Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Borneo FC Samarinda mengawali kiprahnya di AFC Challenge League 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Yangon United di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam tadi.

Penulis : M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Borneo FC Samarinda mengawali kiprahnya di AFC Challenge League 2026 dengan kemenangan 2-0 atas Yangon United di Stadion Segiri, Samarinda, Minggu (18/10/2026) malam tadi.
Dua gol Pesut Etam dicetak Iago Mendonca pada menit ke-53 dan Moussa Diarra pada menit ke-80. Kemenangan ini menjadi modal positif Borneo FC dalam persaingan kompetisi antarklub kasta ketiga Asia tersebut.
Head Coach Borneo FC Mauro Jeronimo mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga performa di tengah jadwal padat dan perjalanan panjang. Menurutnya, tim membutuhkan pengelolaan kondisi fisik yang baik untuk menghadapi dua pertandingan dalam waktu berdekatan.
Meski meraih kemenangan, Mauro menilai penyelesaian akhir masih perlu dibenahi. Borneo FC memiliki sejumlah peluang pada babak pertama, tetapi baru mampu memecah kebuntuan setelah turun minum. “Kami memiliki setidaknya empat atau lima peluang bagus untuk mencetak gol. Terkadang, penyelesaian akhir juga berkaitan dengan aspek mental dan kecemasan karena kami ingin mencetak gol di kandang sendiri,” ujar Mauro.
Peningkatan produktivitas gol hanya bisa dicapai melalui kerja keras dan evaluasi berkelanjutan. Sementara itu Moussa Diarra yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja seluruh tim. “Tim, pelatih, staf, semua orang membutuhkan kemenangan ini. Saya tidak ingin berbicara tentang diri saya, karena kami memiliki tim yang sangat bagus,” kata Diarra.
Seharusnya Borneo FC menjalani tiga laga di fase grup D ini, namun setelah mundurnya One Taguig FC dari Filipina, Grup D hanya dihuni oleh tiga tim sehingga Borneo FC memainkan dua pertandingan di fase grup dan akan kembali berlaga 21 Oktober hari Rabu lusa malam hari di stadion yang sama menghadapi Tainan City FC.
Editor: Aspian Nur
Dua gol Pesut Etam dicetak Iago Mendonca pada menit ke-53 dan Moussa Diarra pada menit ke-80. Kemenangan ini menjadi modal positif Borneo FC dalam persaingan kompetisi antarklub kasta ketiga Asia tersebut.
Head Coach Borneo FC Mauro Jeronimo mengapresiasi kerja keras para pemain yang mampu menjaga performa di tengah jadwal padat dan perjalanan panjang. Menurutnya, tim membutuhkan pengelolaan kondisi fisik yang baik untuk menghadapi dua pertandingan dalam waktu berdekatan.
Meski meraih kemenangan, Mauro menilai penyelesaian akhir masih perlu dibenahi. Borneo FC memiliki sejumlah peluang pada babak pertama, tetapi baru mampu memecah kebuntuan setelah turun minum. “Kami memiliki setidaknya empat atau lima peluang bagus untuk mencetak gol. Terkadang, penyelesaian akhir juga berkaitan dengan aspek mental dan kecemasan karena kami ingin mencetak gol di kandang sendiri,” ujar Mauro.
Peningkatan produktivitas gol hanya bisa dicapai melalui kerja keras dan evaluasi berkelanjutan. Sementara itu Moussa Diarra yang dinobatkan sebagai pemain terbaik pertandingan menegaskan kemenangan tersebut merupakan hasil kerja seluruh tim. “Tim, pelatih, staf, semua orang membutuhkan kemenangan ini. Saya tidak ingin berbicara tentang diri saya, karena kami memiliki tim yang sangat bagus,” kata Diarra.

Seharusnya Borneo FC menjalani tiga laga di fase grup D ini, namun setelah mundurnya One Taguig FC dari Filipina, Grup D hanya dihuni oleh tiga tim sehingga Borneo FC memainkan dua pertandingan di fase grup dan akan kembali berlaga 21 Oktober hari Rabu lusa malam hari di stadion yang sama menghadapi Tainan City FC.
Editor: Aspian Nur








Pusat gempa berada di laut 56 km utara Ruteng
18 Okt 2026, 15:02:46 WIB • Kedalaman 5 km
Gempa ini dirasakan untuk diteruskan pada masyarakat
Sumber: BMKG