Kamis, 20/08/2026

Pemkab Tetapkan Mahulu Berstatus Siaga Darurat Imbas Kemarau Panjang

Kamis, 20/08/2026

Kondisi Sungai Mahakam yang debit airnya menyusut saat musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu. (Foto: Julika/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Pemkab Tetapkan Mahulu Berstatus Siaga Darurat Imbas Kemarau Panjang

Kamis, 20/08/2026

logo

Kondisi Sungai Mahakam yang debit airnya menyusut saat musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu. (Foto: Julika/Korankaltim.com)

Penulis: Julika Hengin

KORANKALTIM.COM, UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) mengambil langkah konkret menghadapi kondisi kemarau dan kekeringan yang diperkirakan masih berlangsung dalam beberapa waktu ke depan.

Salah satu tindakan yang dilakukan yakni menggelar rapat koordinasi bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) sekaligus menetapkan status siaga darurat.

Rapat koordinasi yang digelar Rabu (19/8/2026) kemarinmenjadi tindak lanjut dari rapat terbatas yang sebelumnya dilakukan Bupati Mahulu

Angela Idang Belawan pada Minggu (16/8/2026) lalu. ‎Langkah tersebut dilakukan setelah Pemkab Mahulu menerima laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengenai kondisi kekeringan yang diperkirakan masih berlanjut.

Angela mengatakan pemerintah tidak hanya memantau kondisi kemarau, tetapi mulai mengambil langkah penanganan melalui koordinasi lintas sektor dan penetapan status siaga darurat. ‎Berdasarkan laporan BPBD, kondisi kekeringan di Mahulu diperkirakan masih cukup parah dalam sepekan ke depan dan belum menunjukkan adanya curah hujan.

Kondisi tersebut menjadi pertimbangan pemerintah untuk mengambil langkah antisipasi agar kebutuhan masyarakat dapat segera dipenuhi. ‎

“Kami melihat dari laporan BPBD kalau kondisi kekeringan yang akan kita alami seminggu ke depan kemungkinan akan masih sangat kering dan belum ada curah hujan,” jelas Angela.

Penetapan status siaga darurat merupakan bagian dari tindakan Pemkab Mahulu dalam menghadapi dampak kekeringan, bukan sekadar menunggu perkembangan kondisi cuaca.

Dengan status tersebut, pemerintah dapat mempersiapkan langkah penanganan berdasarkan kebutuhan masyarakat, terutama warga yang berada dalam kondisi rentan.

‎“Dengan adanya data ini, setidaknya kita bisa memberikan kebutuhan untuk masyarakat kita dengan cara bagaimana, apa saja kebutuhan yang memang betul-betul dibutuhkan oleh masyarakat,” katanya.

Pemkab Mahulu akan memberikan perhatian khusus kepada ibu hamil, bayi, balita, orang sakit dan lanjut usia. Bantuan yang disiapkan tidak hanya berupa sembako, tetapi juga kebutuhan khusus sesuai kondisi kelompok rentan. ‎

“Memang seluruh masyarakat yang ada di dua kecamatan ini harus diperhatikan. Tapi kami melihat bagaimana kerentanan lansia, ibu hamil, bayi, balita. Tidak hanya sembako yang ingin kita berikan, tapi kebutuhan untuk balita, lansia dengan vitamin dan susu  juga popok ,” jelas Angela.

Selain pemenuhan kebutuhan dasar, Pemkab Mahulu juga mendorong masyarakat menjaga kesehatan selama kondisi kekeringan. Angela mengingatkan potensi gangguan kesehatan akibat buruknya kualitas lingkungan dan air, termasuk risiko bakteri E. coli yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan. ‎

“Saya menghimbau untuk seluruh masyarakat, saya ingin seluruh masyarakat yang ada di dua kecamatan ini, bahkan di seluruh Kabupaten Mahakam Ulu tetap menjaga kebersihan,” tegasnya.

Masyarakat diminta menggunakan masker sebagai langkah pencegahan gangguan pernapasan, terutama dengan kondisi asap dan kabut yang terlihat cukup tebal. ‎

“Melihat ketebalan dari asap yang saya lihat, kabut yang saya lihat, memakai masker lebih baik karena ISPA jangan sampai ada ISPA yang nanti meningkat,” sebutnya.

‎“Saya berharap dengan koordinasi hari ini akan ada manfaat yang luar biasa untuk masyarakat kita di dua kecamatan terkhususnya dan mendapatkan bantuan yang memang sangat mereka butuhkan,” pungkas Angela.

Editor: Aspian Nur

Pemkab Tetapkan Mahulu Berstatus Siaga Darurat Imbas Kemarau Panjang

Kamis, 20/08/2026

Kondisi Sungai Mahakam yang debit airnya menyusut saat musim kemarau di Kabupaten Mahakam Ulu. (Foto: Julika/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait