Selasa, 29/09/2026
Selasa, 29/09/2026
Selasa, 29/09/2026

KORANKALTIM.COM - Setelah melewati dua laga dengan hasil mengecewakan, sekali kalah dan satu kali imbang, Roberto Mancini akhirnya meraih kemenangan perdana bersama timnas Italia dari ajang UEFA Nations League Grup A. Sementara Zinedine Zidane mendapatkan hasil manis kedua berupa kemenangan dari ajang yang sama Selasa (29/9/2026) dini hari tadi.
Bertanding di Matlı Stadyumu Atatürk Spor Kompleksi Istanbul, Turki, Roberto Mancini membawa anak asuhnya meraih kemenangan telak 1-4 dari tuan rumah Turki.
Alessandro Bastoni membawa Gli Azzurri unggul pada menit kesembilan lewat sundulan, digandakan Davide Frattesi menit ke-22 dan Michael Kayode menit 27.
Turki yang dilatih oleh mantan penyerang Italia Vincenzo Montella, disoraki oleh para pendukungnya saat turun minum karena mereka terus menunjukkan performa buruk sejak Piala Dunia 2026 dimana mereka tersingkir di babak penyisihan grup.
Tuan rumah memang berhasil memperkecil ketertinggalan di awal babak kedua saat Baris Alper Yilmaz mencetak gol internasional keenamnya menit 47, namun pertahanan yang lemah kembali menjadi biang keladi kekalahan mereka saat tim tamu dengan cepat memulihkan keunggulan mereka pada menit ke-50 sundulan Francesco Pio Esposito.
Roberto Mancini, pelatih berusia 61 tahun itu ditunjuk untuk kedua kalinya bulan lalu setelah Gennaro Gattuso mundur pada bulan April, ketika Azzurri gagal lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya berturut-turut.
Mancini sebelumnya pernah melatih Italia dari 2018 hingga 2023 dan menjuarai Euro 2020 setelah mengalahkan Inggris di final di Wembley.
Ia mengalami kekecewaan pada laga pertamanya setelah kembali, yakni kekalahan kandang dari Belgia pada hari Jumat, yang memicu pertanyaan apakah kegagalan lolos ke Piala Dunia masih membayangi tim nasional.
Namun, penampilan kali ini jauh lebih baik karena Italia langsung unggul tiga gol di babak pertama.
Italia memang pantas meraih kemenangan berkat penampilan mengesankan di babak pertama, namun lawatan ke markas Prancis yang memimpin Grup 1 fase grup 3 Oktober mendatang akan memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai seberapa banyak pekerjaan yang masih harus dilakukan oleh Mancini dan anak asuhnya untuk mengembalikan Italia ke jajaran negara-negara sepak bola elite.
“Tim bermain dengan baik,” kata Mancini tak lama setelah peluit akhir berbunyi. “Mereka semua tampil luar biasa. Selamat untuk para pemain; saya senang untuk mereka. Mereka bermain sangat baik selama 60 menit, lalu sedikit melemah. Ini adalah pertandingan yang sulit. Sekarang kami perlu memulihkan tenaga sebelum berangkat ke Paris,” tegasnya.
Pio Esposito, yang untuk pertama kalinya bermain bersama saudaranya, Sebastiano, mendedikasikan gol keenamnya untuk Italia kepada seseorang yang istimewa: “Ini untuk nenek saya, yang sedang mengalami masa-masa sulit. Sangat indah bisa bermain untuk negara sendiri," ujarnya.
Pada laga lain di Stade Roi Baudouin Brussels, Belgia, gol solo luar biasa Michael Olise di menit-menit akhir memastikan kemenangan Prancis atas Belgia 0-1 sehingga tim asuhan Zinedine Zidane berhasil meraih dua kemenangan dari dua pertandingan di Nations League.
Pelatih Les Bleus, Zidane, yang memimpin pertandingan keduanya sebagai pelatih, melakukan sembilan pergantian pemain dibandingkan dengan susunan pemain saat mengalahkan Turki pekan lalu namun harus mengandalkan pemain cadangan untuk menembus pertahanan Belgia yang tangguh di Brussel.
Pemain sayap Bayern Munich, Olise, mengontrol bola dengan bahunya di wilayah pertahanannya sendiri, lalu melancarkan serangan brilian, berlari kencang ke depan lapangan dan mengelabui seorang bek sebelum dengan tenang mencetak gol ke sudut bawah gawang pada menit ke-88.
"Saya pikir kami mendominasi dan mengingat keseluruhan pertandingan, cukup logis kami berhasil mencetak gol itu. Bisa saja hasilnya berbeda karena mungkin kami sedikit menurun di babak kedua, tetapi itu cukup normal. Kami melakukan sembilan perubahan, beberapa pemain saya melakukan debut untuk tim nasional Prancis dan semua orang terlibat. Itulah yang ingin saya lihat dari tim saya. Setiap orang harus merasa mereka akan memberikan kontribusi sesuatu pada suatu saat," kata Zinedine Zidane kepada TF1.
Editor: Aspian Nur
Selasa, 29/09/2026
TERPOPULER