Selasa, 26/09/2023

Tradisi Beseprah Meriahkan Erau Adat Pelas Benua Tahun 2023

Selasa, 26/09/2023

Beseprah dalam rangka Erau Adat Pelas Benua tahun 2023 yang dilaksanakan pada Selasa (26/9/2023) pagi tadi didepan Museum Mulawarman Tenggarong. (Handayan/korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Tradisi Beseprah Meriahkan Erau Adat Pelas Benua Tahun 2023

Selasa, 26/09/2023

logo

Beseprah dalam rangka Erau Adat Pelas Benua tahun 2023 yang dilaksanakan pada Selasa (26/9/2023) pagi tadi didepan Museum Mulawarman Tenggarong. (Handayan/korankaltim.com)

Penulis: M. Yasin Handayan

KORANKALTIM.COM, TENGGARONG - Tradisi Beseprah atau duduk bersila diatas tikar sambil makan bersama jadi satu tradisi dalam setiap perhelatan Erau di Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 

Dalam Erau Adat Pelas Benua tahun 2023, tradisi tersebut dilaksanakan pada Selasa (26/9/2023) hari ini oleh Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bersama  pemerintah kabupaten serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). 

"Atas nama Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura, apresiasi dan penghargaan diberikan kepada bupati dan Forkopimda sehingga Erau Adat Pelas Benua tahun ini dapat terselenggara dan dapat menjaga tradisi turun temurun," kata Kerabat Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura Heriansyah yang menyandang gelar Pangeran Noto Negoro.

Tradisi beseprah ini rangkaian kegiatan yang didalamnya mengandung harapan serta doa dari Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura agar dapat mengayomi rakyatnya. 

"Sekaligus untuk membaur dan merasakan apa yang dirasakan rakyat, sebagai pemimpin harus dekat dan membaur dengan rakyat. Juga sebagai sarana mempererat persaudaraan dan kebersamaan," tambah ketua panitia Erau Adat Pelas Benua tahun 2023 ini. 

Sementara  Bupati Edi Damansyah  mengatakan tradisi beseprah ini memiliki esensi yaitu Kesultanan  Kutai Kartanegara Ing Martadipura bersama pemerintah daerah menjamu rakyat untuk bersuka cita dengan cara makan bersama. 

"Alhamdulilah hari ini berjalan dengan baik. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi," ucap Edi.

Sebagai bagian dari agenda tahunan Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bersama pemerintah daerah. Diharapkan tradisi beseprah dalam rangka Erau Adat Pelas Benua ini juga dapat terjaga dengan baik kedepannya.

"Terutamanya bagi para generasi muda. Cintailah tradisi adat istiadat di tanah Kutai ditengah majunya jaman digitalisasi dan teknologi sekarang ini," tutupnya. 

Tradisi beseprah ini dimulai setelah dibunyikannya kentongan yang terbuat dari bambu oleh Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura bersama Bupati dan jajaran Forkopimda. Sehingga seluruh masyarakat bisa menikmati makanan yang telah disediakan. 


Editor Aspian Nur 

Tradisi Beseprah Meriahkan Erau Adat Pelas Benua Tahun 2023

Selasa, 26/09/2023

Beseprah dalam rangka Erau Adat Pelas Benua tahun 2023 yang dilaksanakan pada Selasa (26/9/2023) pagi tadi didepan Museum Mulawarman Tenggarong. (Handayan/korankaltim.com)

Share

Berita Terkait