Sabtu, 08/10/2022

Pamer Bokong di Dalam Stadion, Fans Klub Seri B Italia Ini Diselidiki Polisi

Sabtu, 08/10/2022

Aksi Coyote Cutee di dalam stadion markas klub Bari, mengganggu penonton lain dan melaporkannya ke polisi. (thesun)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Pamer Bokong di Dalam Stadion, Fans Klub Seri B Italia Ini Diselidiki Polisi

Sabtu, 08/10/2022

logo

Aksi Coyote Cutee di dalam stadion markas klub Bari, mengganggu penonton lain dan melaporkannya ke polisi. (thesun)

KORANKALTIM.COM – Ada-ada saja cara untuk memberikan dukungan kepada tim kesayangan, mulai dari hal yang ekstrem hingga yang diluar nalar, satu diantaranya seperti yang dilakukan model OnlyFans ini.

Dikenal dengan nama akun Coyote Cutee, wanita ini beberapa kali terlihat berpose vulgar di dalam stadion milik klub Serie B Italia Bari yaitu Stadio San Nicola.

Ulahnya itu membuat Coyote dilaporkan pihak yang tak senang dengan kelakuannya memamerkan bokong alias pantat. Saat ini kepolisian Italia sedang melakukan penyelidikan atas ulahnya.

Diketahui Coyote, pembuat konten platform dewasa itu, adalah penggemar berat Bari dan memiliki tiket musiman di Stadio San Nicola. Hanya saja saat berada di dalam stadion di kursi ekonomi, beberapa kali wanita dengan rambut merah ini berkali-kali memperlihatkan pantatnya saat pertandingan sedang berlangsung.

Dalam satu foto dia terlihat mengenakan atasan merah dan celana dalam putih sambil memegang syal Bari di tingkat atas. Sementara di foto lain dia berpose di tangga stadion dengan syal diangkat dan celana panjangnya ditarik ke bawah.

Tentang “keahliannya” itu, Coyote yang berusia 22 tahun berkata kalau dirinya memang senang kebebasan. : "Sebagai seorang wanita, saya merasa bebas untuk menunjukkan tubuh saya kapan dan bagaimana saya mau,” katanya dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (8/10/2022) hari ini. "Itu pilihan saya. Saya membuat konten untuk OnlyFans dan kemudian menjualnya. Saya melakukan semuanya sendiri. Saya tidak menganggap diri saya seorang bintang porno," ungkap Coyote.

Tak pelak pernyataannya itu membuat Coyote ibarat bola panas, karena polisi semakin dalam melakukan penyelidikan. Jika dinyatakan bersalah Coyote Cutee bisa didenda ribuan poundsterling.

Diketahui setiap pelanggan OnlyFans-nya harus membayar  £22 atau sekitar Rp400 ribu per bulan, itu artinya akun Coyote bisa mengantongi  antara £3.500 dan £4.300 atau Rp60 juta hingga Rp70 juta setiap bulannya.

Saat tidak mengerjakan konten dewasanya, Coyote Cutee mengaku belajar komunikasi digital. Meski menghadapi masalah, namun Coyote berharap bisa tetap berada di tribun stadion  Curva Nord setiap Bari bertanding karena sudah memegang tiket musiman.


Editor: Aspian Nur

Pamer Bokong di Dalam Stadion, Fans Klub Seri B Italia Ini Diselidiki Polisi

Sabtu, 08/10/2022

Aksi Coyote Cutee di dalam stadion markas klub Bari, mengganggu penonton lain dan melaporkannya ke polisi. (thesun)

Share

Berita Terkait