Sabtu, 06/06/2026
Sabtu, 06/06/2026
(ilustrasiAI)
Sabtu, 06/06/2026

(ilustrasiAI)
KORANKALTIM.COM - Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan dapat mempermudah wisatawan dalam menyusun perencanaan perjalanan berwisata.
Hal itu disampaikan Kementerian Pariwisata melalui Deputi Bidang Pemasaran Kemenpar Ni Made Ayu Marthini. "Trennya apa sekarang? Orang yang mengklik itu sukanya apa? Destinasi-destinasi mana yang disukai oleh mereka misalnya. Makanya mereka akan mencari dengan bantuan AI," ujar Marthini melansir dari Antaranews.com Sabtu (6/6/2026) hari ini.
Wisatawan pada masa kini lebih menyukai perjalanan yang fleksibel dan bermakna. Namun dalam perjalanannya terkadang sulit untuk menentukan destinasi atau kegiatan apa yang ingin dicoba untuk dikunjungi.
Dengan adanya kehadiran AI, wisatawan tidak perlu lagi mencari informasi dalam jumlah banyak karena media sosial atau situs resmi dari pemerintah sudah bisa menyajikan informasi yang diperlukan hanya dengan menggunakan kata kunci saja.
Dalam ekosistem pariwisata AI dapat mengingat segala bentuk perilaku wisatawan hanya dari informasi yang dicari saja.
AI juga dapat memberitahu wisatawan rute perjalanan mana yang perlu dihindari, sehingga dapat mengurangi adanya potensi over tourism atau penumpukan wisatawan di sebuah destinasi. Apalagi AI menyajikan berbagai macam bahasa yang membuat wisatawan makin nyaman mendapatkan informasi.
AI membantu memetakan tren yang sedang terjadi pada wisatawan. Mulai dari wisata yang digemari, destinasi yang paling banyak dicari sampai dengan kuliner yang paling ingin dicicipi.
Sebagai bentuk respons dari isu tersebut, Kementerian Pariwisata sudah menghadirkan kecerdasan buatan Meticulous Artificial Intelligence of Indonesia (MaiA), sebuah kecerdasan buatan yang dirancang untuk meningkatkan kualitas pelayanan pariwisata nasional melalui teknologi yang adaptif, cerdas, dan berorientasi pada kebutuhan wisatawan.
Platform ini dapat diakses melalui indonesia.travel dan menjadi wajah baru transformasi digital pariwisata Indonesia. MaiA juga disesuaikan dengan salah satu program utama Kementerian Pariwisata yakni Tourism 5.0 yang menekankan pentingnya adopsi digitalisasi untuk menyasar target pasar dengan lebih efektif.
"Dengan dukungan teknologi AI, indonesia.travel dapat bertransformasi menjadi website one-stop travel solution to Indonesia yang berperan sebagai asisten perjalanan cerdas, personal,responsif dan praktis," kata Marthini.
MaiA akan mendampingi wisatawan di setiap tahap perjalanan, mulai dari fase membayangkan (dreaming), merencanakan (planning), memesan (booking), merasakan pengalaman berwisata (experiencing) hingga berbagi pengalaman (sharing).
Editor: Aspian Nur
Sabtu, 06/06/2026
(ilustrasiAI)
TERPOPULER