Selasa, 30/06/2026

Rekrutmen di Muara Badak Diduga Tak Transparan, Distransnaker Kukar Minta Perusahaan Buka Hasil Seleksi

Selasa, 30/06/2026

Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Rekrutmen di Muara Badak Diduga Tak Transparan, Distransnaker Kukar Minta Perusahaan Buka Hasil Seleksi

Selasa, 30/06/2026

logo

Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)

Penulis: Muhammad Anshori

KORANKAKTIM.COM, TENGGARONG – Proses rekrutmen tenaga kerja di pabrik yang beroperasi di Desa Muara Badak Ulu, Kecamatan Muara Badak, menuai sorotan tajam. Manajemen perusahaan dituding melakukan eliminasi sepihak dan minim transparansi terhadap para pelamar kerja lokal.

Persoalan ini dialami oleh salah seorang pencari kerja (pencaker) lokal, M Adi Bayu Nugraha (25) mengatakan kasus yang menimpanya sejatinya telah bergulir sejak September 2025 lalu dan sempat viral di media sosial Facebook. 

Adi menilai sistem seleksi wawancara yang dijalankan perusahaan sangat tertutup dan merugikan pemuda daerah yang berkompeten.

“Saya merasa disingkirkan secara sepihak dan tidak ada transparansi hasil dari pihak perusahaan. Kami sebagai warga lokal berhak mengetahui hasil penilaian yang jelas,” ujar Adi kepada media, Selasa (30/6/2026).

Meski perwakilan perusahaan sempat memberikan klarifikasi dan mengklaim prosedur telah sesuai aturan, Adi menganggap jawaban tersebut hanya pemanis normatif. 

Ia bersama sejumlah pelamar lain menuntut bukti konkret berupa rincian nilai atau indikator kelulusan, bukan sekadar klaim sepihak. Padahal, dalam komitmen investasinya di Kaltim, perusahaan tersebut selalu menekankan prioritas penyerapan tenaga kerja lokal demi menyokong ekonomi masyarakat Muara Badak.

“Saya harap pihak Dinas terkait dapat bertindak tegas kepada perusahaan-perusahaan atas kejadian yang merugikan para pencari kerja ini,” tegas Adi.

Merespons maraknya keluhan rekrutmen tertutup di wilayah Kukar, Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Distransnaker) Kukar langsung mengambil langkah konkret.

Pemerintah dinilai tidak akan lagi menoleransi sistem rekrutmen yang tidak transparan. Evaluasi bursa kerja Job Fair sebelumnya menunjukkan angka miris, dari sekitar 1.000 pencaker, hanya 25 orang yang dilaporkan terserap kerja akibat minimnya keterbukaan manajemen perusahaan.

“Kami sudah berkoordinasi dan mengingatkan kepada para perusahaan untuk memberikan informasi yang jelas ke Pencaker saat mereka diterima maupun tidak diterima di perusahaan, ini agar mereka tidak menunggu terlalu lama, sehingga mereka bisa mendaftar di loker lainnya,” tegas Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distransnaker Kukar, Dendy Irwan Fahriza.

Guna mengikis praktik rekrutmen sepihak serta menutup celah penipuan lowongan kerja, Distransnaker Kukar resmi meluncurkan Aplikasi Siap Kerja. 

Platform digital ini terintegrasi langsung dengan WhatsApp untuk memudahkan verifikasi data pencaker. Melalui aplikasi ini, masyarakat bisa mengakses lowongan valid serta program pelatihan kerja berbasis kompetensi secara gratis.

“Kami imbau para pencaker di Kukar untuk tetap waspada. Jika menemukan proses seleksi yang mencurigakan atau indikasi pungutan biaya ilegal, masyarakat diminta segera melapor dan melakukan konfirmasi melalui kanal resmi Instagram @distransnakerkabkukar,” tutupnya.

Editor: Erwin

Rekrutmen di Muara Badak Diduga Tak Transparan, Distransnaker Kukar Minta Perusahaan Buka Hasil Seleksi

Selasa, 30/06/2026

Ilustrasi. (Dok. Ai Gemini Flash/Muhammad Anshori)

Share

Berita Terkait