Jumat, 13/03/2026

Google Maps Hadirkan Mode 3D Hiper-Realistis Agar Pengguna Tak Lagi Salah Jalan

Jumat, 13/03/2026

Selain gambar tiga dimensi, petunjuk suara baru di Google Maps juga menawarkan arah yang kontekstual dan alami, meminimalkan kesalahan saat mengambil arah jalan. (ilustrasiinfobae)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Google Maps Hadirkan Mode 3D Hiper-Realistis Agar Pengguna Tak Lagi Salah Jalan

Jumat, 13/03/2026

logo

Selain gambar tiga dimensi, petunjuk suara baru di Google Maps juga menawarkan arah yang kontekstual dan alami, meminimalkan kesalahan saat mengambil arah jalan. (ilustrasiinfobae)

KORANKALTIM.COM - Navigasi Three Dimensiona alias Tiga Dimensi (3D) sudah hadir di Google Maps, menandai langkah maju yang penting bagi pengguna untuk lebih mudah menentukan arah saat mengemudi atau berjalan kaki, yang mana aplikasi ini menghadirkan pengalaman visual yang sepenuhnya diperbarui, mengubah tampilan datar klasik menjadi representasi tiga dimensi.

Kemajuan ini, yang disertai dengan fitur-fitur cerdas, bertujuan untuk membantu pengguna lebih jarang tersesat dan merasa lebih aman dalam setiap perjalanan.

Pembaruan ini memperkenalkan apa yang disebut Navigasi Imersif yang secara radikal mengubah antarmuka. 

Peta yang selama bertahun-tahun menampilkan rute dalam dua dimensi kini menunjukkan bangunan, jembatan, terowongan dan detail lingkungan lainnya dalam 3D.

Pengemudi dan pejalan kaki dapat membedakan tidak hanya jalan mana yang mereka lalui, tetapi juga lajur yang tepat dan elemen perkotaan di sekitar mereka, seperti lampu lalu lintas, penyeberangan dan median jalan.

Perubahan visual ini menghilangkan ambiguitas GPS klasik, seperti jalan keluar yang tidak jelas atau persimpangan yang membingungkan. Jalan keluar jalan raya bukan lagi garis abu-abu yang perlu ditebak, melainkan jalur yang jelas yang menunjukkan momen tepat untuk berbelok. 

Representasi tiga dimensi memungkinkan pengguna untuk mengantisipasi tikungan, tanjakan, dan lorong terowongan, sehingga mencegah kesalahan pada bagian jalan yang kompleks.

melansir dari laman tech.com Jumat (13/3/2026) hari ini, Google Maps menawarkan tampilan rute yang lebih baik dengan sistem zoom cerdas. Bangunan transparan dan perspektif yang lebih tinggi memudahkan Anda untuk mengantisipasi belokan dan perubahan jalur, memungkinkan pengguna merencanakan manuver sebelumnya.

Pengalaman berkendara berubah total berkat kombinasi grafis canggih dan panduan suara yang lebih baik. Ikon panah biru tradisional yang menandai posisi pengguna menghilang. digantikan oleh representasi kendaraan atau pejalan kaki yang lebih realistis dan kontekstual.

Petunjuk suara tidak lagi bersifat umum atau rekaman sebelumnya. Misalnya dalam situasi di mana terdapat dua pintu keluar yang berdekatan, sistem secara otomatis menunjukkan: “Jangan ambil pintu keluar ini, pintu keluar berikutnya adalah yang benar,” ucap pesan suara. Jenis pesan ini menghindari kebingungan umum dan merespons konteks lalu lintas dan tata letak jalan.

Sebelum memulai perjalanan, Google Maps memungkinkan pratinjau tujuan menggunakan gambar Street View. Dengan cara ini pengguna dapat mengidentifikasi gedung tujuan, memeriksa letaknya di sisi jalan mana, dan menemukan tempat parkir terbaik agar sedekat mungkin dengan pintu masuk.

Bagi mereka yang bepergian dengan mobil, integrasi dengan Android Auto, Apple CarPlay dan kendaraan dengan layanan Google terintegrasi memaksimalkan pengalaman. Navigasi imersif menyesuaikan informasi dengan lingkungan sekitar dan rute yang dipilih, dengan visual yang dioptimalkan untuk menghindari gangguan dan memungkinkan pengambilan keputusan yang cepat dan aman.

Revolusi Google Maps bukan hanya visual karena kecerdasan buatan dan khususnya model Gemini, mendukung antarmuka baru ini. Model-model ini menganalisis gambar Street View dan foto udara terkini untuk menawarkan representasi yang akurat, mutakhir, dan personal untuk setiap rute.

AI juga meningkatkan panduan suara, membuatnya lebih alami dan disesuaikan dengan kondisi lalu lintas dunia nyata. Alih-alih hanya mengatakan "belok kanan" atau "ambil jalan keluar 34," aplikasi ini menganalisis arus lalu lintas, kondisi jalan, dan potensi insiden secara real-time untuk menyarankan rute alternatif atau mengantisipasi manuver.

Saat ini, navigasi imersif dan fitur terkait, seperti Ask Maps, telah mulai diluncurkan di Eropa dan interaksi suara juga telah dimulai di India. Google sendiri telah mengkonfirmasi bahwa ekspansi akan bertahap dan akan tersedia di perangkat iOS dan Android, CarPlay, Android Auto dan di mobil dengan layanan Google yang terintegrasi.

Pengguna di belahan dunia lain harus menunggu beberapa bulan untuk menikmati pengalaman penuh  sembari perusahaan terus menyempurnakan antarmuka dan memperluas kompatibilitas dengan berbagai sistem dan format layar.


Editor: Aspian Nur

Google Maps Hadirkan Mode 3D Hiper-Realistis Agar Pengguna Tak Lagi Salah Jalan

Jumat, 13/03/2026

Selain gambar tiga dimensi, petunjuk suara baru di Google Maps juga menawarkan arah yang kontekstual dan alami, meminimalkan kesalahan saat mengambil arah jalan. (ilustrasiinfobae)

Share

Berita Terkait