Rabu, 08/07/2026

Swiss Tinggalkan Vancouver dengan Kebanggaan

Rabu, 08/07/2026

Kegembiraan di akhir drama adu penalti usai Vargas memastikan langkah Swiss ke 8 Besar menyingkirkan Kolombia. (Foto: Gettyimages)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Swiss Tinggalkan Vancouver dengan Kebanggaan

Rabu, 08/07/2026

logo

Kegembiraan di akhir drama adu penalti usai Vargas memastikan langkah Swiss ke 8 Besar menyingkirkan Kolombia. (Foto: Gettyimages)

KORANKALTIM.COM - Ruben Vargas berhasil mencetak gol dari tendangan penalty dan Swiss melaju ke perempat final Piala Dunia 2026 hasil kemenangan 4-3 melalui adu penalti atas Kolombia setelah pertandingan berakhir imbang tanpa gol Rabu (8/7/2026) pagi tadi di BC Place Vancouver, Kanada.

Kemenangan yang membuat Swiss akan menghadapi juara bertahan Argentina Minggu (12/7/2026) nanti di Arrowhead Stadium, Kansas City, Missouri. Albiceleste sebelumnya mengalahkan Mesir 3-2 pada hari yang sama.

Presiden FIFA Gianni Infantino turut hadir di BC Place, di mana stadion penuh sesak oleh penonton yang sebagian besar mengenakan pakaian kuning untuk mendukung Kolombia.

Kolombia gagal lolos ke Piala Dunia terakhir pada tahun 2022. Tim ini pernah mencapai perempat final pada turnamen tahun 2014 di Brasil, mengalahkan Uruguay di babak 16 besar sebelum kalah 1-2 dari tuan rumah.

Swiss berhasil mencapai babak 16 besar dalam tiga edisi Piala Dunia terakhir, namun gagal melaju lebih jauh saat turnamen masih diikuti oleh 32 tim.

Pertandingan berlangsung sengit antara dua tim dengan gaya permainan yang kontras; Swiss mengusung pendekatan yang lebih terorganisir, sementara Kolombia lebih berorientasi pada serangan. Swiss sedikit lebih unggul dalam penguasaan bola.

Manzambi, gelandang berusia 20 tahun yang bermain untuk klub Jerman Freiburg, telah mencetak tiga gol di Piala Dunia dan menjadi bintang yang mencuri perhatian dalam turnamen tersebut. Swiss juga tidak diperkuat oleh Luca Jaquez dan gelandang Michel Aebischer.

Kolombia dan Swiss juga pernah bertemu di fase grup Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, di mana tim asal Amerika Selatan tersebut menang dengan skor 2-0.

Kanada pun mengucapkan selamat tinggal pada Piala Dunia saat Vancouver menjadi tuan rumah bagi pertandingan terakhir negara tersebut di turnamen ini. Ini adalah pertandingan ketujuh yang digelar di BC Place, di mana enam laga sebelumnya telah menghasilkan total 23 gol.

Pertandingan kali ini sangatlah berbeda. Swiss telah tampil dalam tiga dari pertandingan-pertandingan tersebut; mereka mengalahkan tuan rumah bersama Kanada dan Aljazair sebelum laga ini, setelah bangkit dari hasil imbang yang mengejutkan saat melawan Qatar di laga pembuka.

Meskipun tim Swiss mungkin merasa seperti bermain di kandang sendiri saat berada di Vancouver, para pendukung mereka sudah terbiasa kalah jumlah secara signifikan setelah menghadapi Kanada dan kemudian tim Kolombia yang didukung oleh lautan suporter berbaju kuning.

Sudah 12 tahun berlalu sejak James Rodriguez tampil memukau di Piala Dunia 2014—saat Kolombia mencapai perempat final untuk satu-satunya kalinya dan mantan pemain Real Madrid itu masih berlaga di usia 34 tahun, mencatatkan penampilan ke-131 yang memecahkan rekor bagi negaranya.

Rodriguez terlibat dalam momen-momen menjanjikan bagi Kolombia, meskipun jumlahnya sangat terbatas; namun, ia gagal menghadirkan sentuhan kreatif untuk memecah kebuntuan sebelum akhirnya kehabisan tenaga dan digantikan pada menit ke-66.

Editor: Aspian Nur

Swiss Tinggalkan Vancouver dengan Kebanggaan

Rabu, 08/07/2026

Kegembiraan di akhir drama adu penalti usai Vargas memastikan langkah Swiss ke 8 Besar menyingkirkan Kolombia. (Foto: Gettyimages)

Share

Berita Terkait