Sabtu, 06/06/2026

Putus Catatan Buruk 38 Tahun, Ranking Poin FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik

Sabtu, 06/06/2026

Kiper Indonesia Emil Audero menepis tendangan penalti pemain Oman pada uji coba malam tadi. (bola.net)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Putus Catatan Buruk 38 Tahun, Ranking Poin FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik

Sabtu, 06/06/2026

logo

Kiper Indonesia Emil Audero menepis tendangan penalti pemain Oman pada uji coba malam tadi. (bola.net)

KORANKALTIM.COM - Putus sudah catatan kelam selama 38 tahun tim nasional sepak bola Indonesia setiap bersua Oman. Di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (5/6/2026) malam tadi, secara meyakinkan skuat Garuda menang 3-0 dari tamu mereka itu dalam FIFA Match Day. 

Indonesia terakhir kali mengalahkan Oman terjadi pada ajang King's Cup 1988 di Thailand. Saat itu Garuda juga menang dengan skor identik, 3-0. 

Kemenangan di SUGBK sekaligus mengakhiri catatan buruk Indonesia dalam empat pertemuan terakhir melawan Oman yang berakhir dengan tiga kekalahan dan satu hasil imbang. Secara keseluruhan, rekor pertemuan kedua tim kini menjadi lebih seimbang dengan catatan tiga kemenangan Indonesia, dua hasil imbang, dan tiga kemenangan Oman.

Pada pertandingan malam tadi, Tim Merah Putih memimpin 2-0 di babak pertama berkat gol Justin Hubner menit 13  dan Ole Romeny menit 28. Ragnar Oratmangoen menutup gol tuan rumah menit 56. 

Tim tamu sempat mendapat kesempatan untuk memperkecil ketinggalan di menit ke-38 setelah Justin Hubner melanggar Amjad Abdullah di kotak penalti. Hatem Sultan yang menjadi algojo gagal menunaikan tugasnya setelah tembakannya berhasil ditepis oleh kiper Emil Audero. Bola liar dengan cepat dibuang oleh Elkan Baggott.

Tak sekadar menang, Indonesia juga mendapatkan tambahan 6,56 poin FIFA sekaligus mendongkrak posisi tim asuhan John Herdman empat tingkat ke peringkat 118 dunia. Sebelumnya, Indonesia menempati posisi ke-122.

"Kami harus tetap rendah hati, melupakan kemenangan ini dan fokus pada pertandingan berikutnya," kata Herdman pada jumpa pers pascapertandingan melansir dari Antaranews Sabtu (6/6/2026) hari ini.

Laga berikutnya Indonesia adalah menghadapi Mozambik di tempat sama pada Selasa (9/6/2026) malam pukul 21.00 WITA. Indonesia mengincar kemenangan untuk terus berkembang sebagai tim yang memperbaiki peringkat FIFA.

Herdman mengatakan kualitas permainan timnya tidak sempurna, namun pada berhasil mengontrol laga melawan Oman. "Kami akan terus berkembang, terus berusaha, dan berharap para suporter terus datang mendukung pertandingan kami pada hari Selasa nanti. Semoga jumlahnya lebih banyak lagi," kata pelatih asal Inggris itu.

Herdman berharap timnya melanjutkan hal-hal positif dari pertandingan ini dan pada saat yang sama memperbaiki yang kurang. 

Secara terbuka Herdman memuji penampilan Emil Audero. "Ketika seorang kiper melakukan penyelamatan saat tim unggul 2-0, itu adalah penyelamatan yang sangat penting karena gol berikutnya bisa mengubah momentum pertandingan dengan sangat cepat," sebut Herdman.

Herdman memuji kemampuan Emil dari kualitasnya sebagai penjaga gawang yang tidak hanya piawai menepis tembakan lawan, namun juga sangat baik dalam mendistribusikan bola.

"Tetapi yang saya lihat adalah kemampuannya mengontrol permainan dengan kakinya dan bagaimana dia menjadi titik awal serangan-serangan kami," ungkapnya.

Tapi Herdman tak melihat Emil sebagai penampil terbaik karena semua pemain berjasa pada kemenangan meyakinkan Indonesia atas Oman. "Saya melihat sebagian besar pemain kami benar-benar mendorong diri mereka hingga batas maksimal. Dan itu yang selalu saya minta: memberikan usaha terbaik," ucap pelatih berusia 50 tahun tersebut.

Emil Audero sendiri mengatakan tetap fokus adalah kunci yang membuatnya tampil apik menghadapi Oman. “Mengenai penyelamatan penalti itu sendiri, bagi saya yang paling penting adalah tetap fokus dan tetap berada dalam permainan,” kata Emil.

Kiper yang musim ini dipinjamkan Como ke Cremonese itu menyebut penampilannya tak lepas dari kerja keras pemain-pemain lain.  “Kami sebagai unit pertahanan, melakukan pekerjaan yang sangat baik,” kata kiper berusia 29 tahun itu. “Saya bisa membantu mereka, tetapi mereka juga berkali-kali membantu saya,” tutup dia. 


Editor: Aspian Nur

Putus Catatan Buruk 38 Tahun, Ranking Poin FIFA Timnas Indonesia Langsung Naik

Sabtu, 06/06/2026

Kiper Indonesia Emil Audero menepis tendangan penalti pemain Oman pada uji coba malam tadi. (bola.net)

Share

Berita Terkait