Minggu, 12/07/2026
Minggu, 12/07/2026
Petugas Disdamkarmat Berau bersama personel gabungan berjibaku memadamkan kobaran api di Gang Pulau Panjang, Jalan Pulau Panjang Blok D, Kelurahan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Minggu, 12/07/2026

Petugas Disdamkarmat Berau bersama personel gabungan berjibaku memadamkan kobaran api di Gang Pulau Panjang, Jalan Pulau Panjang Blok D, Kelurahan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Penulis: Indri
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB – Kebakaran melanda kawasan Gang Pulau Panjang, Jalan Pulau Panjang Blok D, Kelurahan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026) siang.
Kobaran api menghanguskan empat bangunan yang terdiri atas tiga rumah bangsalan dan satu rumah pribadi dengan total tujuh pintu.
Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengatakan pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 11.50 WITA. Petugas kemudian bergerak menuju lokasi untuk melakukan upaya pemadaman.
Proses pemadaman berlangsung cukup berat karena angin bertiup kencang sehingga api dengan cepat menjalar ke bangunan di sekitarnya. Kondisi tersebut membuat petugas harus bekerja ekstra untuk mencegah api meluas.
“Proses pemadaman berlangsung hampir satu jam, kemudian dilanjutkan pendinginan sekitar 30 menit agar tidak ada lagi titik api yang tersisa,” ujarnya.
Dalam penanganan kebakaran tersebut, Disdamkarmat Berau mengerahkan 10 unit mobil pemadam kebakaran. Sementara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau menurunkan dua unit kendaraan pendukung.
Proses pemadaman juga mendapat bantuan dari personel Polres Berau, TNI, Komunitas Masyarakat Indonesia (KMI), serta warga sekitar.
Rakhmadi mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan kebakaran. Ia menilai koordinasi antarlembaga berjalan baik sehingga proses pemadaman dapat dilakukan secara maksimal meskipun dihadapkan pada sejumlah kendala di lapangan.
“Semua stakeholder membantu, mulai dari BPBD, Polres, Kodim, KMI hingga masyarakat sehingga penanganan berjalan lebih maksimal,” katanya.
Selain angin kencang, petugas juga menghadapi akses menuju lokasi yang sempit. Kondisi itu mengharuskan personel menyebar di beberapa titik untuk mengisolasi kobaran api agar tidak merembet ke bangunan lain. Akibatnya, kebutuhan selang pemadam atau nosel menjadi lebih banyak dibanding penanganan kebakaran pada umumnya.
Di tengah proses pemadaman, seorang personel Disdamkarmat sempat mengalami gangguan pernapasan akibat menghirup asap tebal.
Beruntung, petugas tersebut segera mendapatkan penanganan dari rekan-rekannya di lokasi sehingga kondisinya tidak mengalami cedera serius dan dapat dipastikan dalam keadaan aman.
“Ada personel yang sempat menghirup asap, tetapi langsung ditangani. Penggunaan alat pelindung diri tetap menjadi perhatian kami,” jelasnya.
Hingga berita ini terbit, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan aparat berwenang. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut, sementara kerugian material masih dalam proses pendataan.
Rakhmadi mengimbau masyarakat agar segera melaporkan apabila melihat munculnya api, meskipun masih dalam skala kecil. Menurutnya, kecepatan penyampaian informasi sangat menentukan keberhasilan petugas dalam mencegah api berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
“Jangan menunggu api membesar. Segera laporkan agar kami bisa lebih cepat melakukan penanganan,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Minggu, 12/07/2026
Petugas Disdamkarmat Berau bersama personel gabungan berjibaku memadamkan kobaran api di Gang Pulau Panjang, Jalan Pulau Panjang Blok D, Kelurahan Tanjung Redeb, Minggu (12/7/2026). (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER