Rabu, 22/07/2026
Rabu, 22/07/2026
Penampilan tari tradisional masyarakat Kampung Inaran dalam memeriahkan Festival Adat dan Budaya Neppa Pade dalam rangka Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
Rabu, 22/07/2026

Penampilan tari tradisional masyarakat Kampung Inaran dalam memeriahkan Festival Adat dan Budaya Neppa Pade dalam rangka Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
KORANKALTIM.COM, SAMBALIUNG – Festival Adat dan Budaya Neppa Pade yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung, tidak hanya menjadi perayaan tahunan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang penting untuk menjaga keberlangsungan seni tari tradisional sebagai identitas budaya lokal.
Beragam pertunjukan tari, pawai budaya, permainan tradisional, hingga pentas seni mewarnai festival yang mempertemukan masyarakat adat serumpun dari Kampung Inaran, Merabu, Mapulu, Merapun dan Panaan. Kehadiran generasi muda sebagai peserta menjadi bukti bahwa warisan budaya terus diwariskan melalui ruang-ruang perayaan adat.
Camat Sambaliung, Noor Alam mengatakan Festival Neppa Pade merupakan bentuk kecintaan masyarakat terhadap tradisi budaya yang telah diwariskan turun-temurun. Menurutnya, festival semacam ini memiliki peran strategis dalam menjaga eksistensi seni tari dan budaya lokal di tengah perkembangan zaman.
Berbagai perlombaan tari dan pertunjukan seni yang ditampilkan bukan sekadar hiburan, melainkan media edukasi budaya bagi generasi muda. Selain itu, festival juga mempererat hubungan persaudaraan antarmasyarakat adat serumpun yang memiliki akar budaya yang sama.
"Festival Neppa Pade menjadi wujud kecintaan kita terhadap tradisi budaya Kabupaten Berau, khususnya masyarakat Kampung Inaran," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kampung Inaran, Amirullah menyampaikan apresiasi kepada seluruh tamu undangan, Pemmkab Berau, serta masyarakat yang terus mendukung penyelenggaraan Festival Neppa Pade.
Festival tersebut merupakan ungkapan rasa syukur atas kehidupan sekaligus penghormatan terhadap warisan budaya leluhur yang hingga kini masih dijaga oleh masyarakat Kampung Inaran, khususnya suku Bumbasa Pelabur.
"Festival ini bukan sekadar seremoni, tetapi bentuk rasa syukur sekaligus upaya melestarikan budaya yang menjadi jati diri masyarakat," katanya. (*)
Rabu, 22/07/2026
Penampilan tari tradisional masyarakat Kampung Inaran dalam memeriahkan Festival Adat dan Budaya Neppa Pade dalam rangka Hari Jadi ke-258 Kampung Inaran, Kecamatan Sambaliung. (Foto: Indri/Korankaltim.com)
TERPOPULER