KONI Kaltim bersama Panitia Besar (PB) Porprov berencana meminta izin kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) agar jalur tersebut bisa digunakan selama kompetisi berlangsung.
Sekretaris KONI Kaltim, Abul Muis mengatakan bahwa mobilisasi atlet, pelatih, ofisial, dan rombongan dari berbagai kabupaten/kota menjadi perhatian penyelenggara, mengingat seluruh kontingen harus menyesuaikan perjalanan dengan jadwal pertandingan yang tersebar di lokasi penyelenggaraan
Menurutnya, langkah ini perlu melakukan pengajuan surat resmi kepada Otorita IKN. Maka dari itu, penyelenggara ingin mengetahui kemungkinan penggunaan jalur tersebut sekaligus memperoleh kejelasan mengenai persyaratan pengaturan kendaraan, dan aspek keselamatan yang harus dipenuhi.
Sekretaris KONI Kaltim, Abdul Muis menyampaikan bahwa jalur alternatif yang lebih efisien akan membantu perjalanan kontingen menuju Paser. Pasalnya, penggunaannya tetap harus mengikuti ketentuan dari pihak yang memiliki kewenangan atas akses tersebut.
“Prinsipnya, kami ingin perjalanan atlet dan ofisial menuju Paser bisa lebih efisien. Karena itu, KONI Kaltim akan bersurat kepada Otorita IKN untuk meminta agar akses tersebut dapat dimanfaatkan selama Porprov, tentu dengan mengikuti ketentuan yang berlaku,” paparnya.
Salah satu skema yang dapat dibahas yakni penggunaan stiker khusus pada kendaraan kontingen. Muis menilai, dengan adanya penanda, maka akan memudahkan petugas mengenali kendaraan yang membawa atlet maupun ofisial selama pelaksanaan Porprov. Namun, pihaknya saat ini masih perlu membicarakan teknis pelaksanaannya bersama Otorita IKN serta pihak terkait.
KONI Kaltim bersama Panitia Besar (PB) Porprov berencana meminta izin kepada Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) agar jalur tersebut bisa digunakan selama kompetisi berlangsung.
Sekretaris KONI Kaltim, Abul Muis mengatakan bahwa mobilisasi atlet, pelatih, ofisial, dan rombongan dari berbagai kabupaten/kota menjadi perhatian penyelenggara, mengingat seluruh kontingen harus menyesuaikan perjalanan dengan jadwal pertandingan yang tersebar di lokasi penyelenggaraan
Menurutnya, langkah ini perlu melakukan pengajuan surat resmi kepada Otorita IKN. Maka dari itu, penyelenggara ingin mengetahui kemungkinan penggunaan jalur tersebut sekaligus memperoleh kejelasan mengenai persyaratan pengaturan kendaraan, dan aspek keselamatan yang harus dipenuhi.
Sekretaris KONI Kaltim, Abdul Muis menyampaikan bahwa jalur alternatif yang lebih efisien akan membantu perjalanan kontingen menuju Paser. Pasalnya, penggunaannya tetap harus mengikuti ketentuan dari pihak yang memiliki kewenangan atas akses tersebut.
“Prinsipnya, kami ingin perjalanan atlet dan ofisial menuju Paser bisa lebih efisien. Karena itu, KONI Kaltim akan bersurat kepada Otorita IKN untuk meminta agar akses tersebut dapat dimanfaatkan selama Porprov, tentu dengan mengikuti ketentuan yang berlaku,” paparnya.
Salah satu skema yang dapat dibahas yakni penggunaan stiker khusus pada kendaraan kontingen. Muis menilai, dengan adanya penanda, maka akan memudahkan petugas mengenali kendaraan yang membawa atlet maupun ofisial selama pelaksanaan Porprov. Namun, pihaknya saat ini masih perlu membicarakan teknis pelaksanaannya bersama Otorita IKN serta pihak terkait.