Selasa, 30/06/2026

Tolak Permintaan Solar, Empat Pelaku Pengeroyok ABK TB Mahakam Indah Ditangkap Polisi

Selasa, 30/06/2026

Tangkapan layar video rekaman saat pengeroyokan terjadi di atas kapal. (Foto: Dok.Info Taruna Samarinda)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Tolak Permintaan Solar, Empat Pelaku Pengeroyok ABK TB Mahakam Indah Ditangkap Polisi

Selasa, 30/06/2026

logo

Tangkapan layar video rekaman saat pengeroyokan terjadi di atas kapal. (Foto: Dok.Info Taruna Samarinda)

Penulis: Adnan Abdul 

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Satpolairud Polresta Samarinda mengamankan empat pria berinisial AR, MM, PA, dan YD usai diduga melakukan pengeroyokan terhadap seorang anak buah kapal (ABK) TB Mahakam Indah di perairan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir, Senin (29/6/2026) sekitar pukul 11.18 Wita. 

Aksi kekerasan yang diduga dipicu penolakan permintaan bahan bakar minyak (BBM) jenis solar itu mengakibatkan korban mengalami luka pada bagian betis kanan. 

Kanit Gakkum Satpolairud Polresta Samarinda Ipda Zaqi Ur Rahman mengatakan, kejadian bermula saat TB Mahakam Indah sedang bersiap menuju pangkalan di kawasan Sengkotek. 

Ketika melintas di perairan Harapan Baru, sebuah perahu ces yang membawa empat orang merapat ke kapal sebelum seluruh penumpangnya naik ke atas kapal.

"Empat pelaku meminta BBM jenis solar kepada korban yang merupakan ABK TB Mahakam Indah. Namun menolak karena BBM tersebut merupakan kebutuhan operasional kapal," ujarnya saat di konfirmasi Korankaltim.com pada Selasa (30/6/2026).

Menurutnya, penolakan tersebut diduga memicu emosi salah seorang pelaku. Salah satu diantara mereka kemudian memasuki ruang mesin sambil berteriak, Apa saja yang bisa aku ambil. Saat korban berusaha menenangkan situasi dan meminta agar pelaku tidak bertindak demikian, korban justru menjadi sasaran pemukulan.

"Korban sempat melakukan upaya pencegahan, tetapi tiga orang lainnya ikut melakukan pengeroyokan. Salah seorang pelaku menggunakan dayung perahu untuk memukul korban hingga patah. Akibat kejadian itu korban mengalami luka pada bagian betis kanan," jelasnya.

Ia menambahkan, saat insiden berlangsung korban juga melihat kedatangan satu unit speed boat bermesin 40 PK yang membawa dua orang serta satu perahu ces lainnya yang membawa tiga orang. 

Banyaknya orang di lokasi membuat korban memilih tidak melakukan perlawanan, sementara seorang saksi yang berada di anjungan kapal tidak dapat keluar karena ditahan oleh rekan para pelaku.

"Begitu menerima laporan, Tim Gakkum Satpolairud langsung bergerak ke lokasi dan berhasil mengamankan AR, MM, PA, dan YD. Keempatnya kemudian dibawa ke Mako Satpolairud Polresta Samarinda untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Ia memastikan penyidik masih terus mendalami perkara tersebut dengan memeriksa korban, saksi-saksi, serta keempat terduga pelaku guna melengkapi alat bukti.

"Laporan polisi sudah diterbitkan dan proses penyelidikan masih berlangsung. Kami masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku serta seluruh rangkaian peristiwa. Terhadap mereka akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.

Keempat terduga pelaku kini menjalani proses hukum di Satpolairud Polresta Samarinda dan terancam dijerat Pasal 262 KUHP tentang pengeroyokan atau kekerasan yang dilakukan secara bersama-sama di muka umum.

Editor: Erwin

Tolak Permintaan Solar, Empat Pelaku Pengeroyok ABK TB Mahakam Indah Ditangkap Polisi

Selasa, 30/06/2026

Tangkapan layar video rekaman saat pengeroyokan terjadi di atas kapal. (Foto: Dok.Info Taruna Samarinda)

Share

Berita Terkait