Jumat, 20/02/2026
Jumat, 20/02/2026
Stok beras di Gudang Bulog Samarinda (Adnan Abdul/KoranKaltim)
Jumat, 20/02/2026

Stok beras di Gudang Bulog Samarinda (Adnan Abdul/KoranKaltim)
Penulis: Adnan Abdul
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA — Selama Ramadan hingga Idulfitri 2026, Perum Bulog bersama Polda Kalimantan Timur memastikan pasokan beras di Kota Samarinda tetap aman dan terdistribusi lancar.
Bulog menyiapkan stok sekitar 7.600 ton, sementara Polda Kaltim melalui Satgas Pangan memperketat pengawasan distribusi, termasuk ke wilayah terpencil, guna menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Musazdin Said, menyatakan cadangan tersebut cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode peningkatan konsumsi.
“Untuk menjelang Lebaran dan selama bulan puasa, stok beras yang kami kuasai khususnya di Kota Samarinda dalam kondisi lebih dari cukup. Ketahanan stoknya bisa bertahan sekitar empat sampai lima bulan, bahkan sampai akhir tahun,” ujarnya, Jumat (20/2/2026).
Menurutnya, stok tersebut merupakan bagian dari Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang disiapkan untuk mengantisipasi lonjakan permintaan dan menjaga keseimbangan harga di pasaran.
Selain Samarinda, distribusi Bulog juga menjangkau Kota Bontang serta empat kabupaten, yakni Kutai Timur, Kutai Barat, Kutai Kartanegara, dan Mahakam Ulu. Meski wilayah layanan cukup luas, Bulog optimistis ketersediaan beras tetap terjaga.
“Wilayah servis kami memang mencakup dua kota dan empat kabupaten. Namun dengan stok yang tersedia saat ini, kami optimistis kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah tersebut tetap dapat terpenuhi,” jelas Musazdin.
Sebagian besar beras berasal dari hasil serapan petani lokal tahun 2025 di wilayah Kaltim, ditambah pasokan dari Sulawesi Selatan untuk memperkuat cadangan.
Sementara itu, Koordinator Tim Satgasda Pangan Polda Kaltim, AKBP Haris Kurniawan, menegaskan pengawasan telah dilakukan sejak bulan lalu.
“Kami pastikan puasa dan menjelang Lebaran, pemantauan distribusi dan ketersediaan pangan terus dilakukan,” tegasnya.
Ia menambahkan, langkah tersebut bertujuan memastikan masyarakat dapat menjalani Ramadan dan Idulfitri dengan tenang tanpa kekhawatiran terhadap pasokan maupun gejolak harga beras.
Editor: Erwin
Jumat, 20/02/2026
Stok beras di Gudang Bulog Samarinda (Adnan Abdul/KoranKaltim)
TERPOPULER