Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kombeng, Kamari mengatakan, kehadiran perwakilan kecamatan menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran desa agar pelaksanaannya sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Evaluasi ini menjadi ruang koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa untuk meninjau pelaksanaan pengelolaan keuangan sekaligus pembangunan desa," ungkapnya, Selasa (27/10/2026).
Aspek yang menjadi perhatian meliputi perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, penatausahaan keuangan, pelaporan hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Sehingga diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa, sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
"Pentingnya kegiatan evaluasi sebagai bahan pembelajaran bagi pemerintah kecamatan dalam menjalankan fungsi pembinaan terhadap desa," ujarnya.
Evaluasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan desa. Sehingga setiap tahapan dapat dilaksanakan secara tertib, transparan dan sesuai aturan.
Pengelolaan keuangan desa tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga menyangkut bagaimana anggaran dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Perencanaan dan pelaksanaan program perlu dilakukan secara cermat agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung," ungkapnya.
Koordinasi yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan program yang direncanakan dapat direalisasikan dengan baik dan sesuai prioritas pembangunan. Memastikan anggaran yang dikelola benar-benar mendukung kebutuhan masyarakat.
"Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang baik pelaksanaan pembangunan desa diharapkan semakin optimal,” tambahnya.
Selain mendorong tertib administrasi, evaluasi ini juga diharapkan memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat. Transparansi dalam penggunaan anggaran menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan.
"Kami akan menindaklanjuti masukan dari kegiatan tersebut melalui penguatan koordinasi dan pembinaan kepada pemerintah desa," pungkasnya. (adv)
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Kombeng, Kamari mengatakan, kehadiran perwakilan kecamatan menjadi bagian dari dukungan terhadap upaya pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pengelolaan anggaran desa agar pelaksanaannya sesuai ketentuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
"Evaluasi ini menjadi ruang koordinasi antara pemerintah kabupaten, kecamatan dan desa untuk meninjau pelaksanaan pengelolaan keuangan sekaligus pembangunan desa," ungkapnya, Selasa (27/10/2026).
Aspek yang menjadi perhatian meliputi perencanaan program, pelaksanaan kegiatan, penatausahaan keuangan, pelaporan hingga pertanggungjawaban penggunaan anggaran.
Sehingga diharapkan dapat mengidentifikasi berbagai kendala yang dihadapi pemerintah desa, sekaligus merumuskan langkah perbaikan agar pelaksanaan pembangunan berjalan lebih efektif dan tepat sasaran.
"Pentingnya kegiatan evaluasi sebagai bahan pembelajaran bagi pemerintah kecamatan dalam menjalankan fungsi pembinaan terhadap desa," ujarnya.
Evaluasi tersebut menjadi kesempatan untuk memperkuat koordinasi dan meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan keuangan desa. Sehingga setiap tahapan dapat dilaksanakan secara tertib, transparan dan sesuai aturan.
Pengelolaan keuangan desa tidak hanya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, tetapi juga menyangkut bagaimana anggaran dimanfaatkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Perencanaan dan pelaksanaan program perlu dilakukan secara cermat agar hasil pembangunan dapat dirasakan secara langsung," ungkapnya.
Koordinasi yang berkelanjutan diperlukan untuk memastikan program yang direncanakan dapat direalisasikan dengan baik dan sesuai prioritas pembangunan. Memastikan anggaran yang dikelola benar-benar mendukung kebutuhan masyarakat.
"Dengan perencanaan yang matang dan pengawasan yang baik pelaksanaan pembangunan desa diharapkan semakin optimal,” tambahnya.
Selain mendorong tertib administrasi, evaluasi ini juga diharapkan memperkuat keterbukaan informasi kepada masyarakat. Transparansi dalam penggunaan anggaran menjadi salah satu unsur penting untuk menjaga kepercayaan publik sekaligus mendorong partisipasi warga dalam pembangunan.
"Kami akan menindaklanjuti masukan dari kegiatan tersebut melalui penguatan koordinasi dan pembinaan kepada pemerintah desa," pungkasnya. (adv)