Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan, generasi muda harus mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Kesiapan tersebut perlu dibangun melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kemampuan, serta pencapaian prestasi di berbagai bidang.
"Estafet kepemimpinan pada 2045 harus dipersiapkan dari sekarang agar pemuda memiliki kapasitas dan daya saing untuk membawa Indonesia menuju kemajuan," ujar Ardiansyah saat membacakan pidato Erick Thohir.
Indonesia Emas 2045 bukan sesuatu yang datang begitu saja sehingga persiapan harus dimulai sekarang termasuk dengan meraih berbagai prestasi. Selain mendorong pencapaian prestasi, ia mengingatkan pentingnya membangun mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Keberanian, ketangguhan dan kemampuan mencari solusi menjadi bekal penting bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan," ujarnya.
Ia meminta generasi muda tidak berhenti pada gagasan, tetapi mampu menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).
“Setiap tantangan harus dihadapi dengan keberanian dan sikap kesatria. Saya berharap anak-anak muda mampu melahirkan ide-ide baru yang mendasar dan bermanfaat,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi generasi muda Pemkab Kutim turut menyerahkan sejumlah penghargaan kepada puluhan pemuda dan pelajar berprestasi. Mereka dinilai berhasil mengharumkan nama daerah melalui capaian di berbagai bidang, mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
"Kami bangga melihat antusiasme dan keterlibatan para pelajar serta pemuda Kutim dalam berbagai kegiatan," tutupnya. (Adv)
Editor: Erwin
Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman menegaskan, generasi muda harus mulai mempersiapkan diri sejak dini untuk menyongsong Indonesia Emas 2045. Kesiapan tersebut perlu dibangun melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pengembangan kemampuan, serta pencapaian prestasi di berbagai bidang.
"Estafet kepemimpinan pada 2045 harus dipersiapkan dari sekarang agar pemuda memiliki kapasitas dan daya saing untuk membawa Indonesia menuju kemajuan," ujar Ardiansyah saat membacakan pidato Erick Thohir.
Indonesia Emas 2045 bukan sesuatu yang datang begitu saja sehingga persiapan harus dimulai sekarang termasuk dengan meraih berbagai prestasi. Selain mendorong pencapaian prestasi, ia mengingatkan pentingnya membangun mental yang kuat dalam menghadapi berbagai tantangan.
"Keberanian, ketangguhan dan kemampuan mencari solusi menjadi bekal penting bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan," ujarnya.
Ia meminta generasi muda tidak berhenti pada gagasan, tetapi mampu menciptakan inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan sumber daya alam (SDA).
“Setiap tantangan harus dihadapi dengan keberanian dan sikap kesatria. Saya berharap anak-anak muda mampu melahirkan ide-ide baru yang mendasar dan bermanfaat,” tegasnya.
Sebagai bentuk apresiasi terhadap potensi generasi muda Pemkab Kutim turut menyerahkan sejumlah penghargaan kepada puluhan pemuda dan pelajar berprestasi. Mereka dinilai berhasil mengharumkan nama daerah melalui capaian di berbagai bidang, mulai dari tingkat provinsi, nasional hingga internasional.
"Kami bangga melihat antusiasme dan keterlibatan para pelajar serta pemuda Kutim dalam berbagai kegiatan," tutupnya. (Adv)