Minggu, 05/07/2026

Biji Kopi Liberika asal Kaltim Bersiap Ikuti ICC Regional 2 di Jakarta

Minggu, 05/07/2026

Utari Citra Ichsani saat meracik kopi Liberika dengan metode seduh V60 (Surya/KK)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Biji Kopi Liberika asal Kaltim Bersiap Ikuti ICC Regional 2 di Jakarta

Minggu, 05/07/2026

logo

Utari Citra Ichsani saat meracik kopi Liberika dengan metode seduh V60 (Surya/KK)

Penulis : Rahmat Surya

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Kopi Liberika asal Kaltim akan dibawa ke panggung nasional dalam ajang Indonesia Coffee Championship (ICC) 2026 Regional 2 di Jakarta, 9-11 Juli pekan depan. 
Diketahui biji kopi lokal tersebut akan diperkenalkan melalui kategori Indonesia Brewers Cup (IBrC) oleh barista Ethics Coffee Utari Citra Ichsani.
Wanita yang akrab disapa Uci itu akan bersaing dalam kompetisi manual brewing yang tidak hanya menilai kemampuan menyeduh kopi, tetapi juga penyampaian cerita mengenai asal-usul dan karakter biji kopi yang digunakan.
"Kami memilih Liberika Kaltim sebagai kopi andalan karena ingin memperkenalkan identitas serta potensi kopi daerah kepada para juri dan penikmat kopi dari berbagai wilayah di Indonesia," ujar Uci.
Persiapan menuju kompetisi juga dilakukan dalam waktu yang cukup singkat. Pendaftaran ICC Regional 2 kata dia baru dibuka sekitar dua bulan lalu, sehingga tim harus bergerak cepat untuk mematangkan kualitas kopi, teknik penyeduhan, hingga materi presentasi.
"Selama masa persiapan kami berbagi peran dalam tim, mulai dari pengembangan profil kopi, cupping, latihan brewing, hingga penyusunan konsep penampilan," jelas Uci lagi.
Seluruh proses tersebut dilakukan untuk membawa karakter Liberika Kaltim tampil maksimal di hadapan para juri.
“Tujuan kami sama, bagaimana membawa kopi Kaltim ke level yang berbeda dan lebih dikenal,” katanya.
Kopi Liberika yang akan digunakan dalam kompetisi merupakan hasil pengembangan para pemerhati kopi di Kaltim. Salah satu pihak yang turut menginisiasi pengembangan varietas tersebut adalah Slamet Prayoga bersama komunitas dan pelaku usaha kopi lokal.
Mereka terus mengeksplorasi cita rasa Liberika melalui berbagai kegiatan cupping dan penyeduhan di sejumlah kedai kopi. Salah satu tempat yang rutin menjadi ruang pengembangan karakter kopi tersebut adalah Kopi Malabar di Jalan Slamet Riyadi, Gang Mujahidin, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.
Keikutsertaannya dalam ICC bukan sekadar mengejar gelar juara. Kompetisi ini menjadi ruang untuk memperluas pengenalan kopi lokal Kaltim sekaligus membuka peluang bagi para pelaku industri kopi daerah.
Apalagi sejak tahun 2018, dirinya telah mengikuti sekitar delapan hingga 10 kompetisi kopi. Pengalaman tersebut tentu menjadi modal awal untuk membuatnya semakin yakin  kompetisi dapat menjadi wadah pembelajaran, pengembangan kemampuan, dan jejaring bagi barista.
"Kami juga berharap keikutsertaan nanti dapat mendorong lebih banyak barista perempuan di Kaltim untuk berani tampil dan berkompetisi di tingkat nasional," pungkas Uci.

 

Editor: Aspian Nur 

Biji Kopi Liberika asal Kaltim Bersiap Ikuti ICC Regional 2 di Jakarta

Minggu, 05/07/2026

Utari Citra Ichsani saat meracik kopi Liberika dengan metode seduh V60 (Surya/KK)

Share

Berita Terkait