Jumat, 07/08/2026
Jumat, 07/08/2026
Kondisi longsor di Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Jumat, 07/08/2026

Kondisi longsor di Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR - Bencana longsor kembali menerjang Kampung Muara Bunyut RT 001 Kecamatan Melak, Kabupaten Kutai Barat Jumat (7/8/2026) pagi tadi sekitar pukul 04.50 WITA.
Tebing dibantaran Sungai Mahakam amblas hingga menyeret satu rumah, satu mobil pikap dan sekitar 30 sepeda motor milik warga ke sungai. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Peristiwa ini bukan kali pertama terjadi di kawasan tersebut. Pada 2 Agustus 2025 lalu, longsor juga melanda lokasi yang tidak jauh dari titik kejadian. Bencana yang kembali terjadi itu membuat warga dan aparat bergerak cepat melakukan evakuasi serta mengantisipasi kemungkinan terjadinya longsor susulan.
Kapolres Kutai Barat AKBP Haris Kurniawan melalui Kapolsek Melak Iptu Rinto Simanjuntak mengatakan, petugas melakukan pengamanan di sekitar titik longsor, memasang garis polisi, membantu proses evakuasi, sekaligus menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.
"Kami juga berkoordinasi dengan BPBD, Kecamatan Melak, Sat Polairud Polres Kutai Barat, dan Dinas Kesehatan untuk penanganan lebih lanjut serta mendirikan tenda pengungsian sementara," ujar Rinto kepada Korankaltim.com.
Selain melakukan pengamanan, petugas bersama instansi terkait mengevakuasi warga serta barang-barang yang masih bisa diselamatkan.
Tenda pengungsian sementara didirikan di Lapangan Bulu Tangkis Kampung Muara Bunyut sebagai tempat penampungan warga terdampak.
Polisi juga mengimbau masyarakat yang tinggal di bantaran Sungai Mahakam agar tetap waspada terhadap potensi longsor susulan dan segera mengungsi apabila melihat tanda-tanda pergerakan tanah.
Berdasarkan keterangan seorang warga bernama Jumannah, tanda-tanda longsor sebenarnya sudah terasa beberapa jam sebelum kejadian.
Sekitar pukul 01.30 WITA, ia mendengar suara tidak biasa dari dalam tanah. Saat keluar memeriksa kondisi sekitar, ia belum menemukan hal yang mencurigakan sehingga kembali ke rumah.
Namun sekitar pukul 04.50 WITA, suara tersebut terdengar semakin keras. Kabel yang melintang di badan jalan mulai bergeser ke arah Sungai Mahakam, disusul robohnya jembatan kayu di sekitar lokasi. Menyadari tanah terus bergerak, Jumannah segera berteriak memperingatkan warga agar keluar rumah dan menyelamatkan diri.
"Awalnya saya kira suara biasa. Tapi menjelang subuh bunyinya makin keras, kabel di badan jalan ikut bergerak ke arah sungai. Saya langsung berteriak memperingatkan warga supaya segera keluar rumah karena takut tanahnya ambruk," tutur Jumannah.
Longsor mengakibatkan empat rumah terdampak. Satu rumah amblas ke Sungai Mahakam dan tertimbun material longsor, sedangkan tiga rumah lainnya terdampak akibat pergerakan tanah. Selain itu, satu unit mobil pikap dan sekitar 30 sepeda motor milik warga ikut terseret ke sungai. Seorang warga bernama Arni mengalami luka ringan di bagian pelipis kiri setelah terkena kabel yang putus saat berusaha menyelamatkan diri.
Pantauan Korankaltim.com di lokasi, aktivitas evakuasi masih terus dilakukan. Sejumlah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kejadian tampak mengangkut perabot rumah dan barang-barang berharga menggunakan kendaraan ke tempat yang lebih aman karena khawatir terjadi longsor susulan. Retakan tanah di sekitar permukiman juga masih terus dipantau oleh petugas gabungan.
Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kubar, Bambang Pramudito, mengatakan longsor dipicu penurunan tanah akibat musim kemarau.
Menurutnya, kawasan di belakang permukiman merupakan lahan rawa dengan karakter tanah kembung yang menyusut saat mengering sehingga rentan mengalami pergerakan. Ia mengimbau masyarakat tetap waspada dan tidak mendekati area longsor karena kondisi tanah di sekitar lokasi masih labil serta berpotensi mengalami pergerakan susulan.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 07/08/2026
Kondisi longsor di Kampung Muara Bunyut, Kecamatan Melak. (Foto: Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER