Ulahnya itu membuat Coyote dilaporkan pihak yang tak senang dengan kelakuannya memamerkan bokong alias pantat. Saat ini kepolisian Italia sedang melakukan penyelidikan atas ulahnya.
Diketahui Coyote, pembuat konten platform dewasa itu, adalah penggemar berat Bari dan memiliki tiket musiman di Stadio San Nicola. Hanya saja saat berada di dalam stadion di kursi ekonomi, beberapa kali wanita dengan rambut merah ini berkali-kali memperlihatkan pantatnya saat pertandingan sedang berlangsung.
Dalam satu foto dia terlihat mengenakan atasan merah dan celana dalam putih sambil memegang syal Bari di tingkat atas. Sementara di foto lain dia berpose di tangga stadion dengan syal diangkat dan celana panjangnya ditarik ke bawah.
Tentang “keahliannya” itu, Coyote yang berusia 22 tahun berkata kalau dirinya memang senang kebebasan. : "Sebagai seorang wanita, saya merasa bebas untuk menunjukkan tubuh saya kapan dan bagaimana saya mau,” katanya dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (8/10/2022) hari ini. "Itu pilihan saya. Saya membuat konten untuk OnlyFans dan kemudian menjualnya. Saya melakukan semuanya sendiri. Saya tidak menganggap diri saya seorang bintang porno," ungkap Coyote.
Tak pelak pernyataannya itu membuat Coyote ibarat bola panas, karena polisi semakin dalam melakukan penyelidikan. Jika dinyatakan bersalah Coyote Cutee bisa didenda ribuan poundsterling.
Diketahui setiap pelanggan OnlyFans-nya harus membayar £22 atau sekitar Rp400 ribu per bulan, itu artinya akun Coyote bisa mengantongi antara £3.500 dan £4.300 atau Rp60 juta hingga Rp70 juta setiap bulannya.
Saat tidak mengerjakan konten dewasanya, Coyote Cutee mengaku belajar komunikasi digital. Meski menghadapi masalah, namun Coyote berharap bisa tetap berada di tribun stadion Curva Nord setiap Bari bertanding karena sudah memegang tiket musiman.
Editor: Aspian Nur
Ulahnya itu membuat Coyote dilaporkan pihak yang tak senang dengan kelakuannya memamerkan bokong alias pantat. Saat ini kepolisian Italia sedang melakukan penyelidikan atas ulahnya.
Diketahui Coyote, pembuat konten platform dewasa itu, adalah penggemar berat Bari dan memiliki tiket musiman di Stadio San Nicola. Hanya saja saat berada di dalam stadion di kursi ekonomi, beberapa kali wanita dengan rambut merah ini berkali-kali memperlihatkan pantatnya saat pertandingan sedang berlangsung.
Dalam satu foto dia terlihat mengenakan atasan merah dan celana dalam putih sambil memegang syal Bari di tingkat atas. Sementara di foto lain dia berpose di tangga stadion dengan syal diangkat dan celana panjangnya ditarik ke bawah.
Tentang “keahliannya” itu, Coyote yang berusia 22 tahun berkata kalau dirinya memang senang kebebasan. : "Sebagai seorang wanita, saya merasa bebas untuk menunjukkan tubuh saya kapan dan bagaimana saya mau,” katanya dilansir dari laman Thesun.co.uk Sabtu (8/10/2022) hari ini. "Itu pilihan saya. Saya membuat konten untuk OnlyFans dan kemudian menjualnya. Saya melakukan semuanya sendiri. Saya tidak menganggap diri saya seorang bintang porno," ungkap Coyote.
Tak pelak pernyataannya itu membuat Coyote ibarat bola panas, karena polisi semakin dalam melakukan penyelidikan. Jika dinyatakan bersalah Coyote Cutee bisa didenda ribuan poundsterling.
Diketahui setiap pelanggan OnlyFans-nya harus membayar £22 atau sekitar Rp400 ribu per bulan, itu artinya akun Coyote bisa mengantongi antara £3.500 dan £4.300 atau Rp60 juta hingga Rp70 juta setiap bulannya.
Saat tidak mengerjakan konten dewasanya, Coyote Cutee mengaku belajar komunikasi digital. Meski menghadapi masalah, namun Coyote berharap bisa tetap berada di tribun stadion Curva Nord setiap Bari bertanding karena sudah memegang tiket musiman.