Jumat, 07/08/2026
Jumat, 07/08/2026
Penggunaan smartphone saat Porprov VIII berlangsung dipastikan meningkat yang pastinya memerlukan jaringan internet kencang agar informasi bisa menyebar dengan cepat. (Foto: ilustrasiAI)
Jumat, 07/08/2026

Penggunaan smartphone saat Porprov VIII berlangsung dipastikan meningkat yang pastinya memerlukan jaringan internet kencang agar informasi bisa menyebar dengan cepat. (Foto: ilustrasiAI)
Penulis: Dwi Cahyo
KORANKALTIM.COM,TANA PASER – Sebagai bagian dari keinginan untuk ikut menyukseskan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII/2026 Kalimantan Timur di daerah sendiri pada November mendatang, Pemerintah Kabupaten Paser melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (DKISP) melakukan penguatan jaringan internet disetiap venue atau lokasi pertandingan.
Hal tersebut disampaikan Kepala DKISP Paser Arif Rahman yang menyebut kondisi jaringan disetiap event sering kali mengalami gangguan dan membuat mereka memutuskan untuk berkoordinasi dengan pihak provider untuk bisa melakukan penguatan jaringan.
"Kami juga ingin masyatakat bisa melakukan penyebarluasan informasi tentang pelaksanaan Porprov, maka dari itu kebutuhan utama masyarakat yakni oelayanan jaringan internet di lokasi pertandingan," kata Arif kepada Korankaltim.com Jumat (7/8/2026).
DKIPS Paser meminta provider jaringan untuk melakukan penambahan bandwitdh di lokasi pertandingan karena bakal banyak pengguna smartphone.
"Dengan berkumpulnya pengguna smartphone disatu tempat dengan jumlah besar tentu akan membuat layanan jaringan internet terganggu. Karena itu kami meminta provider untuk bisa melakukan peningkatan bandwidth sehingga tidak terjadi kendala dalam pelayanan jaringan internet," paparnya.
Tidak hanya venues olahraga yang berada di Tanah Grogot, dua venue lain yang berada di Desa Rantau Buta Kecamatan Batu Sopang untuk lomba arung Jeram dan paralayang yang berada di Desa Lempesu Kecamatan Paser Belengkong juga akan ditambah kapasitas jaringannya.
"Untuk jaringan internet di Desa Rantau Buta masih sulit, tapi kami sudah ajukan permohonan pemasangan penguat jaringan agar warga di desa itu bisa mengakses jaringan internet," terangnya.
DKISP berupaya untuk bisa memberikan informasi ter-update dari pelaksanaan disetiap cabang olahraga karena berpengaruh pada Sumber Daya Manusia (SDM). Namun mereka akan memaksimalkan potenai SDM yang dimiliki terlebih DKISP juga memiliki jaringan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) disetiap Desa.
"Untuk SDM kami rasa tidak terlalu bermasalah karena semua menggunakan teknologi modern, apalagi lagi disetiap desa uga kami memiliki KIM yang juga bisa berperan memberikan formasi perkembangan olahrga di desa setempat," tutup Arif.
Editor: Aspian Nur
Jumat, 07/08/2026
Penggunaan smartphone saat Porprov VIII berlangsung dipastikan meningkat yang pastinya memerlukan jaringan internet kencang agar informasi bisa menyebar dengan cepat. (Foto: ilustrasiAI)
TERPOPULER