Perubahan dilakukan mengingat hasil luar biasa bagi tim asuhan Luis Enrique yang sejatinya finis di posisi ke-15 pada fase grup sebelum mengalahkan Brest, Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal dalam perjalanan mereka ke final.
Karena itulah mulai musim depan, UEFA akan memberikan keunggulan untuk bermain dikandang kepada tim-tim terbaik dari fase grup sepanjang babak gugur.
Hal ini terjadi setelah Arsenal dan Barcelona, yang finis di posisi ketiga dan kedua masing-masing mengalami kekecewaan di semifinal setelah memainkan leg kedua pertandingan mereka di kandang lawan.
Pada musim 2024-25, klub-klub yang finis di delapan besar fase grup dijamin akan memainkan leg kedua babak 16 besar di kandang mereka sendiri, yang jelas akan memberikan keunggulan namun hal ini tidak berlaku untuk babak perempat final atau semifinal.
PSG (peringkat ke-15) mengalahkan Arsenal (peringkat ketiga) di semifinal setelah leg kedua dimainkan di Parc des Princes, sementara Inter (peringkat keempat) menjadi tuan rumah leg kedua pertandingan semifinal lainnya melawan Barcelona (peringkat kedua), sebelum mengeliminasi raksasa Catalan tersebut.
Namun, mulai musim depan, peringkat di fase liga akan memiliki peran yang lebih penting. Tim yang finis di posisi tertinggi akan memainkan leg kedua di kandang sendiri sepanjang babak gugur, artinya Arsenal dan Barcelona akan mendapatkan keunggulan kandang.
Perubahan aturan ini disetujui dalam pertemuan antara komite kompetisi klub UEFA sebelum final digelar awal pekan tadi dan kini hanya perlu disetujui oleh Komite Eksekutif UEFA sebelum undian fase liga berlangsung Agustus 2025 mendatang.
Dalam Fase Liga yang menggunakan sistem klasemen, delapan tim teratas secara otomatis lolos ke babak 16 besar, sementara peringkat 9 hingga 24 mengikuti babak playoff eliminasi.
Pembahasan lain dalam pertemuan tersebut termasuk memberikan pilihan kepada klub dengan peringkat lebih tinggi untuk memilih apakah akan memainkan leg kedua di kandang atau tandang, sebelum akhirnya diputuskan untuk menerapkan urutan leg otomatis.
Ada juga spekulasi tentang apakah waktu tambahan akan dihapus atau apakah akan ada peraturan untuk mencegah tim dari negara yang sama bertanding di babak playoff eliminasi seperti yang terjadi antara PSG dan Brest musim ini karena berasal dari satu negara, tetapi tidak ada kesepakatan tentang langkah-langkah ini.
Aturan baru mengenai penempatan fase liga dan pertandingan leg kedua babak playoff di kandang sendiri diharapkan akan diterapkan di Liga Europa dan Liga Konferensi.
Editor: Aspian Nur
Perubahan dilakukan mengingat hasil luar biasa bagi tim asuhan Luis Enrique yang sejatinya finis di posisi ke-15 pada fase grup sebelum mengalahkan Brest, Liverpool, Aston Villa, dan Arsenal dalam perjalanan mereka ke final.
Karena itulah mulai musim depan, UEFA akan memberikan keunggulan untuk bermain dikandang kepada tim-tim terbaik dari fase grup sepanjang babak gugur.
Hal ini terjadi setelah Arsenal dan Barcelona, yang finis di posisi ketiga dan kedua masing-masing mengalami kekecewaan di semifinal setelah memainkan leg kedua pertandingan mereka di kandang lawan.
Pada musim 2024-25, klub-klub yang finis di delapan besar fase grup dijamin akan memainkan leg kedua babak 16 besar di kandang mereka sendiri, yang jelas akan memberikan keunggulan namun hal ini tidak berlaku untuk babak perempat final atau semifinal.
PSG (peringkat ke-15) mengalahkan Arsenal (peringkat ketiga) di semifinal setelah leg kedua dimainkan di Parc des Princes, sementara Inter (peringkat keempat) menjadi tuan rumah leg kedua pertandingan semifinal lainnya melawan Barcelona (peringkat kedua), sebelum mengeliminasi raksasa Catalan tersebut.
Namun, mulai musim depan, peringkat di fase liga akan memiliki peran yang lebih penting. Tim yang finis di posisi tertinggi akan memainkan leg kedua di kandang sendiri sepanjang babak gugur, artinya Arsenal dan Barcelona akan mendapatkan keunggulan kandang.
Perubahan aturan ini disetujui dalam pertemuan antara komite kompetisi klub UEFA sebelum final digelar awal pekan tadi dan kini hanya perlu disetujui oleh Komite Eksekutif UEFA sebelum undian fase liga berlangsung Agustus 2025 mendatang.
Dalam Fase Liga yang menggunakan sistem klasemen, delapan tim teratas secara otomatis lolos ke babak 16 besar, sementara peringkat 9 hingga 24 mengikuti babak playoff eliminasi.
Pembahasan lain dalam pertemuan tersebut termasuk memberikan pilihan kepada klub dengan peringkat lebih tinggi untuk memilih apakah akan memainkan leg kedua di kandang atau tandang, sebelum akhirnya diputuskan untuk menerapkan urutan leg otomatis.
Ada juga spekulasi tentang apakah waktu tambahan akan dihapus atau apakah akan ada peraturan untuk mencegah tim dari negara yang sama bertanding di babak playoff eliminasi seperti yang terjadi antara PSG dan Brest musim ini karena berasal dari satu negara, tetapi tidak ada kesepakatan tentang langkah-langkah ini.
Aturan baru mengenai penempatan fase liga dan pertandingan leg kedua babak playoff di kandang sendiri diharapkan akan diterapkan di Liga Europa dan Liga Konferensi.