Sabtu, 31/01/2026

Google AI Luncurkan Project Genie untuk Game Video Virtual

Sabtu, 31/01/2026

(ilustrasi)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Google AI Luncurkan Project Genie untuk Game Video Virtual

Sabtu, 31/01/2026

logo

(ilustrasi)

KORANKALTIM.COM - Google meluncurkan Project Genie, sebuah prototipe kecerdasan buatan eksperimental yang mampu menghasilkan dunia game video interaktif dari perintah teks sederhana.

Alat ini memungkinkan pengguna untuk membuat lingkungan virtual yang dapat dijelajahi secara real-time  tanpa memerlukan pengetahuan pemrograman atau desain dan menandai kemajuan signifikan dalam penggunaan kecerdasan buatan atau AI untuk mengembangkan pengalaman digital yang imersif.

Dijelaskan Google di blog resmi mereka, Project Genie adalah evolusi dari Genie 3 , sebuah model AI yang diumumkan pada pertengahan tahun 2025 yang sudah mampu mensimulasikan lingkungan fotorealistik. 

Dalam fase baru ini, Google menggabungkan Genie 3 dengan model-model milik mereka sendiri lainnya seperti Nano Banana Pro dan Gemini untuk mengubah deskripsi tertulis menjadi dunia tiga dimensi yang dapat dijelajahi seperti permainan video tradisional.

Inovasi utamanya adalah interaktivitas. Tidak seperti generator gambar atau lingkungan statis lainnya, Project Genie memungkinkan pengguna untuk bergerak di dalam lingkungan menggunakan tombol W A S dan D. 

Pengalaman ini dapat dikonfigurasi dalam sudut pandang orang pertama atau ketiga, meniru mekanisme umum dari game aksi atau petualangan yang membawa eksperimen ini lebih dekat ke ranah permainan yang dapat dimainkan dan bukan hanya hiburan visual.

Proses pembuatan game Genie sederhana. Pengguna cukup mengakses aplikasi web Project Genie dan memasukkan petunjuk terperinci yang menjelaskan dunia yang ingin mereka buat : jenis skenario, gaya visual, elemen yang ada dan karakter yang akan mereka kendalikan. Pengguna juga dapat menentukan perspektif dari mana lingkungan tersebut akan dieksplorasi.

Sebelum menghasilkan dunia interaktif, AI menghasilkan gambar pratinjau statis. 

Hal ini memungkinkan penyempurnaan detail adegan sebelum beralih ke fase eksplorasi. Setelah dikonfirmasi, Genie 3 mulai membangun lingkungan secara real-time, menghasilkan jalur dan elemen saat pengguna bergerak.

Dari sudut pandang teknis,  satu dari beberapa aspek yang paling menonjol adalah konsistensi visual.

Genie 3 menggunakan sistem generasi auto-regresif yang menciptakan dunia bingkai demi bingkai, mengingat apa yang telah ditampilkan sebelumnya. Ini memastikan bahwa jika karakter berputar atau bergerak mundur, lingkungan tetap konsisten dan tidak "diatur ulang," masalah umum dalam model generasi visual lainnya.

Google mengklaim AI-nya dapat mensimulasikan fisika dasar dan interaksi dinamis  sehingga memungkinkan untuk menciptakan skenario yang terinspirasi dari dunia nyata atau alam semesta fiksi. 

Namun Google mengakui proyek ini masih memiliki keterbatasan yang jelas.

Keterbatasan pertama adalah tingkat realisme. Meskipun lingkungan yang dibuat bisa meyakinkan, namun belum mencapai tingkat ultra-realistis baik dari segi grafis maupun simulasi fisika. 

Keterbatasan kedua bersifat teknis: memori visual Genie 3 hanya memungkinkan pembuatan dan pemeliharaan skenario maksimal selama 60 detik, yang membatasi ukuran dunia yang dibuat.

Meskipun demikian, Project Genie menawarkan alat tambahan untuk bereksperimen. Pengguna dapat memodifikasi lingkungan yang telah dibuat sebelumnya, menambah atau menghapus objek, mengubah gaya visual atau menggabungkan kembali dunia yang sudah ada. Fitur ini juga mencakup mode acak yang menciptakan lingkungan dengan parameter yang tidak dapat diprediksi dan galeri untuk menjelajahi kreasi pengguna lain.

Untuk saat ini, Project Genie hanya akan tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra di Amerika Serikat. Keterbatasan ini mengurangi jangkauan awal proyek dan memposisikannya lebih sebagai platform eksperimental daripada alat untuk penggunaan massal.

Google menyatakan peluncurannya akan bertahap dan akses akan diperluas ke negara lain setelah teknologi tersebut diuji secara memadai. Menurut perusahaan, tujuannya adalah untuk memastikan stabilitas dan kualitas sebelum adopsi yang lebih luas .

Dengan Project Genie, Google memperkuat komitmennya terhadap kecerdasan buatan generatif yang diterapkan pada gim video dan lingkungan interaktif. Meskipun masih berupa prototipe dengan keterbatasan, eksperimen ini mengantisipasi masa depan di mana menciptakan dan menjelajahi dunia virtual bisa semudah mendeskripsikannya dengan kata-kata.


Editor: Aspian Nur

Google AI Luncurkan Project Genie untuk Game Video Virtual

Sabtu, 31/01/2026

(ilustrasi)

Share

Berita Terkait