Senin, 13/07/2026
Senin, 13/07/2026
Audisi Umum PB Djarum 2026 seri Pekanbaru resmi melahirkan 15 pebulutangkis muda yang berhak mengantongi Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. (Foto: Istimewa)
Senin, 13/07/2026

Audisi Umum PB Djarum 2026 seri Pekanbaru resmi melahirkan 15 pebulutangkis muda yang berhak mengantongi Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. (Foto: Istimewa)
Penulis: M Rafik
KORANKALTIM.COM, PEKANBARU – Audisi Umum PB Djarum 2026 seri Pekanbaru resmi melahirkan 15 pebulutangkis muda yang berhak mengantongi Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus.
Mereka terdiri atas enam atlet yang menjadi juara pada babak turnamen dan sembilan atlet lainnya yang dipilih langsung oleh Tim Pencari Bakat berdasarkan potensi yang ditunjukkan selama proses seleksi.
Tahap karantina akan berlangsung selama empat pekan, mulai 14 September hingga 9 Oktober 2026, sebagai bagian dari proses pembinaan sebelum para atlet berpeluang bergabung dengan PB Djarum.
Program Director Bakti Olahraga Djarum Foundation sekaligus Ketua PB Djarum, Yoppy Rosimin, mengatakan penyelenggaraan audisi di Pekanbaru berjalan sesuai harapan.
Menurutnya, antusiasme peserta serta kualitas permainan yang ditampilkan menunjukkan Pulau Sumatera masih menjadi salah satu lumbung lahirnya bibit-bibit pebulutangkis nasional.
Ia menilai para peserta tidak hanya memiliki kemampuan teknik yang baik, tetapi juga mental bertanding dan semangat juang yang menjadi modal penting untuk berkembang di level yang lebih tinggi.
“Audisi Umum PB Djarum 2026 yang berlangsung di Pekanbaru berjalan dengan baik. Dari Pulau Sumatera bermunculan atlet berkualitas yang nantinya akan menjaga mata rantai bulu tangkis Indonesia. Selamat kepada seluruh atlet yang berhasil meraih Super Tiket, tetapi perjalanan menjadi atlet hebat masih panjang,” ujar Yoppy.
Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026, Sigit Budiarto, mengungkapkan timnya berhasil menemukan sejumlah talenta yang dinilai layak mendapat kesempatan melanjutkan proses pembinaan.
Salah satu temuan menarik dalam audisi kali ini adalah munculnya beberapa atlet kidal dengan kualitas permainan yang menjanjikan.
Menurut Sigit, semakin banyaknya peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa minat generasi muda terhadap bulu tangkis terus meningkat. Kondisi tersebut dinilai penting untuk menjaga keberlangsungan regenerasi atlet Indonesia.
“Potensi yang kami temukan cukup banyak dan sesuai dengan harapan. Setelah ini mereka akan bergabung dengan peserta dari Makassar dan Kudus untuk menjalani karantina selama empat minggu,” katanya.
Dari jalur turnamen, salah satu penampilan yang mencuri perhatian datang dari Jayden Octave Tiolando asal Siak, Riau. Pebulutangkis kategori KU-11 putra itu memastikan Super Tiket setelah mengalahkan Nathan Alfariqi Aldyhara dua gim langsung 21-14 dan 21-18 pada partai final.
Jayden mengaku bersyukur mampu mewujudkan targetnya. Ia mengatakan kemenangan tersebut menjadi langkah awal untuk mengejar impian bergabung dengan PB Djarum dan suatu hari tampil di level dunia.
Di sektor putri, Chelsea Amanda asal Deli Serdang, Sumatera Utara, juga sukses mengamankan Super Tiket setelah menaklukkan Rayya Aufa Tanjung 21-15 dan 21-13 pada final kategori KU-12. Meski tampil sebagai juara, Chelsea mengaku masih harus meningkatkan kecepatan reaksi kaki agar permainannya semakin berkembang.
Selain enam juara turnamen, Tim Pencari Bakat juga memberikan Super Tiket Tambahan kepada sembilan atlet yang dinilai memiliki prospek besar. Salah satunya Bellvania Safistika Sheila Mahaeswari asal Pekanbaru.
Meski langkahnya terhenti di babak perempat final, semangat juang dan kemampuan teknik yang ditunjukkan membuatnya tetap dipilih untuk mengikuti karantina.
Hal serupa dialami Ray Ethan Jourell, satu-satunya wakil Jambi yang memperoleh Super Tiket Tambahan di kategori U-11 putra. Meskipun gagal melaju ke final, penampilannya sepanjang audisi dinilai cukup meyakinkan untuk melanjutkan proses seleksi di Kudus.
Usai seri Pekanbaru, Audisi Umum PB Djarum 2026 akan berlanjut ke Makassar pada Agustus mendatang. Seleksi dijadwalkan berlangsung di GOR Dafest pada 5-9 Agustus 2026, setelah proses pendaftaran daring ditutup pada 28 Juli.
Ajang tersebut menjadi kesempatan berikutnya bagi pebulutangkis muda Tanah Air untuk memperebutkan Super Tiket menuju pusat pembinaan PB Djarum di Kudus.
Editor: Erwin
Senin, 13/07/2026
Audisi Umum PB Djarum 2026 seri Pekanbaru resmi melahirkan 15 pebulutangkis muda yang berhak mengantongi Super Tiket menuju tahap karantina di Kudus. (Foto: Istimewa)
TERPOPULER