Selasa, 14/07/2026

Prancis Fokus, Lamine Yamal Sebut Les Blues Hanya Takut pada Spanyol

Selasa, 14/07/2026

Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, jadi fokus utama pada pertandingan Spanyol menghadapi Prancis dini hari nanti. (gettyimages)

Share
Join Grup Telegram Koran Kaltim untuk mendapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari. Caranya klik link https://t.me/+SsC4jer3I5syZWU1 atau klik tombol dibawah ini.

Grup Telegram Koran Kaltim

kemudian join. Anda harus instal aplikasi Telegram terlebih dahulu di ponsel.

Prancis Fokus, Lamine Yamal Sebut Les Blues Hanya Takut pada Spanyol

Selasa, 14/07/2026

logo

Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, jadi fokus utama pada pertandingan Spanyol menghadapi Prancis dini hari nanti. (gettyimages)

KORANKALTIM.COM - Kylian Mbappé dan Prancis sama sekali belum pernah kalah dalam pertandingan di Piala Dunia 2026, begitu pula dengan Spanyol, yang diperkuat oleh sensasi remaja Lamine Yamal dan pemain pengganti Mikel Merino yang kerap mencetak gol penentu kemenangan di saat-saat krusial.

Namun di fase semi final yang berlangsung Rabu (15/7/2026) dini hari nanti di Stadion AT&T Kota Arlington, Texas, Amerika Serikat, hanya satu dari kedua tim tersebut yang melaju ke babak final.

Prancis dan Spanyol sama-sama sedang menjalani partisipasi ke-17 mereka di Piala Dunia, namun baru pernah bertemu satu kali sebelumnya di panggung sepak bola terbesar ini. Mereka akan bertanding pada hari Selasa di markas tim NFL Dallas Cowboys itu, dalam laga pertama dari dua pertandingan semifinal yang mempertemukan tim-tim raksasa.

Setelah memasuki turnamen ini sebagai tim peringkat teratas FIFA, Prancis telah mencatatkan selisih gol 14-2 atas lawan-lawan mereka. 

Mbappé, peraih Sepatu Emas tahun 2022, telah mencetak delapan gol, menyamai perolehan Lionel Messi sebagai pencetak gol terbanyak kali ini dan hanya terpaut satu gol dari rekor karier kapten Argentina tersebut yang mengoleksi 21 gol di Piala Dunia.

"Kami fokus," ujar gelandang Prancis, Adrien Rabiot. "Tentu saja kami percaya diri dengan perjalanan yang telah kami lalui sejauh ini dan memang harus demikian, namun kami tetap menjaga kerendahan hati yang telah menjadi ciri khas kami sejak awal kompetisi," ulasnya.

Mbappé yang kini berusia 27 tahun, telah mencetak 20 gol dalam 20 pertandingan Piala Dunia yang diikutinya, termasuk satu gol saat kemenangan atas Kroasia pada tahun 2018; kala itu, ia menyamai rekor Pele sebagai satu-satunya pemain remaja yang berhasil mencetak gol di final Piala Dunia. 

Sang penyerang bintang Les Bleus itu juga menyatakan kondisinya baik-baik saja, meskipun sempat ditarik keluar pada menit ke-77 saat kemenangan 2-0 atas Maroko di perempat final, pertandingan di mana ia juga mencetak gol.

Yamal, yang genap berusia 19 tahun kemarin, telah menjadi bagian dari dua kemenangan Spanyol atas Prancis di babak semi final. 

Ia baru saja akan menginjak usia 17 tahun ketika mencetak gol dalam kemenangan 2-1 di semifinal Kejuaraan Eropa 2024 dan Spanyol kemudian menang 5-4 dalam laga Nations League tahun lalu.

"Menurut pendapat saya, jika Prancis harus takut pada siapa pun, itu adalah kami," ujar Yamal setelah kemenangan Spanyol atas Belgia di perempat final. "Kamilah yang menyingkirkan mereka sebelumnya," tegasnya.

Remaja ini baru mencetak satu gol dan melepaskan 10 tembakan tepat sasaran setelah datang ke Piala Dunia ini dengan kondisi masih memulihkan masalah hamstring kiri yang membuatnya absen pada pekan-pekan terakhir musim kompetisi bersama klub Spanyol, Barcelona.

Bek Prancis Jules Koundé juga bermain untuk Barcelona, sehingga ia mengenal Yamal dengan baik dan tidak merasa tersinggung oleh komentar-komentar tersebut.

