Tak hanya uang tunai, rombongan juga membawa berbagai bantuan kebutuhan dasar, mulai dari sembako, logistik, pakaian layak pakai, hingga bahan permakanan dan perlengkapan lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musibah.
Bantuan tersebut menurut Sugeng merupakan hasil kepedulian masyarakat yang dihimpun melalui semangat kebersamaan dan aksi kemanusiaan. Penggalangan dana melibatkan warga, relawan serta partisipasi masyarakat yang melintas di wilayah Desa Bukit Pariaman.
“Kami dari Pemerintah Desa Bukit Pariaman bersama seluruh relawan dan partisipan New Pujangga Musik bersinergi dalam kegiatan bakti sosial ini. Ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan kami terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah kebakaran beberapa hari lalu,” kata Sugeng.
Apresiasi diberikan kepada seluruh masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban. Menurutnya, besarnya bantuan yang terkumpul merupakan bukti bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih kuat di tengah masyarakat.
“Sedikit rezeki yang kami sisihkan bersama masyarakat, termasuk pengguna jalan yang melintas di Desa Bukit Pariaman, mudah-mudahan membawa berkah, rahmat dan manfaat bagi saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah,” ujarnya.
Kepedulian terhadap korban kebakaran tidak berhenti pada penyerahan bantuan dari Desa Bukit Pariaman..
“Kami berharap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan hati. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan,” ucapnya.
Sementara Muhamad Hafiz menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bukit Pariaman, para relawan dan seluruh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warganya.
“Atas nama seluruh korban kebakaran Kelurahan Melayu, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Bukit Pariaman beserta relawan, serta masyarakat Samarinda dan masyarakat luas yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada kami,” ucap Hafiz.
Ia berharap semangat gotong royong seperti ini terus terpelihara dan menjadi kekuatan bersama ketika masyarakat menghadapi musibah.
“Kami berharap kegiatan kegotongroyongan ini senantiasa bisa kita jaga bersama. Semoga rezeki yang telah disisihkan untuk membantu warga kami dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Mari kita doakan bersama agar seluruh korban diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Aksi kemanusiaan Pemdes Bukit Pariaman bersama warga dan relawan tersebut menjadi gambaran bahwa solidaritas tidak dibatasi jarak maupun wilayah administrasi. Di tengah musibah yang menimpa Kelurahan Melayu, kepedulian dari berbagai pihak menjadi dukungan penting bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
“Semangat berbagi ini diharapkan terus tumbuh, sehingga masyarakat yang terdampak tidak merasa berjalan sendiri dalam melewati masa sulit setelah kebakaran,” kata Hafiz.
Editor: Aspian Nur
Tak hanya uang tunai, rombongan juga membawa berbagai bantuan kebutuhan dasar, mulai dari sembako, logistik, pakaian layak pakai, hingga bahan permakanan dan perlengkapan lainnya untuk membantu memenuhi kebutuhan warga yang terdampak musibah.
Bantuan tersebut menurut Sugeng merupakan hasil kepedulian masyarakat yang dihimpun melalui semangat kebersamaan dan aksi kemanusiaan. Penggalangan dana melibatkan warga, relawan serta partisipasi masyarakat yang melintas di wilayah Desa Bukit Pariaman.
“Kami dari Pemerintah Desa Bukit Pariaman bersama seluruh relawan dan partisipan New Pujangga Musik bersinergi dalam kegiatan bakti sosial ini. Ini merupakan wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan kami terhadap saudara-saudara yang tertimpa musibah kebakaran beberapa hari lalu,” kata Sugeng.
Apresiasi diberikan kepada seluruh masyarakat yang telah menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu korban. Menurutnya, besarnya bantuan yang terkumpul merupakan bukti bahwa semangat berbagi dan gotong royong masih kuat di tengah masyarakat.
“Sedikit rezeki yang kami sisihkan bersama masyarakat, termasuk pengguna jalan yang melintas di Desa Bukit Pariaman, mudah-mudahan membawa berkah, rahmat dan manfaat bagi saudara-saudara kita yang saat ini tertimpa musibah,” ujarnya.
Kepedulian terhadap korban kebakaran tidak berhenti pada penyerahan bantuan dari Desa Bukit Pariaman..
“Kami berharap saudara-saudara kita yang tertimpa musibah diberikan ketabahan, kesabaran dan kekuatan hati. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi masyarakat yang sedang menghadapi cobaan,” ucapnya.
Sementara Muhamad Hafiz menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Bukit Pariaman, para relawan dan seluruh masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian terhadap warganya.
“Atas nama seluruh korban kebakaran Kelurahan Melayu, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada Kepala Desa Bukit Pariaman beserta relawan, serta masyarakat Samarinda dan masyarakat luas yang telah memberikan bantuan dan perhatian kepada kami,” ucap Hafiz.
Ia berharap semangat gotong royong seperti ini terus terpelihara dan menjadi kekuatan bersama ketika masyarakat menghadapi musibah.
“Kami berharap kegiatan kegotongroyongan ini senantiasa bisa kita jaga bersama. Semoga rezeki yang telah disisihkan untuk membantu warga kami dibalas berlipat ganda oleh Allah SWT. Mari kita doakan bersama agar seluruh korban diberikan ketabahan dan kesabaran dalam menghadapi cobaan ini,” tuturnya.
Aksi kemanusiaan Pemdes Bukit Pariaman bersama warga dan relawan tersebut menjadi gambaran bahwa solidaritas tidak dibatasi jarak maupun wilayah administrasi. Di tengah musibah yang menimpa Kelurahan Melayu, kepedulian dari berbagai pihak menjadi dukungan penting bagi warga untuk bangkit dan menata kembali kehidupan mereka.
“Semangat berbagi ini diharapkan terus tumbuh, sehingga masyarakat yang terdampak tidak merasa berjalan sendiri dalam melewati masa sulit setelah kebakaran,” kata Hafiz.