Selasa, 18/08/2026
Selasa, 18/08/2026
Petugas BPBD Kubar melakukan pemadaman Karhutla di lapangan. (Foto: Dok.BPBD Kubar)
Selasa, 18/08/2026

Petugas BPBD Kubar melakukan pemadaman Karhutla di lapangan. (Foto: Dok.BPBD Kubar)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Memadamkan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) bukan hanya soal menghadapi kobaran api. Di tengah panas dan kepungan asap, personel yang bertugas juga berhadapan dengan sejumlah risiko kesehatan.
Paparan asap dan panas dalam waktu lama dapat menguras kondisi fisik. Aktivitas pemadaman yang membutuhkan tenaga besar juga meningkatkan risiko kelelahan dan dehidrasi. Di medan yang tidak selalu mudah, petugas juga menghadapi kemungkinan cedera selama menjalankan tugas.
Karena itu, dukungan kesehatan menjadi bagian penting dalam penanganan Karhutla di Kabupaten Kutai Barat. RSUD Mangku Jaya Linggang bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kubar menyiapkan dukungan layanan kesehatan bagi personel yang terlibat langsung di lapangan.
Dukungan tersebut diarahkan untuk memastikan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalop) memiliki akses terhadap pelayanan kesehatan apabila mengalami gangguan kesehatan maupun kondisi kegawatdaruratan selama bertugas.
Direktur RSUD Mangku Jaya Linggang, dr. Winardi, mengatakan rumah sakit siap mendukung kebutuhan kesehatan personel sesuai dengan layanan dan kemampuan yang tersedia.
“Kami siap mendukung dan memberikan pelayanan kesehatan bagi para personel yang membutuhkan penanganan medis selama menjalankan tugas penanggulangan Karhutla, sesuai dengan kemampuan dan layanan yang tersedia,” ujar Winardi, Selasa (18/8/2026).
Dukungan yang disiapkan meliputi suplemen dan vitamin sesuai ketersediaan, serta oksigen medis mobile untuk kebutuhan kondisi darurat di lapangan.
Personel yang mengalami kecelakaan kerja, cedera atau gangguan kesehatan juga dapat memperoleh penanganan melalui Unit Gawat Darurat (UGD). Jika kondisi pasien membutuhkan penanganan lebih lanjut, RSUD akan berkoordinasi untuk proses rujukan.
Langkah tersebut menjadi bagian dari dukungan lintas sektor dalam penanganan Karhutla. Upaya pemadaman tidak hanya membutuhkan kesiapan personel dan peralatan di lapangan, tetapi juga memastikan kondisi mereka tetap terjaga selama menjalankan tugas.
Dengan adanya dukungan layanan kesehatan, personel yang berada di garis depan penanganan Karhutla memiliki akses pertolongan medis ketika menghadapi gangguan kesehatan maupun kondisi darurat.
Editor: Erwin
Selasa, 18/08/2026
Petugas BPBD Kubar melakukan pemadaman Karhutla di lapangan. (Foto: Dok.BPBD Kubar)
TERPOPULER