Skor akhir 3-2 untuk kemenangan Argentina jadi gambaran bagaiman ketatnya laga berlangsung dengan bintang utama adalah Lionel Messi dan kiper Cape Verde Vozinha. Meski lolos ke 16 Besar, namun Argentina harus melewati laga mendebarkan karena Cape Verde menantang juara bertahan hingga menit-menit terakhir perpanjangan waktu.
Gol penentu kemenangan Argentina dikreditkan sebagai gol bunuh diri setelah sundulan Cristian Romero membentur Diney Borges dari Tanjung Verde pada menit ke-111. Messi mencetak gol di awal waktu normal, gol Piala Dunia ke-20 dalam kariernya yang memperpanjang rekor. Lisandro Martinez mencetak gol pada menit ke-103 untuk membawa Argentina unggul 2-1.
Sidny Lopes Cabral dan Deroy Duarte mencetak gol menit 59 dan 103 untuk Cape Verde yang maana keduanya merupakan gol penyama skor yang mengejutkan para pendukung Argentina di Florida Selatan.
Argentina melaju untuk menghadapi Mesir, yang mengalahkan Australia dalam adu penalti pada laga sebelumnya dini hari tadi.
Debut Piala Dunia Cape Verde yang tak terlupakan merupakan perjalanan menakjubkan yang hanya sedikit orang di luar negara kepulauan kecil di lepas pantai barat Afrika yang dapat memprediksinya.
Berkat permainan gemilang kiper berusia 40 tahun, Vozinha, Cape Verde menjadi negara terkecil yang mencapai babak gugur, mengamankan hasil imbang yang mengejutkan melawan Spanyol dan Uruguay serta melawan Arab Saudi untuk lolos tanpa kemenangan dari fase penyisihan grup.
“Seperti yang telah kami perlihatkan berkali-kali dan seperti yang juga sudah saya katakan berkali-kali, tim ini selalu berjuang,” kata Messi usai pertandingan. “Dan kami berjuang hingga akhir,” ucapnya.
Editor: Aspian Nur