Selasa, 18/08/2026
Selasa, 18/08/2026
Pulau Maratua, Destinasi wisata andalan Kabupaten Berau. (Indri/Korankaltim)
Selasa, 18/08/2026

Pulau Maratua, Destinasi wisata andalan Kabupaten Berau. (Indri/Korankaltim)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau memperkuat fondasi pengembangan pariwisata dengan memetakan 65 daya tarik wisata yang tersebar di 13 kecamatan. Langkah tersebut menjadi strategi untuk memastikan pengelolaan destinasi lebih terarah sekaligus memperluas manfaat sektor pariwisata bagi masyarakat.
Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Berau, pemerintah menetapkan 65 daya tarik wisata melalui Surat Keputusan Bupati Berau Nomor 143 Tahun 2026. Sebanyak 35 destinasi merupakan wisata alam, 12 wisata budaya, dan 18 wisata buatan.
Kepala Disbudpar Berau, Yudha Budisantoso, mengatakan pemetaan tersebut menjadi acuan dalam menentukan pola pengembangan setiap destinasi. Dengan karakter dan potensi setiap kawasan berbeda membutuhkan pendekatan yang sesuai.
“Setiap destinasi memiliki karakter berbeda, sehingga pengembangannya harus disesuaikan,” ujarnya.
Pengembangan pariwisata, lanjutnya, juga tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dengan pelaku usaha, masyarakat, akademisi, media, BUMN, BUMD dan pihak swasta diperlukan untuk membangun ekosistem pariwisata yang kuat dan berkelanjutan.
Potensi wisata Berau juga semakin strategis seiring persiapan menghadapi agenda Geopark Sangkulirang-Mangkalihat. Dari 26 geosite yang berada di kawasan geopark, sebanyak 15 di antaranya berada di Kabupaten Berau.
Keberadaan geosite tidak hanya diarahkan sebagai tujuan wisata, tetapi juga memiliki potensi untuk mendukung pendidikan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. (*)
Selasa, 18/08/2026
Pulau Maratua, Destinasi wisata andalan Kabupaten Berau. (Indri/Korankaltim)
TERPOPULER