Minggu, 05/07/2026
Minggu, 05/07/2026
Wakil Gubernur Kalitm, Seno Aji bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis saat mengunjungi Pulau Kakaban, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratau. (Indri/Korankaltim)
Minggu, 05/07/2026

Wakil Gubernur Kalitm, Seno Aji bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis saat mengunjungi Pulau Kakaban, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratau. (Indri/Korankaltim)
Penulis ; Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus mematangkan skema pengelolaan Pulau Kakaban sebagai upaya memperkuat sektor pariwisata sekaligus meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
Langkah tersebut dinilai menjadi strategi penting untuk menjadikan kawasan Kepulauan Derawan semakin kompetitif sebagai destinasi wisata bertaraf internasional.
Komitmen itu ditegaskan Wakil Gubernur Kalimantan Timur, Seno Aji, saat melakukan kunjungan kerja ke Pulau Kakaban, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kamis (2/7/2026) kemarin. Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Wakil Bupati Berau Gamalis meninjau perkembangan infrastruktur dan aktivitas pariwisata di kawasan tersebut.
Pembahasan mengenai pola pengelolaan Pulau Kakaban masih terus dilakukan bersama Pemkab Berau karena kedua pemerintah sedang mencari formulasi yang mampu memberikan manfaat bagi seluruh pihak, termasuk dalam pembagian potensi PAD.
"Kami terus berdiskusi dengan Pemkab untuk mencari skema pengelolaan dan PAD yang terbaik sehingga semua pihak memperoleh manfaat," sebut Seno.
Keterlibatan Pemprov Kaltim dalam pengelolaan Pulau Kakaban bukanlah hal baru karena kawasan konservasi tersebut selama ini berada dalam kewenangan pemerintah provinsi. Namun, pengembangannya tetap membutuhkan sinergi dengan pemerintah daerah agar pengelolaan berjalan lebih optimal.
Selain membahas tata kelola, Pemprov Kaltim juga menargetkan peningkatan promosi wisata hingga ke pasar internasional mengingat tren kunjungan wisatawan, khususnya wisatawan mancanegara, menunjukkan peningkatan seiring membaiknya infrastruktur di kawasan Kepulauan Derawan. "Infrastruktur sudah semakin baik dan minat wisatawan mancanegara juga meningkat. Ini menjadi modal besar untuk pengembangan wisata Berau," papar Seno lagi.
Pemprov Kaltim juga memastikan sektor pariwisata tetap menjadi prioritas pembangunan pada 2027 meski pemerintah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran. Berau disebut sebagai salah satu destinasi unggulan yang akan terus memperoleh dukungan, termasuk melalui peningkatan aksesibilitas.
Seno turut menyoroti pentingnya penataan tata kelola wisata, termasuk operasional kapal live on board (LOB). Menurutnya, aktivitas wisata tersebut harus diatur agar tetap menjaga kelestarian lingkungan sekaligus memberikan kontribusi terhadap pendapatan daerah dan membuka peluang ekonomi bagi masyarakat lokal. "Kami ingin aktivitas wisata tetap berkembang, tetapi manfaat ekonominya juga dirasakan masyarakat dan lingkungan tetap terjaga," tegasnya.
Sementara Gamalis menyambut baik komitmen Pemprov Kaltim dalam memperkuat pengembangan sektor pariwisata di Bumi Batiwakkal. Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan kabupaten menjadi pondasi penting untuk mewujudkan Kepulauan Derawan sebagai destinasi wisata kelas dunia.
"Sinergi ini penting agar pembangunan, aksesibilitas, dan pelestarian lingkungan dapat berjalan beriringan," ujar Gamalis.
Pemkab Berau siap memperkuat kerja sama dengan Pemprov Kaltim agar pengembangan Pulau Kakaban dan kawasan Kepulauan Derawan tidak hanya meningkatkan kunjungan wisatawan, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir melalui pariwisata yang berkelanjutan.
"Kami optimistis kolaborasi ini akan menjadikan Kepulauan Derawan semakin maju, berdaya saing, dan memberi manfaat bagi masyarakat," ucap Gamalis.
Editor: Aspian Nur
Minggu, 05/07/2026
Wakil Gubernur Kalitm, Seno Aji bersama Wakil Bupati Berau, Gamalis saat mengunjungi Pulau Kakaban, Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratau. (Indri/Korankaltim)
TERPOPULER