Minggu, 02/08/2026
Minggu, 02/08/2026
Kepala Diskoperindag Berau Eva Yunita berfoto bersama peserta usai membuka Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar di Tanjung Redeb, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Dok.Diskoperindag Berau)
Minggu, 02/08/2026

Kepala Diskoperindag Berau Eva Yunita berfoto bersama peserta usai membuka Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar di Tanjung Redeb, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Dok.Diskoperindag Berau)
KORANKALTIM.COM, TANJUNG REDEB - Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) menyelenggarakan Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar selama tujuh hari, mulai 1 hingga 7 Agustus 2026.
Program ini menjadi bagian strategi Pemkab Berau dalam menciptakan masyarakat yang lebih mandiri secara ekonomi melalui penguasaan keterampilan yang memiliki nilai jual.
Sebanyak 20 peserta dari Kecamatan Tanjung Redeb mengikuti pelatihan yang dirancang khusus bagi pemula agar mampu menguasai teknik dasar menjahit secara bertahap.
Kepala Diskoperindag Berau, Eva Yunita, menegaskan, pengembangan kompetensi masyarakat menjadi salah satu fokus pemerintah daerah dalam memperkuat ekonomi kerakyatan. Menurutnya, keterampilan yang dimiliki masyarakat dapat menjadi modal penting untuk menciptakan lapangan usaha baru sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Melalui pelatihan ini, kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat menjadi peluang usaha bagi masyarakat," ujarnya.
Selama pelatihan, peserta mendapatkan materi mulai dari pengenalan alat dan mesin jahit, teknik dasar menjahit, pembuatan pola sederhana, hingga praktik menghasilkan produk jahitan yang rapi dan berkualitas.
Pendekatan tersebut diharapkan mampu memberikan pengalaman belajar yang komprehensif sehingga peserta memiliki bekal untuk mengembangkan usaha secara mandiri.
Kebutuhan terhadap jasa menjahit maupun produk fesyen terus mengalami perkembangan. Kondisi tersebut menjadi peluang yang dapat dimanfaatkan masyarakat apabila dibarengi dengan keterampilan dan kemauan untuk berwirausaha.
"Keterampilan menjahit merupakan peluang usaha yang terus dibutuhkan sehingga apabila ditekuni dengan baik dapat menjadi sumber penghasilan yang berkelanjutan," katanya.
Lebih dari sekadar memberikan kemampuan teknis, pelatihan ini juga diarahkan untuk membangun mental kewirausahaan. Peserta didorong agar mampu mengembangkan kreativitas, membaca peluang pasar, serta menghasilkan produk yang memiliki kualitas dan daya saing.
"Kami berharap pelatihan ini tidak hanya memberikan pengetahuan dasar dan teknik menjahit, tetapi juga menumbuhkan semangat berwirausaha serta menghasilkan produk yang berkualitas," tuturnya.
Diskoperindag Berau juga mengajak seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menyerap ilmu sebanyak mungkin dari para instruktur. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama pelatihan diharapkan dapat terus dipraktikkan sehingga berkembang menjadi usaha produktif yang mampu menopang perekonomian keluarga.
Di sisi lain, Eva menyampaikan apresiasi kepada panitia, instruktur, dan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, tenaga pelatih, dan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang kompeten dan berdaya saing.
Melalui berbagai program pelatihan yang terus digelar, Pemkab Berau menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur, tetapi juga pada peningkatan kualitas masyarakat.
Untuk itu, pihaknya berharap peserta mampu memanfaatkan ilmu yang diperoleh sebagai bekal untuk membangun usaha dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
"Kami ingin peserta pulang bukan hanya membawa keterampilan, tetapi juga kepercayaan diri untuk memulai usaha dan menjadi bagian dari penggerak ekonomi masyarakat Berau," pungkasnya. (*)
Minggu, 02/08/2026
Kepala Diskoperindag Berau Eva Yunita berfoto bersama peserta usai membuka Pelatihan Menjahit Tingkat Dasar di Tanjung Redeb, Sabtu (1/8/2026). (Foto: Dok.Diskoperindag Berau)
TERPOPULER