Selasa, 18/08/2026
Selasa, 18/08/2026
Mobil pengiriman LPG dan Sembako yang akan dikirim ke Kabupaten Mahulu. (Foto: Pertamina Patra Niaga)
Selasa, 18/08/2026

Mobil pengiriman LPG dan Sembako yang akan dikirim ke Kabupaten Mahulu. (Foto: Pertamina Patra Niaga)
Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Surutnya debit Sungai Mahakam akibat kemarau panjang mulai memengaruhi pola distribusi kebutuhan energi ke Kabupaten Mahakam Ulu.
Kondisi tersebut membuat PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan harus menyesuaikan jalur pengiriman LPG agar pasokan masyarakat tetap terpenuhi.
Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan Edi Mangun mengatakan, kondisi geografis dan surutnya Sungai Mahakam menjadi tantangan tersendiri dalam mendistribusikan LPG ke wilayah Mahakam Ulu.
“Kemarau panjang yang berdampak pada surutnya Sungai Mahakam menjadi tantangan tersendiri bagi mobilitas distribusi. Karena itu, kami bersama mitra penyalur melakukan penyesuaian pola pengiriman agar kebutuhan LPG masyarakat tetap dapat disalurkan,” ujar Edi, Selasa (18/8/2026).
Pertamina Patra Niaga bersama pemerintah melakukan pengiriman LPG dari Kantor Gubernur Kaltim di Samarinda menuju Long Bagun, Kabupaten Mahakam Ulu. Pengiriman tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap operasi pasar yang digelar pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan kebutuhan masyarakat.
Untuk LPG 3 kilogram, sebanyak 720 tabung dikirim menggunakan satu unit truk. Selain itu, turut dikirim 200 tabung Bright Gas 12 kilogram. Namun distribusi tidak dapat dilakukan dengan satu moda transportasi. Dari Samarinda menuju Long Iram, Kabupaten Kutai Barat, LPG diangkut menggunakan truk. Selanjutnya, perjalanan menuju Long Bagun dilanjutkan menggunakan kendaraan pick-up single cabin double gardan yang disesuaikan dengan kondisi medan.
Penggunaan jalur alternatif tersebut merupakan bentuk adaptasi terhadap kondisi distribusi di lapangan. “Pengiriman melalui jalur alternatif ini merupakan bagian dari langkah adaptif untuk menghadapi kondisi distribusi yang cukup menantang akibat surutnya debit Sungai Mahakam,” papar Edi.
Pertamina Patra Niaga memastikan koordinasi dengan pemerintah daerah dan mitra penyalur terus dilakukan untuk mengantisipasi perubahan kondisi distribusi. Penyesuaian moda transportasi juga tetap mempertimbangkan aspek keselamatan, ketepatan pengiriman dan kebutuhan masyarakat.
“Kami memahami bahwa akses distribusi ke Mahakam Ulu memiliki tantangan geografis tersendiri. Namun, Pertamina berkomitmen untuk terus mencari solusi terbaik bersama pemerintah dan mitra di lapangan agar kebutuhan energi masyarakat dapat terlayani secara optimal,” pungkas Edi.
Selain LPG, pengiriman tersebut juga mendukung distribusi komoditas sembako dalam rangka operasi pasar pemerintah untuk membantu menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di Mahakam Ulu.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 18/08/2026
Mobil pengiriman LPG dan Sembako yang akan dikirim ke Kabupaten Mahulu. (Foto: Pertamina Patra Niaga)
TERPOPULER