Minggu, 05/07/2026
Minggu, 05/07/2026
Ustadz Abdul Somad menyampaikan tausiah pada Tabligh Akbar di Islamic Center Melak.(Adi/Korankaltim.com)
Minggu, 05/07/2026

Ustadz Abdul Somad menyampaikan tausiah pada Tabligh Akbar di Islamic Center Melak.(Adi/Korankaltim.com)
Penulis: Kusmas Riadi
KORANKALTIM.COM, SENDAWAR – Tabligh Akbar bersama Ustadz Abdul Somad (UAS) di Masjid Islamic Center, Kecamatan Melak, Jumat (3/7/2026) malam tadi , dipadati ribuan jamaah dari berbagai wilayah di Kutai Barat.
Sekitar 5.000 orang hadir untuk menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sekaligus mendengarkan tausiah yang menekankan pentingnya memperkuat ukhuwah Islamiyah dan menjaga persatuan.
UAS mengajak umat Islam menjadikan momentum pergantian Tahun Baru Islam sebagai awal untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, menjaga persatuan, dan memperbaiki kualitas diri.
"Tahun Baru Islam harus menjadi momentum untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah. Jangan mudah terpecah karena perbedaan, tetapi mari kita saling merangkul, saling menghormati, dan menjaga persaudaraan sebagai sesama umat dan sesama anak bangsa," kata UAS.
Makna hijrah tidak hanya dimaknai sebagai perpindahan tempat, melainkan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik. Ia mengajak masyarakat meninggalkan sikap yang dapat memecah belah dan menggantinya dengan akhlak yang mulia serta kepedulian terhadap sesama.
"Hijrah bukan hanya berpindah tempat, tetapi berpindah dari akhlak yang kurang baik menuju akhlak yang lebih baik, dari permusuhan menuju persaudaraan, dan dari perpecahan menuju persatuan," pesannya.
Hadir pada acara malam tadi Wakil Bupati Kubar Nanang Adriani mewakili bupati, unsur Forkopimda, Kapolres Kubar AKBP Boney Wahyu Wicaksono SIK, Dandim 0912/Kubar Letkol Inf Doni Fransisco, pimpinan dan anggota DPRD Kubar, Asisten II Sekretariat Kabupaten Kubar Ali Sadikin, kepala perangkat daerah, tokoh agama, serta tamu undangan lainnya.
Nanang mengatakan pergantian Tahun Baru Islam hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai pergantian kalender, tetapi menjadi kesempatan untuk melakukan introspeksi diri sekaligus meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Pergantian Tahun Baru Islam bukan sekadar perubahan angka pada kalender, tetapi menjadi momentum bagi kita semua untuk mengevaluasi diri, memperbaiki kualitas iman, takwa, dan mempersiapkan diri menjadi pribadi yang lebih baik," ujar Nanand.
"Semangat hijrah harus kita maknai sebagai perubahan dari kondisi yang kurang baik menuju kondisi yang lebih baik. Dalam konteks pembangunan daerah, semangat itu diwujudkan melalui peningkatan kinerja, integritas, dan gotong royong demi kemajuan Kubar," paparnya.
Pemkab Kubar akan terus mendukung berbagai kegiatan keagamaan sebagai bagian dari upaya membangun masyarakat yang religius, harmonis, dan berkarakter.
"Kami percaya pembangunan fisik tidak akan sempurna tanpa diimbangi pembangunan mental, spiritual, dan akhlak masyarakat. Karena itu, pemerintah berkomitmen mendukung kegiatan keagamaan seperti tabligh akbar ini," tegasnya.
Tabligh Akbar berlangsung tertib, aman, dan penuh kekhusyukan hingga selesai. Melalui kegiatan tersebut diharapkan semangat Tahun Baru Islam semakin mempererat persaudaraan, memperkuat nilai-nilai keagamaan, serta menjaga persatuan masyarakat dalam mendukung pembangunan di Kubar.
Editor: Aspian Nur
Minggu, 05/07/2026
Ustadz Abdul Somad menyampaikan tausiah pada Tabligh Akbar di Islamic Center Melak.(Adi/Korankaltim.com)
TERPOPULER