Jumat, 24/07/2026

Disorot Soal Dalkarlabun, PTPN IV Pandawa Mulai Benahi Sarana hingga SDM

Jumat, 24/07/2026

Asisten Personalia dan Teknik Kebun Pandawa PTPN IV Regional V, Agung Kurniawan. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Berita Terkait

Disorot Soal Dalkarlabun, PTPN IV Pandawa Mulai Benahi Sarana hingga SDM

Jumat, 24/07/2026

logo

Asisten Personalia dan Teknik Kebun Pandawa PTPN IV Regional V, Agung Kurniawan. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)

Penulis: Dwi Cahyo

KORANKALTIM.COM, TANA PASER - Hasil Monitoring dan Evaluasi (Monev) Dinas Perkebunan Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) menemukan sejumlah perusahaan di Kabupaten Paser belum memenuhi ketentuan pengendalian kebakaran lahan dan kebun (dalkarlabun).

Kekurangan tersebut meliputi belum optimalnya pembentukan organisasi atau satuan tugas (satgas) dalkarlabun, ketersediaan sumber daya manusia (SDM) atau regu pemadam, hingga aspek operasional, sarana, dan prasarana sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Salah satu perusahaan yang masuk dalam hasil evaluasi tersebut adalah PTPN IV Regional V Kantor Pandawa. Meski demikian, perusahaan perkebunan kelapa sawit itu telah merespons temuan tersebut dengan melakukan sejumlah langkah perbaikan.

Asisten Personalia dan Tehnik Kebun Pandawa PTPN IV Regional V, Agung Kurniawan menyampaikan bahwa telah menyikapi surat Dinas Perkebunan Kaltim. 

Pihaknya telah melakukan berbagai persiapan, mulai dari penyediaan sarana pemadam kebakaran berupa satu unit tangki air, mesin pompa air serta sejumlah personel.

“Kami sudah membentuk brigadir pemadaman kebakaran lahan. Saat ini baru tersedia satu unit tangki air yang bisa kami gunakan untuk menangani jika terjadi kebakaran di lahan kami,” ujar Agung Kurniawan. Jumat (24/7/2026).

Ia mengaku hak tersebut sudah dituangkan dalam laporan PTPN pada Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser. Namun demikian, ia mengakui bahwa ketersediaan peralatan masih terbatas, sehingga dianggap pemerintah belum memenuhi standar.

“Kami sudah melakukan persiapan mengantisipasi karhutla. Kami juga sudah laporkan langkah kesiapan kami. Namun demikian memang sejumlah sarpras belum sampai masih dalam proses pemesanan,” jelasnya.

Meski demikian, pihaknya telah menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang bertugas untuk melakukan langkah antisipasi terjadinya kebakaran kebun. Selain itu juga telah dibangun sejumlah pos pengawasan di beberapa lokasi guna melakukan pengawasan di sekitar area kebun yang dinilai rawan.

“SDM kami sudah siapkan, ada beberapa personel yang memang bertugas untuk memantau serta melakukan pengawasan terhadap timbulnya potensi titik api,” terangnya.

Selain itu, dengan luasan kebun mencapai 4.000 hektare, juga telah tersedia sumber air di setiap afdeling sebagai langkah dukungan terhadap pencegahan kebakaran.

“Kami telah menyiapkan sejumlah embung sebagai sumber air yang nantinya bisa digunakan jika terjadi kebakaran lahan,” tutupnya.

Editor: Erwin

Disorot Soal Dalkarlabun, PTPN IV Pandawa Mulai Benahi Sarana hingga SDM

Jumat, 24/07/2026

Asisten Personalia dan Teknik Kebun Pandawa PTPN IV Regional V, Agung Kurniawan. (Foto: Dwi Cahyo/Korankaltim.com)

Share

Berita Terkait