Senin, 06/07/2026
Senin, 06/07/2026
Wakil Ketua KONI Kaltim, Dandri Dauri. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)
Senin, 06/07/2026

Wakil Ketua KONI Kaltim, Dandri Dauri. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)
Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, SAMARINDA – Pengurus baru KONI Kalimantan Timur (Kaltim) bergerak cepat mematangkan persiapan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-VIII di Kabupaten Paser, pada 14 hingga 27 November 2026.
Salah satu fokus utama adalah membenahi sistem keabsahan atlet melalui pembentukan perangkat baru sekaligus penerapan sistem pendaftaran berbasis digital.
Wakil Ketua Umum KONI Kaltim, Dandri Dauri, mengatakan pembahasan mengenai kesiapan Porprov menjadi salah satu agenda penting dalam rapat pleno pengurus.
Menurutnya, waktu persiapan yang semakin singkat membuat seluruh tahapan harus dipercepat agar pelaksanaan pesta olahraga tingkat provinsi itu berjalan sesuai rencana.
“Kurang lebih tinggal empat bulan lagi menuju Porprov. Karena itu kami langsung melakukan pembenahan terhadap perangkat yang berkaitan dengan pelaksanaan, sehingga persiapannya tidak terkesan kejar tayang,” ujarnya, Senin (6/7/2026).
Lanjutnya, KONI Kaltim telah melakukan penyegaran terhadap Dewan Keabsahan, Dewan Hakim, dan Wasit Pengawas (Wasrah). Tim baru tersebut disiapkan untuk mengawal seluruh proses administrasi hingga pelaksanaan pertandingan.
Menurut Dandri, Dewan Keabsahan telah diperkuat sekitar 14 personel yang didukung staf sekretariat KONI Kaltim agar proses verifikasi atlet dapat berjalan lebih cepat dan akurat.
Selain memperkuat sumber daya manusia, KONI Kaltim juga mengubah mekanisme pendaftaran atlet dengan memanfaatkan aplikasi digital. Melalui sistem tersebut, seluruh data atlet dari kabupaten dan kota akan terintegrasi dalam satu portal.
Ia menilai sistem digital akan memudahkan proses pemeriksaan administrasi sekaligus mencegah munculnya persoalan atlet ganda yang selama ini kerap memicu sengketa menjelang pertandingan.
“Kalau ada satu atlet didaftarkan oleh dua kabupaten atau kota, sistem akan langsung mendeteksinya. Jadi persoalan bisa diselesaikan lebih awal tanpa mengganggu persiapan atlet,” jelasnya.
Dandri menegaskan inovasi tersebut dilakukan agar proses administrasi lebih transparan dan tidak lagi menimbulkan perdebatan berkepanjangan yang justru merugikan atlet.
Ia berharap seluruh KONI kabupaten dan kota segera mempersiapkan dokumen serta menginput data atlet setelah sistem pendaftaran resmi dibuka, sehingga proses verifikasi dapat berjalan tepat waktu.
“Kami ingin semua daerah siap ketika pendaftaran dibuka. Dengan sistem ini kami berharap administrasi lebih tertib, proses verifikasi lebih cepat, dan pelaksanaan Porprov nanti berjalan lebih baik,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Senin, 06/07/2026
Wakil Ketua KONI Kaltim, Dandri Dauri. (Foto: Rafik/Korankaltim.com)
TERPOPULER