Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Tim Labfor mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran untuk selanjutnya diteliti menggunakan peralatan khusus di laboratorium.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Rachmat Aribowo mengatakan, pemeriksaan lapangan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Hari ini kegiatan berupa olah TKP langsung di lokasi kebakaran oleh tim Labfor Polda Jatim. Mereka sudah melakukan pemeriksaan dan nantinya temuan di TKP akan dibawa untuk diperiksa menggunakan alat khusus,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi, tim Labfor mengamankan sejumlah sampel berupa serbuk arang dan beberapa korek gas. Barang-barang tersebut selanjutnya akan dianalisis lebih lanjut guna mengetahui apakah memiliki keterkaitan dengan sumber munculnya api.
“Barang bukti yang diamankan oleh tim Labfor Polda Jatim berupa serbuk arang dan korek gas,” jelas Rachmat.
Dia menyebutkan, proses olah TKP masih berlangsung ketika pemeriksaan dilakukan. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan lapangan selesai, barang bukti yang telah dikumpulkan akan dibawa tim Labfor untuk menjalani penelitian lebih mendalam.
Di sisi lain, penyidik Polresta Samarinda juga telah meminta keterangan sejumlah orang yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap kedua orang tua serta beberapa saksi dari lingkungan sekitar lokasi kebakaran.
Hingga saat ini, sedikitnya enam orang telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian sebelum maupun saat kebakaran berlangsung.
“Untuk orang tua, saksi-saksi tetangga dan saksi di sekitar lokasi sudah kami lakukan pemeriksaan. Kurang lebih enam orang,” ungkapnya.
Meski sejumlah barang bukti telah diamankan dan saksi-saksi sudah diperiksa, polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik sebagai salah satu bahan dalam proses penyelidikan.
“Untuk sementara masih proses penyelidikan, termasuk penyebab kebakarannya. Semuanya masih dalam proses,” pungkasnya.
Editor: Erwin
Olah tempat kejadian perkara (TKP) dilakukan pada Senin (2/11/2026) sekitar pukul 13.00 Wita. Tim Labfor mengumpulkan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa kebakaran untuk selanjutnya diteliti menggunakan peralatan khusus di laboratorium.
Kasat Reskrim Polresta Samarinda Kompol Rachmat Aribowo mengatakan, pemeriksaan lapangan tersebut merupakan bagian dari proses penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.
“Hari ini kegiatan berupa olah TKP langsung di lokasi kebakaran oleh tim Labfor Polda Jatim. Mereka sudah melakukan pemeriksaan dan nantinya temuan di TKP akan dibawa untuk diperiksa menggunakan alat khusus,” ujarnya.
Dari hasil pemeriksaan sementara di lokasi, tim Labfor mengamankan sejumlah sampel berupa serbuk arang dan beberapa korek gas. Barang-barang tersebut selanjutnya akan dianalisis lebih lanjut guna mengetahui apakah memiliki keterkaitan dengan sumber munculnya api.
“Barang bukti yang diamankan oleh tim Labfor Polda Jatim berupa serbuk arang dan korek gas,” jelas Rachmat.
Dia menyebutkan, proses olah TKP masih berlangsung ketika pemeriksaan dilakukan. Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan lapangan selesai, barang bukti yang telah dikumpulkan akan dibawa tim Labfor untuk menjalani penelitian lebih mendalam.
Di sisi lain, penyidik Polresta Samarinda juga telah meminta keterangan sejumlah orang yang dinilai mengetahui peristiwa tersebut. Pemeriksaan dilakukan terhadap kedua orang tua serta beberapa saksi dari lingkungan sekitar lokasi kebakaran.
Hingga saat ini, sedikitnya enam orang telah dimintai keterangan untuk membantu mengungkap rangkaian kejadian sebelum maupun saat kebakaran berlangsung.
“Untuk orang tua, saksi-saksi tetangga dan saksi di sekitar lokasi sudah kami lakukan pemeriksaan. Kurang lebih enam orang,” ungkapnya.
Meski sejumlah barang bukti telah diamankan dan saksi-saksi sudah diperiksa, polisi belum menyimpulkan penyebab kebakaran. Penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik sebagai salah satu bahan dalam proses penyelidikan.
“Untuk sementara masih proses penyelidikan, termasuk penyebab kebakarannya. Semuanya masih dalam proses,” pungkasnya.
Editor: Erwin