Dalam forum tertinggi organisasi olahraga di tingkat provinsi tersebut, Rusdi menegaskan pentingnya menjaga semangat persatuan dan kebersamaan guna mempertahankan prestasi olahraga Kaltim menuju ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) mendatang.
Musorprov KONI Kaltim 2026 mengusung tema “Pondasi Kaltim Sukses Menuju Generasi Emas” dengan subtema “Bangkit, Bersatu, Berprestasi Menuju PON yang Akan Datang Tahun 2028 di Nusa Tenggara”.
Tema tersebut menjadi refleksi komitmen seluruh insan olahraga untuk terus meningkatkan kualitas pembinaan atlet dan prestasi daerah di tingkat nasional.
Rusdi dalam sambutannya menyampaikan, apresiasi yang tinggi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov ) Kaltim, atas dukungan yang selama ini diberikan kepada dunia olahraga.
“Dukungan moral dan anggaran yang diberikan selama ini menjadi napas utama bagi para atlet, untuk terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional,” ujar Rusdi.
Ucapan terima kasih juga disampaikan kepada berbagai pihak yang selama ini menjadi mitra strategis KONI Kaltim, termasuk Diaspora Kaltim, serta seluruh pengurus cabor, yang telah bekerja keras melakukan pembinaan atlet di berbagai daerah.
Menurutnya, keberhasilan olahraga Kaltim selama beberapa tahun terakhir, tidak terlepas dari dedikasi para pengurus cabor yang tanpa lelah membina atlet, hingga mampu mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.
“Terima kasih kepada seluruh ketua cabang olahraga yang telah bekerja keras membina atlet tanpa mengenal lelah. Prestasi yang diraih Kaltim adalah hasil kerja bersama seluruh insan olahraga,” kata Rusdi.
Pada kesempatan tersebut, Rusdi juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh jajaran pengurus KONI Kaltim periode 2022–2026 yang telah mendampinginya selama masa kepemimpinan. Ia mengakui, empat tahun terakhir bukanlah perjalanan yang mudah. Berbagai tantangan dan dinamika organisasi harus dihadapi bersama.
Namun berkat kekompakan seluruh pengurus, KONI Kaltim mampu mempertahankan reputasi Kaltim sebagai salah satu barometer olahraga nasional di luar Pulau Jawa.
“Hari ini masa bakti saya sebagai Ketua Umum KONI Kaltim akan berakhir. Seperti pepatah mengatakan, setiap masa ada orangnya dan setiap orang ada masanya. Kini saatnya saya menyerahkan estafet kepemimpinan kepada ketua umum terpilih untuk periode 2026–2030,” ungkapnya.
Dalam suasana yang penuh emosional, Rusdi juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh insan olahraga prestasi Kaltim apabila selama masa kepemimpinannya masih terdapat kekurangan maupun target yang belum sepenuhnya tercapai.
“Saya menyadari selama memimpin tentu terdapat kekurangan, kehilafan, maupun target yang belum sepenuhnya tercapai. Dari lubuk hati yang paling dalam, saya memohon maaf kepada seluruh insan olahraga prestasi Kaltim,” imbuhnya. “Segala keberhasilan adalah milik kita bersama, namun segala kekurangan adalah tanggung jawab saya secara pribadi,” tutup Rusdi.
Editor: Aspian Nur