi penanganan dilakukan bersama Satpolairud Polres Kutim, Markas Bual-Bual Ditpolairud Polda Kaltim, serta Pos TNI AL Sangkulirang.

Petugas juga melakukan pencarian dan pertolongan di sekitar lokasi kejadian sekaligus meminta keterangan dari para korban dan saksi guna memastikan kronologi tenggelamnya kapal.

Enam orang yang berada di atas kapal tersebut yakni, Jamal berusia 51 tahun selaku kapten atau juragan asal Sangatta Selatan, Topan, pemuda 22 tahun ABK asal Sangatta Selatan serta Ramadhani, pemuda berusia tahun ABK asal Majene, Sulawesi Barat.

Sementara tiga orang lainnya merupakan pemancing, yakni Punandar Dapit, pria berusia42 tahun, Parsidi berusia 38 tahun dan Babot berusia 34 tahun yang tercatat berdomisili di Kecamatan Rantau Pulung.

Berdasarkan keterangan awal yang diperoleh petugas, Ramadhani sempat menghubungi saudaranya bernama Busman yang berada di wilayah Kenyamukan. Dalam komunikasi tersebut, ia menyampaikan KM Bintang Timor sedang mengalami kondisi darurat sebelum akhirnya tenggelam dengan koordinat N 00°46.032 dan E 118°14.783.

"Kejadian tersebut menjadi pengingat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi gelombang dan cuaca saat melaut," ujar Herianto.

Editor: Aspian Nur 

Dihantam Gelombang, KM Bintang Timor Tenggelam di Perairan Susuk Kecamatan Sandaran Kutai Timur

Selasa, 08/09/2026

Proses evakuasi korban kapal tenggelam di perairan susuk Kecamatan Sandaran (Ho Polairud)

Share

Berita Terkait