Dalam sambutannya, Seno Aji menyampaikan apresiasi terhadap kepengurusan KONI Kaltim periode sebelumnya di bawah kepemimpinan Rusdiansyah Aras.
Berbagai capaian yang telah diraih menjadi bukti nyata kerja keras seluruh jajaran pembina dan atlet olahraga di Kaltim. Pencapaian pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua, di mana Kaltim berhasil menempati peringkat ketujuh dengan perolehan sekitar 25 medali emas diapresiasi Seno, terlebih pada PON XXI/2024 di Aceh–Sumut, jumlah medali emas meningkat menjadi 29 emas. Meski demikian, peringkat Kaltim turun ke posisi kedelapan.
“Peningkatan perolehan emas ini menunjukkan adanya kemajuan. Walaupun peringkat sedikit menurun tidak boleh patah semangat karena ini adalah hasil kerja keras yang patut dibanggakan,” papar Seno.
Seno juga memberikan apresiasi kepada jajaran pengurus KONI Kaltim, termasuk Ketua KONI Kaltim periode 2022–2026 serta Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim Rasman Rading yang diharapkan dapat melanjutkan penguatan pembinaan olahraga di daerah.
Seno juga menyinggung pentingnya kesinambungan kepemimpinan dan kerja sama antara pemerintah daerah dan KONI, dalam meningkatkan prestasi olahraga di Kaltim.
Musorprov KONI Kaltim 2026 ini juga menjadi forum penting untuk memilih ketua KONI Kaltim yang baru serta merumuskan arah kebijakan pembinaan olahraga ke depan.
Target jangka panjang Kaltim untuk menembus lima besar nasional pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 di Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Bahkan, secara lebih optimistis, Kaltim diharapkan dapat bersaing menuju tiga besar. “Kita harus bersaing dengan provinsi lain yang juga mempersiapkan atletnya secara serius. Karena itu, kita perlu strategi yang lebih kuat dan terarah,” ucap Seno.
Dia juga menekankan pentingnya efisiensi anggaran dalam pembinaan olahraga, tanpa mengurangi kualitas pembinaan atlet. Pengurus KONI yang baru harus mampu mengelola program secara efektif dan tepat sasaran.
Pemprov Kaltim juga berkomitmen untuk terus mendukung pengembangan fasilitas olahraga. Satu diantara rencana yang disampaikan adalah peningkatan dan perbaikan sarana olahraga, termasuk kolam renang di kawasan Stadion Palaran yang dinilai berpotensi besar dalam melahirkan atlet berprestasi, khususnya di cabang olahraga renang.
“Fasilitas latihan yang memadai sangat penting untuk meningkatkan prestasi. Kita akan terus mendorong perbaikan sarana olahraga di Kaltim,” ujarnya.
Seno Aji mengajak seluruh peserta Musorprov untuk menjaga persatuan dan mengesampingkan perbedaan demi kemajuan olahraga Kaltim. “Mari jadikan Musorprov ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan fokus membangun prestasi olahraga Kaltim,” tutup Seno.
Editor: Aspian Nur