"Bagi saya itu menunjukkan rasa percaya diri. Dia selalu melakukannya bersama (Barcelona). Dia sangat percaya pada kemampuannya sendiri dan kemampuan tim tempatnya bermain," kata Koundé dalam pernyataan yang diterjemahkan. 

"Jadi, saya tidak melihatnya sebagai sesuatu yang lebih dari sekadar motivasi tambahan baginya; hanya itu saja," sebutnya.

Spanyol telah mencatatkan selisih gol 10-1 melawan lawan-lawan mereka sejak hasil imbang tanpa gol yang mengejutkan saat menghadapi tim kejutan Tanjung Verde di laga pembuka grup, namun Tim Matador membutuhkan gol penentu di menit-menit akhir dari Merino setelah ia masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dalam dua pertandingan terakhir. 

Semua ini terjadi saat kiper Unai Simón mencetak rekor Piala Dunia dengan menjaga gawangnya tetap bersih (tanpa kebobolan) selama 650 menit, hingga akhirnya Belgia mencetak gol pada menit ke-41 pertandingan perempat final.

"Menurut saya, sejak pertandingan pertama hingga hari ini, tim perlu menemukan ritme permainan; kami sudah lama tidak bertemu satu sama lain," kata gelandang Spanyol, Alex Baena seraya menambahkan seiring bertambahnya jumlah pertandingan dan sesi latihan, "Performa tim semakin membaik," tegasnya.

Merino mencetak gol pada menit ke-88 yang memastikan kemenangan 2-1 atas Belgia pada hari Jumat. Gol itu tercipta setelah sebelumnya ia mencetak gol pada menit pertama injury time babak kedua yang membawa kemenangan 1-0 atas Portugal di babak 16 besar, di stadion yang sama tempat pertandingan semifinal Spanyol akan digelar.

Prancis dan Spanyol sudah sama-sama mengangkat trofi Piala Dunia sejak pertemuan terakhir mereka di turnamen ini. 

Dalam satu-satunya pertemuan mereka sebelumnya di Piala Dunia, Prancis mengalahkan Spanyol 3-1 pada babak 16 besar turnamen tahun 2006 di Jerman.

Kedua tim telah memenangkan Piala Dunia sejak saat itu. Spanyol meraih satu-satunya gelar mereka pada 2010, sementara Prancis memenangkan Piala Dunia kedua mereka pada 2018.

Prancis, yang akan bertanding bertepatan dengan hari libur nasional Bastille Day, berupaya menyamai pencapaian juara lima kali Brasil dan juara empat kali Jerman sebagai satu-satunya tim yang berhasil menembus tiga final Piala Dunia secara berturut-turut. 

Brasil mencapainya pada tahun 1994, 1998, dan 2002—memenangkan dua gelar dan kalah dari tuan rumah Prancis di tengah rangkaian tersebut. Keberhasilan Jerman menjadi juara pada 1990 terjadi setelah mereka menjadi runner-up di dua Piala Dunia sebelumnya, saat itu mereka masih bermain dengan nama Jerman Barat.

Ini adalah penampilan ketujuh Prancis di semifinal, dan yang kelima dalam delapan edisi Piala Dunia terakhir. Sementara itu, Spanyol sebelumnya hanya pernah mencapai semifinal pada tahun 1950 dan 2010, tahun di mana mereka akhirnya menjadi juara.

Ini adalah Piala Dunia pertama sejak 1990 di mana keempat tim yang melaju ke babak akhir semuanya merupakan mantan juara. Messi dan juara bertahan Argentina, yang mengalahkan Prancis untuk merebut gelar pada 2022, akan menghadapi Inggris dalam pertandingan semifinal lainnya pada hari Rabu di Atlanta.

Pertandingan perebutan gelar juara akan berlangsung hari Senin (20/7/2026) dini hari di Stadion MetLife di East Rutherford, New Jersey yang terletak di seberang sungai dari New York City. Pertandingan perebutan tempat ketiga akan dimainkan pada hari Sabtu di Miami Gardens, Florida.

Editor: Aspian Nur

Prancis Fokus, Lamine Yamal Sebut Les Blues Hanya Takut pada Spanyol

Selasa, 14/07/2026

Lamine Yamal dan Kylian Mbappe, jadi fokus utama pada pertandingan Spanyol menghadapi Prancis dini hari nanti. (gettyimages)

Share

Berita Terkait