Minggu, 20/09/2026

Buaya 4,4 Meter Serang Warga di Sangatta Utara, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 20/09/2026

Proses evakuasi buaya berukuran jumbo usai Serang warga. (Foto: Dok.Disdamkartan Kutim)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Buaya 4,4 Meter Serang Warga di Sangatta Utara, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 20/09/2026

logo

Proses evakuasi buaya berukuran jumbo usai Serang warga. (Foto: Dok.Disdamkartan Kutim)

Penulis: Zulhamri

KORANKALTIM.COM, SANGATTA - Seekor buaya berukuran sekitar 4,4 meter berhasil dievakuasi Tim Laskar Kebangkitan Kutai (LKK) Kutai Timur pada Minggu (20/9/2026) dini hari. 

Buaya tersebut dievakuasi setelah diduga menyerang seorang warga bernama Aji Jumadak (60) di kawasan Gang Durian RT 06, Desa Sangatta Utara, Kecamatan Sangatta Utara.

Saat kejadian, korban disebut sedang memperbaiki saluran atau pipa air di barakan miliknya. Serangan itu mengenai kaki kanan korban hingga mengalami luka serius dan harus mendapat perawatan. Korban juga sempat dilarikan ke RSPKT untuk mendapatkan penanganan medis.

Peristiwa tersebut membuat warga di sekitar bantaran sungai meningkatkan kewaspadaan. Sebab, kawasan itu masih menjadi lokasi aktivitas masyarakat sehari-hari.

Menindaklanjuti kejadian tersebut, Tim LKK Kutim melakukan penyisiran pada malam hingga dini hari. Tim mencari buaya berdasarkan ciri yang sebelumnya disampaikan warga. Upaya tersebut membuahkan hasil. Tim menemukan seekor buaya betina dengan panjang sekitar 4 meter 40 sentimeter di sekitar lokasi.

Ketua LKK Kutim, Rony Effendy, mengatakan buaya yang diamankan memiliki ciri khusus berupa ban sepeda motor yang melilit bagian leher. Ciri tersebut menjadi petunjuk tim saat memastikan buaya yang diduga menyerang warga.

“Ciri yang kami temukan cukup jelas, ada ban motor yang melingkar di lehernya. Dari tanda itu, kami memastikan buaya tersebut yang menjadi sasaran evakuasi,” kata Rony.

Proses evakuasi tidak mudah karena ukuran satwa cukup besar. Tim menggunakan peralatan sederhana dan melibatkan sejumlah personel untuk mengamankannya. Setelah berhasil dievakuasi, buaya tersebut diserahkan kepada pihak terkait untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.

“Kami duga jumlah buaya di kawasan tersebut tidak hanya satu ekor. Ada sekitar tiga buaya berukuran besar yang terlihat di sekitar perairan,” ujarnya.

Ia meminta masyarakat di sekitar dan bantaran sungai tidak lengah. Warga juga diminta mengawasi anak-anak agar tidak bermain atau beraktivitas terlalu dekat dengan sungai. Warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai harus lebih waspada.

“Anak-anak juga perlu dijaga agar tidak bermain di dekat sungai, karena masih ada buaya lain yang terpantau,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Rescue Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Kutim, Abdul Muis mengatakan, pihaknya bersama tim gabungan turut terlibat dalam proses evakuasi.

Ia imbau agar warga meningkatkan kewaspadaan saat melakukan aktivitas di wilayah perairan, terutama kawasan yang menjadi habitat buaya agar lebih berhati-hati ketika beraktivitas di perairan.

“Jangan sampai kejadian seperti ini kembali menimbulkan korban,” kata Muis.

Usai ditangkap, kini buaya yang telah diamankan akan berkoordinasi dan tengah dengan Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut (BPSPL) terkait langkah berikutnya.

“Untuk penanganan selanjutnya kami koordinasikan dulu apakah nantinya di kirim ke tempat penangkaran,” tutupnya.

Editor: Erwin

Buaya 4,4 Meter Serang Warga di Sangatta Utara, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Minggu, 20/09/2026

Proses evakuasi buaya berukuran jumbo usai Serang warga. (Foto: Dok.Disdamkartan Kutim)

Share

Berita Terkait