Senin, 30/12/2024

Terowongan Samarinda Nyaris Rampung, Pemkot Bersiap untuk Pelebaran Jalan

Senin, 30/12/2024

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Dok Humas)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Terowongan Samarinda Nyaris Rampung, Pemkot Bersiap untuk Pelebaran Jalan

Senin, 30/12/2024

logo

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Dok Humas)

Penulis: */Ainur Rofiah

KORANKALTIM.COM, SAMARINDA - Koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda terkait dengan  pembangunan Terowongan Samarinda yang proyeknya terus berjalan.

Koordinasi dilakukan pemkot terkait dengan urusan pelebaran jalan di segmen Jalan Otto Iskandardinata(Otista) Kelurahan Sidodamai, Kecamatan Samarinda Ilir.

“Ada beberapa sektor yang akan kami bebaskan dan harus kerja sama dengan provinsi. Secara sosial kami bantu dan kalau tidak salah hari ini warga sudah bersedia dan senang kawasan mereka akan dibebaskan untuk pelebaran jalan. Alhamdulillah,” kata Wali Kota Samarinda Andi Harun kepada Korankaltim.com Senin (30/12/2024).

Selain Jalan Otista, kedua sisi jalan dari terowongan itu juga akan dilebarkan. Proyek ini bertujuan untuk mendukung kelancaran operasional terowongan yang saat ini sedang dibangun.

Rencana untuk memperluas Jalan Sultan Alimuddin dan Jalan Sejati juga dijadwalkan dimulai pada 2026. Orang nomor satu di Samarinda itu sudah meminta camat dan lurah untuk segera melakukan inventarisasi terhadap lahan milik warga yang mungkin terdampak oleh proyek pelebaran tersebut.

“Ada kemungkinan sebagian tanah warga terkena dampak dan saya berharap ada kerja sama semua pihak. Pemerintah akan membeli lahan sesuai harga yang berlaku, meskipun tidak bisa memberikan ganti rugi lebih dari harga yang ditetapkan,” ungkap Andi Harun.

Ketua RT, lurah dan camat juga diajak untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang pentingnya pelebaran jalan demi kemajuan daerah. 

Pembangunan infrastruktur ini sangat penting karena langkah strategis untuk mendukung pertumbuhan ekonomi khususnya di kawasan Selili dan Sungai Kapih.

“Jika masyarakat menolak dan tidak mendukung pelebaran jalan, perkembangan wilayah mereka akan terhambat. Saya mohon dukungannya agar proyek ini berjalan lancar,” harapnya.

Untuk Jalan Sultan Alimuddin akan diperlebar menjadi dua jalur demi meningkatkan kelancaran arus lalu lintas. Sedangkan Jalan Sejati yang memiliki keterbatasan lahan akan diperlebar sekitar satu hingga dua meter.  “Kami ingin membuat jalan lebih luas dan halus, agar akses menjadi lebih nyaman,” ucap Andi Harun.

Pelebaran jalan ini dianggap vital untuk mendukung operasional terowongan yang sedang dibangun mengingat memang dari kedua sisi ini untuk akses terbilang kecil.

“Terowongan ini akan sangat bermanfaat, namun jika jalannya sempit, manfaatnya tidak akan optimal. Oleh karena itu, pelebaran jalan ini menjadi bagian dari upaya menciptakan infrastruktur yang terintegrasi,” paparnya.

AH berharap proyek ini tidak hanya akan meningkatkan aksesibilitas, tetapi juga membuka peluang baru bagi ekonomi lokal di kawasan Selili dan Sungai Kapih. “Dengan adanya jalan yang lebih baik, kawasan ini bisa menjadi pusat ekonomi baru,” tutup Andi Harun.

Editor: Aspian Nur


Terowongan Samarinda Nyaris Rampung, Pemkot Bersiap untuk Pelebaran Jalan

Senin, 30/12/2024

Wali Kota Samarinda, Andi Harun. (Foto: Dok Humas)

Share

Berita Terkait